فَخَرَجَ مِنْهَا خَائِفًا يَتَرَقَّبُ ۖ قَالَ رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Maka ia keluar dari sana dalam ketakutan sambil menunggu; ia berkata, "Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang zalim."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَخَرَجَ مِنْهَا خَائِفًا يَتَرَقَّبُfa-kharaja minhaa khaa'ifan yataraqqabumaka ia keluar dari sana dalam ketakutan sambil menunggu
- قَالَ رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَqaala rabbi najjinii mina l-qawmi zh-zhaalimiinaia berkata, Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang zalim
Terjemahan per kata (10 kata)
- فَخَرَجَfa-kharajamaka ia keluar
- مِنْهَاminhaadarinya
- خَائِفًاkhaa'ifandalam ketakutan
- يَتَرَقَّبُyataraqqabuwaspada
- قَالَqaalaberkata
- رَبِّrabbiTuhan
- نَجِّنِيnajjiniiselamatkanlah aku
- مِنَminadari
- الْقَوْمِl-qawmikaum
- الظَّالِمِينَzh-zhaalimiinayang zalim
Inti bacaan
Pelarian yang disertai doa: 'dalam ketakutan sambil menunggu. Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang zalim', kombinasi tindakan praktis (melarikan diri) dan permohonan spiritual dalam menghadapi bahaya nyata.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini membuka babak pelarian Musa dari kota: doanya menggemakan kesadaran akan bahaya nyata dari para pembesar yang telah berunding untuk membunuhnya (28:20).
Tafsiran
Ayat ini menampilkan Musa meninggalkan segalanya dengan satu permohonan sederhana: keselamatan dari kezaliman yang mengancam.
Renungan dan Hikmah
- Takut dan doa direkam dalam satu ayat. Ia berlari. Allah mencatat ia juga meminta.
- Doanya pendek dan langsung. Selamatkan aku dari kaum yang zalim. Tak ada kalimat pembuka yang panjang.
- Berlari tidak dianggap Allah kurang percaya. Ia tetap berdoa sambil bergerak. Dua-duanya dilakukan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-r-j, kh-w-f, r-q-b, q-w-l, r-b-b, n-j-w, q-w-m, zh-l-m): kharaja diterjemahkan 'keluar' (akar kh-r-j); najjinii diterjemahkan 'selamatkanlah aku' (akar n-j-w); zhaalimiin diterjemahkan 'zalim'. gloss '(Musa)' dibuang.