وَلَمَّا تَوَجَّهَ تِلْقَاءَ مَدْيَنَ قَالَ عَسَىٰ رَبِّي أَنْ يَهْدِيَنِي سَوَاءَ السَّبِيلِ
Dan ketika ia menghadap ke arah Madyan, ia berkata, "Semoga Tuhanku membimbingku ke jalan yang lurus."
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَمَّا تَوَجَّهَ تِلْقَاءَ مَدْيَنَwa-lammaa tawajjaha tilqaa'a madyanadan ketika ia menghadap ke arah Madyan
- قَالَ عَسَىٰ رَبِّي أَنْ يَهْدِيَنِي سَوَاءَ السَّبِيلِqaala asaa rabbii an yahdiyanii sawaa'a s-sabiiliia berkata, semoga Tuhanku membimbingku ke jalan yang lurus
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar w-j-h, l-q-y, q-w-l, '-s-y, r-b-b, h-d-y, s-w-y, s-b-l): tawajjaha diterjemahkan 'menghadap (menuju)' (akar w-j-h); yahdiyanii diterjemahkan 'membimbingku' (akar h-d-y HDY); sawaa' as-sabiil diterjemahkan 'jalan yang lurus' (akar s-w-y + akar s-b-l). gloss '(Musa)' + footnote dibuang.
Aplikasi
Harapan yang sederhana namun tulus: 'Semoga Tuhanku membimbingku ke jalan yang lurus', kepasrahan terhadap arah yang tidak pasti, mempercayakan perjalanan kepada bimbingan yang lebih besar.