وَلَمَّا وَرَدَ مَاءَ مَدْيَنَ وَجَدَ عَلَيْهِ أُمَّةً مِنَ النَّاسِ يَسْقُونَ وَوَجَدَ مِنْ دُونِهِمُ امْرَأَتَيْنِ تَذُودَانِ ۖ قَالَ مَا خَطْبُكُمَا ۖ قَالَتَا لَا نَسْقِي حَتَّىٰ يُصْدِرَ الرِّعَاءُ ۖ وَأَبُونَا شَيْخٌ كَبِيرٌ

Ketika sampai di sumber air negeri Madyan, ia mendapati di sana sekumpulan orang yang sedang memberi minum, dan ia mendapati di belakang mereka dua orang perempuan yang menahan ternaknya. Ia berkata, "Apa masalah kalian berdua?" Keduanya menjawab, "Kami tidak dapat memberi minum sampai para penggembala pulang, sedangkan ayah kami adalah orang tua yang telah lanjut usia."

Terjemahan bertahap (6 jeda)

  1. وَلَمَّا وَرَدَ مَاءَ مَدْيَنَwa-lammaa warada maa'a madyanaketika sampai di sumber air negeri Madyan
  2. وَجَدَ عَلَيْهِ أُمَّةً مِنَ النَّاسِ يَسْقُونَwajada 'alayhi ummatan mina n-naasi yasquunaia mendapati di sana sekumpulan orang yang sedang memberi minum
  3. وَوَجَدَ مِنْ دُونِهِمُ امْرَأَتَيْنِ تَذُودَانِwa-wajada min duunihimu mra'atayni tadzuudaanidan ia mendapati di belakang mereka dua orang perempuan yang menahan ternaknya
  4. قَالَ مَا خَطْبُكُمَاqaala maa khathbukumaaia berkata, apa masalah kalian berdua
  5. قَالَتَا لَا نَسْقِي حَتَّىٰ يُصْدِرَ الرِّعَاءُqaalataa laa nasqii hattaa yushdira r-ri'aa'ukeduanya menjawab, kami tidak dapat memberi minum sampai para penggembala pulang
  6. وَأَبُونَا شَيْخٌ كَبِيرٌwa-abuunaa syaykhun kabiirunsedangkan ayah kami adalah orang tua yang telah lanjut usia

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. وَلَمَّاwa-lammaadan ketika
  2. وَرَدَwaradasampai
  3. مَاءَmaa'aair
  4. مَدْيَنَmadyanaMadyan
  5. وَجَدَwajadamendapati
  6. عَلَيْهِ'alayhiatasnya
  7. أُمَّةًummatanumat
  8. مِنَminadari
  9. النَّاسِn-naasimanusia
  10. يَسْقُونَyasquunamereka memberi minum
  11. وَوَجَدَwa-wajadadan ia mendapati
  12. مِنْmindari
  13. دُونِهِمُduunihimuselain mereka
  14. امْرَأَتَيْنِmra'ataynidua perempuan
  15. تَذُودَانِtadzuudaanikeduanya menghalangi
  16. قَالَqaalaberkata
  17. مَاmaaapa yang
  18. خَطْبُكُمَاkhathbukumaaurusan kalian berdua
  19. قَالَتَاqaalataakeduanya berkata
  20. لَاlaatidak
  21. نَسْقِيnasqiikami memberi minum
  22. حَتَّىٰhattaasampai
  23. يُصْدِرَyushdiramemulangkan
  24. الرِّعَاءُr-ri'aa'upara penggembala
  25. وَأَبُونَاwa-abuunaadan bapak kami
  26. شَيْخٌsyaykhunorang tua
  27. كَبِيرٌkabiirunyang besar

Inti bacaan

Pertemuan penting di sumber air: dua perempuan yang 'menghalau ternaknya' karena harus menunggu, dengan alasan 'ayah kami adalah orang tua yang telah lanjut usia', situasi yang mengungkap kerentanan keluarga tanpa penopang laki-laki muda.

Penjelasan pilihan kata

Beberapa tambahan kurung dari sumber internal dihapus tanpa mengubah makna: subjek pembicara ditulis langsung tanpa '(Musa)', objek kata kerja yang elips di teks Arab sendiri ('menahan ternaknya', 'penggembala pulang') dirampungkan secukupnya tanpa embel kurung tambahan seperti '(dari sumber air)' atau '(ternaknya)' berulang.

Tafsiran

Ayat ini membuka adegan pertemuan Musa dengan dua perempuan Madyan: kepedulian spontan terhadap kesulitan yang mereka hadapi, tanpa mengetahui siapa mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut ia mendapati sekumpulan orang memberi minum, dan di belakang mereka dua perempuan yang menahan ternak. Letaknya di belakang. Yang tersingkir dari keramaian biasanya tidak terlihat kecuali sengaja diperhatikan.
  • Allah merekam ia bertanya sebelum menolong: apa masalah kalian berdua. Bertanya dahulu. Pertolongan yang dimulai dengan pertanyaan menghormati yang ditolong.
  • Allah menempatkan peristiwa itu ketika Musa sendiri baru melarikan diri tanpa bekal. Keadaannya lebih buruk. Kepedulian yang muncul dari orang yang sedang susah tidak menunggu ia selesai dari kesusahannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. contr. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.