وَلَمَّا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَاسْتَوَىٰ آتَيْنَاهُ حُكْمًا وَعِلْمًا ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ

Setelah ia dewasa dan sempurna akalnya, Kami menganugerahkan kepadanya putusan dan pengetahuan. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebajikan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلَمَّا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَاسْتَوَىٰwa-lammaa balagha asyuddahu wa-stawaadan setelah ia dewasa dan sempurna akalnya
  2. آتَيْنَاهُ حُكْمًا وَعِلْمًاaataynaahu hukman wa-'ilmanKami menganugerahkan kepadanya putusan dan pengetahuan
  3. وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَwa-ka-dzaalika najzii l-muhsiniinademikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebajikan

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. وَلَمَّاwa-lammaadan ketika
  2. بَلَغَbalaghamencapai
  3. أَشُدَّهُasyuddahukedewasaannya
  4. وَاسْتَوَىٰwa-stawaadan ia sempurna
  5. آتَيْنَاهُaataynaahuKami memberinya
  6. حُكْمًاhukmanhikmah
  7. وَعِلْمًاwa-'ilmandan pengetahuan
  8. وَكَذَٰلِكَwa-ka-dzaalikadan demikianlah
  9. نَجْزِيnajziiKami membalas
  10. الْمُحْسِنِينَl-muhsiniinaorang-orang yang berbuat kebaikan

Inti bacaan

Kedewasaan Musa disertai anugerah: 'putusan dan pengetahuan. demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebajikan', pertumbuhan personal yang matang diikuti kapasitas kebijaksanaan yang lebih besar.

Penjelasan pilihan kata

'Ka-dzaalika' ('demikianlah', akar demonstrativa jauh) dipertahankan konsisten dengan disiplin dzalika/tilka: bentuk gabungan 'seperti itu' yang lazim menjadi 'demikianlah', bukan 'seperti ini'.

Tafsiran

Ayat ini melompat waktu dari bayi ke dewasa: Musa dianugerahi putusan dan pengetahuan sebagai balasan pola umum bagi yang berbuat kebajikan, bukan keistimewaan yang berdiri sendiri.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua syarat waktu: dewasa, dan sempurna akalnya. Bukan satu. Umur dan kematangan disebut terpisah.
  • Yang dianugerahkan putusan dan pengetahuan. Sepasang. Tahu saja tak cukup tanpa kemampuan memutuskan.
  • Allah menutup dengan demikianlah Kami memberi balasan kepada yang berbuat kebajikan. Aturan umum. Yang diterima Musa disebut sebagai pola, bukan kekhususan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga terjemahan).