إِنَّمَا أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ رَبَّ هَٰذِهِ الْبَلْدَةِ الَّذِي حَرَّمَهَا وَلَهُ كُلُّ شَيْءٍ ۖ وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Sesungguhnya aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini, yang telah menjadikannya suci, dan milik-Nya segala sesuatu. Dan aku diperintahkan agar termasuk golongan orang-orang yang berserah diri.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِنَّمَا أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ رَبَّ هَٰذِهِ الْبَلْدَةِinnamaa umirtu an a'buda rabba haadzihi l-baldatisesungguhnya aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini
  2. الَّذِي حَرَّمَهَا وَلَهُ كُلُّ شَيْءٍalladzii harramahaa wa-lahu kullu syay'inyang telah menjadikannya suci, dan milik-Nya segala sesuatu
  3. وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْمُسْلِمِينَwa-umirtu an akuuna mina l-muslimiinadan aku diperintahkan agar termasuk golongan orang-orang yang berserah diri

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
  2. أُمِرْتُumirtuaku diperintahkan
  3. أَنْanuntuk
  4. أَعْبُدَa'budaaku mengabdi
  5. رَبَّrabbaTuhan
  6. هَٰذِهِhaadzihiini
  7. الْبَلْدَةِl-baldatinegeri
  8. الَّذِيalladziiyang
  9. حَرَّمَهَاharramahaamengharamkannya
  10. وَلَهُwa-lahudan bagi-Nya
  11. كُلُّkullusetiap
  12. شَيْءٍsyay'insesuatu
  13. وَأُمِرْتُwa-umirtudan aku diperintahkan
  14. أَنْanuntuk
  15. أَكُونَakuunaaku menjadi
  16. مِنَminadari
  17. الْمُسْلِمِينَl-muslimiinaorang-orang yang berserah diri

Inti bacaan

Kejelasan misi: 'diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini. memiliki segala sesuatu', kesederhanaan tujuan hidup yang jelas, tidak rumit atau ambigu.

Penjelasan pilihan kata

Pembicara ('aku') tidak diberi label '(Nabi Muhammad)': pergeseran ke sudut pandang orang pertama sudah menandai peralihan pembicara tanpa perlu penanda tambahan. 'Negeri ini' (haadzihi, dekat) tetap 'ini', bukan kasus dzalika/tilka.

Tafsiran

Ayat ini membuka penutup surah dengan pergeseran ke suara orang pertama, penegasan misi tunggal: penyembahan kepada Tuhan negeri suci dan penyerahan diri.

Renungan dan Hikmah

  • Allah berpindah ke suara orang pertama di penutup surah. Aku diperintahkan. Yang tadinya diceritakan kini berbicara sendiri.
  • Yang disebut Tuhan negeri ini, yang telah menjadikannya suci. Bukan negeri yang suci. Kesuciannya disebut sebagai pemberian, bukan sifat bawaan.
  • Allah menambahkan dan milik-Nya segala sesuatu. Sesudah menyebut satu negeri. Yang disembah di satu tempat dinyatakan pemilik semuanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain menerjemahkan s-l-m di sini via 'muslim'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN). akar s-l-m (slm), cabang KEBERSERAHAN (aslama/islaam/muslim/mustaslim). Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini: islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'. ⟶: gloss identifikasi '(Makkah)' dibuang, identifikasi kota dipikul tanda kurung terjemahan lain, bukan teks (paralel '(ibadah)' haji). Teks berbicara sendiri; pembaca menimbang rujukannya.