فَلَمَّا قَضَىٰ مُوسَى الْأَجَلَ وَسَارَ بِأَهْلِهِ آنَسَ مِنْ جَانِبِ الطُّورِ نَارًا قَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًا لَعَلِّي آتِيكُمْ مِنْهَا بِخَبَرٍ أَوْ جَذْوَةٍ مِنَ النَّارِ لَعَلَّكُمْ تَصْطَلُونَ

Maka, ketika Musa telah menyelesaikan waktu yang ditentukan itu dan berangkat dengan keluarganya, ia melihat api di lereng gunung. Ia berkata kepada keluarganya, "Tetaplah, sesungguhnya aku melihat api. Mudah-mudahan aku dapat membawa suatu berita kepada kalian darinya, atau setitik bara api, agar kalian dapat menghangatkan diri."

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. فَلَمَّا قَضَىٰ مُوسَى الْأَجَلَ وَسَارَ بِأَهْلِهِfa-lammaa qadhaa muusaa l-ajala wa-saara bi-ahlihimaka ketika Musa telah menyelesaikan waktu yang ditentukan itu dan berangkat dengan keluarganya
  2. آنَسَ مِنْ جَانِبِ الطُّورِ نَارًاaanasa min jaanibi th-thuuri naarania melihat api di lereng gunung
  3. قَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًاqaala li-ahlihi mkutsuu innii aanastu naarania berkata kepada keluarganya, tetaplah, sesungguhnya aku melihat api
  4. لَعَلِّي آتِيكُمْ مِنْهَا بِخَبَرٍ أَوْ جَذْوَةٍ مِنَ النَّارِla'allii aatiikum minhaa bi-khabarin aw jadzwatin mina n-naarimudah-mudahan aku dapat membawa suatu berita kepada kalian darinya, atau setitik bara api
  5. لَعَلَّكُمْ تَصْطَلُونَla'allakum tashthaluunaagar kalian dapat menghangatkan diri

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  2. قَضَىٰqadhaamemutuskan
  3. مُوسَىmuusaaMusa
  4. الْأَجَلَl-ajalamasa
  5. وَسَارَwa-saaradan berjalan
  6. بِأَهْلِهِbi-ahlihidengan keluarganya
  7. آنَسَaanasamelihat
  8. مِنْmindari
  9. جَانِبِjaanibisisi
  10. الطُّورِth-thuuribukit Tur
  11. نَارًاnaaranapi
  12. قَالَqaalaberkata
  13. لِأَهْلِهِli-ahlihikepada keluarganya
  14. امْكُثُواmkutsuutinggallah kalian
  15. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  16. آنَسْتُaanastuaku melihat
  17. نَارًاnaaranapi
  18. لَعَلِّيla'alliiboleh jadi aku
  19. آتِيكُمْaatiikummendatangkan kepada kalian
  20. مِنْهَاminhaadarinya
  21. بِخَبَرٍbi-khabarindengan berita
  22. أَوْawatau
  23. جَذْوَةٍjadzwatinnyala api
  24. مِنَminadari
  25. النَّارِn-naariapi
  26. لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
  27. تَصْطَلُونَtashthaluunakalian berdiang

Inti bacaan

Perjalanan pulang membawa Musa melihat api di kejauhan, momen transisi penting dari kehidupan keluarga yang tenang menuju panggilan misi besar yang akan datang.

Penjelasan pilihan kata

'Ahlihi' ('keluarganya') diterjemahkan konsisten di kedua kemunculannya dalam ayat ini: sumber internal sempat menulis 'istrinya' dan 'keluarganya' untuk kata yang sama, kini diseragamkan sesuai acuan di 27:7.

Tafsiran

Ayat ini membuka peralihan dari kisah pernikahan ke panggilan kenabian: sebuah api yang tampak biasa di kejauhan menjadi pintu masuk peristiwa yang mengubah segalanya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut ia melihat api di lereng gunung. Dari jauh. Yang mengubah hidupnya terlihat seperti perkara paling biasa.
  • Waktunya disebut sesudah ia menyelesaikan waktu yang ditentukan. Perjanjiannya ditepati. Yang dipanggil orang yang baru saja memenuhi janjinya.
  • Allah merekam ia menyuruh keluarganya tetap tinggal. Ia sendiri yang pergi. Yang mendekati bahaya orang yang bertanggung jawab atas mereka.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

khabiir diterjemahkan, (ayat nomina khabar/khubr: pemakaian diteruskan terjemahan lain); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan sebutan belum ditelaah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!). makna kedua 'TRIED, TESTED, proved by EXPERIENCE'; khabiir = 'pengetahuan luas atas perkara batin, seperti shahiid atas perkara lahir'; Jangkar: khabiir = petani penggarap.