إِنَّكَ لَا تُسْمِعُ الْمَوْتَىٰ وَلَا تُسْمِعُ الصُّمَّ الدُّعَاءَ إِذَا وَلَّوْا مُدْبِرِينَ

Sesungguhnya engkau tidak dapat memperdengarkan orang yang mati, dan tidak dapat memperdengarkan seruan kepada orang yang tuli, apabila mereka telah berpaling membelakang.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِنَّكَ لَا تُسْمِعُ الْمَوْتَىٰinnaka laa tusmi'u l-mawtaasesungguhnya engkau tidak dapat memperdengarkan orang yang mati
  2. وَلَا تُسْمِعُ الصُّمَّ الدُّعَاءَwa-laa tusmi'u sh-shumma d-du'aa'adan tidak dapat memperdengarkan seruan kepada orang yang tuli
  3. إِذَا وَلَّوْا مُدْبِرِينَidzaa wallaw mudbiriinaapabila mereka telah berpaling membelakang

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. إِنَّكَinnakasesungguhnya engkau
  2. لَاlaatidak
  3. تُسْمِعُtusmi'uengkau memperdengarkan
  4. الْمَوْتَىٰl-mawtaaorang-orang mati
  5. وَلَاwa-laadan tidak pula
  6. تُسْمِعُtusmi'uengkau memperdengarkan
  7. الصُّمَّsh-shummaorang-orang tuli
  8. الدُّعَاءَd-du'aa'aseruan
  9. إِذَاidzaaapabila
  10. وَلَّوْاwallawmereka berpaling
  11. مُدْبِرِينَmudbiriinaberpaling ke belakang

Inti bacaan

Pengakuan realistis tentang keterbatasan usaha manusiawi: 'tidak dapat menjadikan orang yang mati dan orang yang tuli dapat mendengar', batas kemampuan menyampaikan kebenaran kepada hati yang sudah tertutup total.

Penjelasan pilihan kata

Perumpamaan orang mati dan tuli-yang-berpaling menggambarkan penolakan yang telah mengeras, bukan ketidakmampuan mendengar secara fisik.

Tafsiran

Ayat ini menjelaskan batas kemampuan Nabi: ia bukan penyebab hidayah, hanya penyampai; hati yang telah mengeras seperti orang mati tidak dapat dijangkau paksa.

Renungan dan Hikmah

  • Nabi tidak bertanggung jawab memaksa hidayah masuk ke hati yang telah menutup diri, perumpamaan mati dan tuli-berpaling menegaskan bahwa peran penyampai punya batas, bukan kegagalan pribadi ketika penolakan tetap terjadi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.