لَقَدْ وُعِدْنَا هَٰذَا نَحْنُ وَآبَاؤُنَا مِنْ قَبْلُ إِنْ هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ

Sungguh, ini telah dijanjikan kepada kami dan nenek moyang kami sebelumnya; ini tidak lain hanyalah dongeng orang-orang terdahulu."

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. لَقَدْ وُعِدْنَا هَٰذَا نَحْنُ وَآبَاؤُنَا مِنْ قَبْلُla-qad wu'idnaa haadzaa nahnu wa-aabaa'unaa min qablusungguh, ini telah dijanjikan kepada kami dan nenek moyang kami sebelumnya
  2. إِنْ هَٰذَا إِلَّا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَin haadzaa illaa asaatiiru l-awwaliinaini tidak lain hanyalah dongeng orang-orang terdahulu
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar w-'-d, a-b-w, q-b-l, s-t-r, a-w-l): wu'idnaa diterjemahkan 'dijanjikan' (akar w-'-d); asaatiir al-awwaliin diterjemahkan 'dongeng orang terdahulu' (akar s-t-r + akar '-w-l, sama 23:83). Selaras.

Aplikasi

Alasan penolakan yang sama: dianggap 'dongeng orang-orang terdahulu', pola peremehan yang berulang terhadap janji yang belum terwujud secara langsung dapat disaksikan.