وَأَنْ أَتْلُوَ الْقُرْآنَ ۖ فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ ضَلَّ فَقُلْ إِنَّمَا أَنَا مِنَ الْمُنْذِرِينَ

Dan agar aku membacakan Al-Qur'an. Maka siapa yang mendapat petunjuk, sesungguhnya ia mendapat petunjuk untuk dirinya sendiri; dan siapa yang sesat, maka katakanlah, "Sesungguhnya aku hanyalah salah seorang pemberi peringatan."

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَأَنْ أَتْلُوَ الْقُرْآنَwa-an atluwa l-qur'aanadan agar aku membacakan Al-Qur'an
  2. فَمَنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِfa-mani htadaa fa-innamaa yahtadii li-nafsihimaka siapa yang mendapat petunjuk, sesungguhnya ia mendapat petunjuk untuk dirinya sendiri
  3. وَمَنْ ضَلَّ فَقُلْ إِنَّمَا أَنَا مِنَ الْمُنْذِرِينَwa-man dhalla fa-qul innamaa anaa mina l-mundziriinadan siapa yang sesat, maka katakanlah, sesungguhnya aku hanyalah salah seorang pemberi peringatan

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. وَأَنْwa-andan untuk
  2. أَتْلُوَatluwaaku membacakan
  3. الْقُرْآنَl-qur'aanaAl-Qur'an
  4. فَمَنِfa-manimaka orang yang
  5. اهْتَدَىٰhtadaamendapat petunjuk
  6. فَإِنَّمَاfa-innamaamaka sesungguhnya hanyalah
  7. يَهْتَدِيyahtadiimendapat petunjuk
  8. لِنَفْسِهِli-nafsihiuntuk dirinya
  9. وَمَنْwa-mandan orang yang
  10. ضَلَّdhallasesat
  11. فَقُلْfa-qulmaka katakanlah
  12. إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
  13. أَنَاanaaaku
  14. مِنَminadari
  15. الْمُنْذِرِينَl-mundziriinapara pemberi peringatan

Inti bacaan

Prinsip tanggung jawab individual: 'siapa yang mendapat petunjuk, sesungguhnya ia mendapat petunjuk untuk dirinya sendiri', kembali menegaskan bahwa hasil akhir keputusan hidup kembali kepada pelakunya sendiri.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini menyambung perintah ganda dari 27:91 ('diperintahkan untuk...' dan 'agar aku...'): struktur kalimat majemuk yang sama berlanjut lintas dua ayat.

Tafsiran

Ayat ini menutup penegasan misi: hidayah adalah manfaat bagi diri sendiri, kesesatan pun demikian, sementara peran Nabi terbatas pada penyampaian peringatan.

Renungan dan Hikmah

  • Baik hidayah maupun kesesatan dinyatakan sebagai konsekuensi yang kembali pada diri sendiri, bukan pada penyampai pesan, menegaskan batas tanggung jawab antara yang menyampaikan dan yang menerima atau menolak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar t-l-w, q-r-a, h-d-y, n-f-s, d-l-l, q-w-l, n-dz-r): atluwa l-qur'aan diterjemahkan 'membacakan Al-Qur'an' (akar t-l-w + akar q-r-'); man ihtadaa fa-innamaa yahtadii li-nafsihi diterjemahkan 'siapa mendapat petunjuk, untuk dirinya' (akar h-d-y HDY + akar n-f-s); man dalla diterjemahkan 'siapa sesat' (akar d-l-l 78); innamaa anaa min al-mundhiriin diterjemahkan 'aku hanyalah pemberi peringatan' (akar n-dz-r, Qur'an-sentris + peran-disangkal: hidayah/sesat pada individu, cf. 10:108, 39:41). gloss '(Aku juga hanya diperintahkan)/(kepada manusia)/(kebaikan)' dibuang.