قَالَ ذَٰلِكَ بَيْنِي وَبَيْنَكَ ۖ أَيَّمَا الْأَجَلَيْنِ قَضَيْتُ فَلَا عُدْوَانَ عَلَيَّ ۖ وَاللَّهُ عَلَىٰ مَا نَقُولُ وَكِيلٌ
Ia berkata, "Itu antara aku dan engkau. Yang mana saja dari kedua waktu itu aku penuhi, maka tidak ada tuntutan atasku; dan Allah adalah wakil atas apa yang kita ucapkan."
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قَالَ ذَٰلِكَ بَيْنِي وَبَيْنَكَqaala dzaalika baynii wa-baynakaia berkata, itu antara aku dan engkau
- أَيَّمَا الْأَجَلَيْنِ قَضَيْتُ فَلَا عُدْوَانَ عَلَيَّayyamaa l-ajalayni qadhaytu fa-laa 'udwaana 'alayyayang mana saja dari kedua waktu itu aku penuhi, maka tidak ada tuntutan atasku
- وَاللَّهُ عَلَىٰ مَا نَقُولُ وَكِيلٌwa-llaahu 'alaa maa naquulu wakiilundan Allah adalah wakil atas apa yang kita ucapkan
Terjemahan per kata (15 kata)
- قَالَqaalaberkata
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- بَيْنِيbayniiantaraku
- وَبَيْنَكَwa-baynakadan antaramu
- أَيَّمَاayyamaamanakah
- الْأَجَلَيْنِl-ajalaynidua masa
- قَضَيْتُqadhaytuaku putuskan
- فَلَاfa-laamaka tidak ada
- عُدْوَانَ'udwaanapermusuhan
- عَلَيَّ'alayyaatasku
- وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
- عَلَىٰ'alaaatas
- مَاmaaapa yang
- نَقُولُnaquulukita katakan
- وَكِيلٌwakiilunwakil
Inti bacaan
Kesepakatan yang saling menghormati: 'Yang mana saja dari kedua waktu itu yang aku penuhi, maka tidak ada tuntutan atasku; Allah menjadi saksi', kontrak yang jelas dengan fleksibilitas yang wajar, diperkuat komitmen spiritual sebagai jaminan integritas.
Penjelasan pilihan kata
'Dzaalika' (demonstrativa jauh) diterjemahkan 'itu', bukan 'ini': konsisten dengan disiplin dzalika/tilka, merujuk pada kesepakatan yang baru saja diucapkan.
Tafsiran
Ayat ini menutup kesepakatan dengan penegasan fleksibilitas: Musa boleh memilih delapan atau sepuluh tahun tanpa risiko tuntutan, dengan Allah sebagai saksi penjamin.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam Musa menegaskan tak ada tuntutan atasnya. Bukan berterima kasih saja. Yang dikerjakan menutup celah sebelum kesepakatannya berjalan.
- Pilihannya dibiarkan terbuka: yang mana saja dari kedua waktu itu. Bukan dipatok. Yang lebih lama tetap boleh, dan itu diserahkan kepadanya.
- Allah merekam ia menyebut Allah sebagai wakil atas apa yang mereka ucapkan. Tanpa saksi manusia. Perjanjiannya disaksikan oleh yang tak bisa disuap.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, b-y-n, a-j-l, q-d-y, '-d-w, a-l-h, w-k-l): al-ajalayn diterjemahkan 'dua waktu' (akar '-j-l); qadaytu diterjemahkan 'aku penuhi' (akar q-d-y); laa udwaana diterjemahkan 'tidak ada tuntutan (pelanggaran)' (akar '-d-w); wa llaah…wakiil diterjemahkan 'Allah menjadi saksi/penjamin' (akar w-k-l, wakiil Ilahi positif atas perjanjian, kontras wakiil manusiawi yang disangkal). gloss '(Musa)/(perjanjian)/(lagi)' dibuang.