وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَلَا تَكُنْ فِي ضَيْقٍ مِمَّا يَمْكُرُونَ

Dan janganlah engkau bersedih atas mereka, dan janganlah merasa sempit karena tipu daya mereka.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَلَا تَكُنْ فِي ضَيْقٍ مِمَّا يَمْكُرُونَwa-laa tahzan 'alayhim wa-laa takun fii dhayqin mimmaa yamkuruunadan janganlah engkau bersedih atas mereka, dan janganlah merasa sempit karena tipu daya mereka

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. وَلَاwa-laadan tidak pula
  2. تَحْزَنْtahzanengkau bersedih
  3. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  4. وَلَاwa-laadan janganlah
  5. تَكُنْtakunadalah
  6. فِيfiidalam
  7. ضَيْقٍdhayqinkesempitan
  8. مِمَّاmimmaakarena apa yang
  9. يَمْكُرُونَyamkuruunamereka membuat tipu daya

Inti bacaan

Nasihat penenang: 'janganlah engkau bersedih atas mereka, dan janganlah merasa sempit karena tipu daya mereka', pembebasan dari beban emosional menghadapi penolakan dan intrik yang tidak bisa dikendalikan sepenuhnya.

Penjelasan pilihan kata

'Yamkuruuna' ('tipu daya mereka', akar mkr) menggemakan tema yang sama dari 27:50: tipu daya manusia yang telah dijawab dengan rencana yang lebih besar, kini disebut kembali sebagai penghibur bagi Nabi.

Tafsiran

Ayat ini memberi penghiburan langsung kepada Nabi: kesedihan dan kesempitan hati akibat penolakan dan tipu daya tidak perlu menguasainya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah melarang dua hal: bersedih atas mereka, dan merasa sempit karena tipu dayanya. Sepasang. Yang dari luar dan yang di dalam dada sama-sama disebut.
  • Larangannya menyiratkan kesedihan itu ada. Tak disangkal. Yang dilarang bukan merasakannya, melainkan tenggelam di dalamnya.
  • Allah menyebut tipu daya mereka, kata yang sudah dipakai di kisah sebelumnya. Kata yang berulang. Yang di kisah itu sudah dijawab dipakai lagi untuk menenangkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-z-n, k-w-n, d-y-q, m-k-r): laa tahzan diterjemahkan 'jangan bersedih' (akar h-z-n); dayq diterjemahkan 'sempit' (akar d-y-q); yamkuruun diterjemahkan 'tipu daya mereka' (akar m-k-r). gloss '(hati)' dibuang.