إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِي الْأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَسْتَضْعِفُ طَائِفَةً مِنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَاءَهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ ۚ إِنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ

Sesungguhnya Firaun berbuat sewenang-wenang di bumi, dan menjadikan penduduknya berpecah-belah, menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuan mereka. Sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِي الْأَرْضِinna fir'awna 'alaa fii l-ardhisesungguhnya Firaun berbuat sewenang-wenang di bumi
  2. وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًاwa-ja'ala ahlahaa syiya'andan menjadikan penduduknya berpecah-belah
  3. يَسْتَضْعِفُ طَائِفَةً مِنْهُمْyastadh'ifu thaa'ifatan minhummenindas segolongan dari mereka
  4. يُذَبِّحُ أَبْنَاءَهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْyudzabbihu abnaa'ahum wa-yastahyii nisaa'ahummenyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuan mereka
  5. إِنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِينَinnahu kaana mina l-mufsidiinasesungguhnya dia termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. فِرْعَوْنَfir'awnaFiraun
  3. عَلَا'alaamenyombongkan diri
  4. فِيfiidi
  5. الْأَرْضِl-ardhibumi
  6. وَجَعَلَwa-ja'aladan Dia menjadikan
  7. أَهْلَهَاahlahaapenduduknya
  8. شِيَعًاsyiya'angolongan-golongan
  9. يَسْتَضْعِفُyastadh'ifumenindas
  10. طَائِفَةًthaa'ifatansegolongan
  11. مِنْهُمْminhumdari mereka
  12. يُذَبِّحُyudzabbihumenyembelih
  13. أَبْنَاءَهُمْabnaa'ahumanak-anak mereka
  14. وَيَسْتَحْيِيwa-yastahyiidan mereka membiarkan hidup
  15. نِسَاءَهُمْnisaa'ahumperempuan-perempuan mereka
  16. إِنَّهُinnahusesungguhnya ia
  17. كَانَkaanaadalah
  18. مِنَminadari
  19. الْمُفْسِدِينَl-mufsidiinaorang-orang yang berbuat kerusakan

Inti bacaan

Deskripsi tirani yang detail: 'berbuat sewenang-wenang. menindas. menyembelih anak laki-laki. membiarkan hidup anak perempuan', gambaran konkret kekejaman sistematis yang menjadi latar belakang kisah pembebasan yang akan datang.

Penjelasan pilihan kata

'Alaa' ('berbuat sewenang-wenang', akar lw) di sini menggambarkan kesombongan Firaun meninggikan diri di bumi, akar yang sama muncul pada 'ta'aalaa' (Allah 'Tinggilah', bukan 'Maha-'), namun konteksnya kontras: di sini keangkuhan manusia yang tercela, bukan pengagungan Tuhan yang benar. Dua tambahan kurung dari sumber internal, '(Bani Israil)' dan '(Firʻaun)', dihapus: rujukan 'mereka' dan 'dia' sudah jelas dari konteks.

Tafsiran

Ayat ini membuka gambaran tirani Firaun: kesombongan yang berbuah kekejaman sistematis, memecah-belah dan menindas berdasarkan ketakutan.

Renungan dan Hikmah

  • Pola tirani Firaun dimulai dari sikap batin (meninggikan diri) sebelum berwujud tindakan (memecah-belah, menindas, membunuh); menunjukkan bahwa kekejaman sistematis sering berakar dari kesombongan yang dibiarkan tumbuh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.