فَلَمَّا أَتَاهَا نُودِيَ مِنْ شَاطِئِ الْوَادِ الْأَيْمَنِ فِي الْبُقْعَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ الشَّجَرَةِ أَنْ يَا مُوسَىٰ إِنِّي أَنَا اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ
Maka ketika ia mendatanginya, ia dipanggil dari tepi lembah sebelah kanan, di tanah yang diberkahi, dari pohon, "Wahai Musa, sesungguhnya Aku adalah Allah, Tuhan seluruh alam.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَلَمَّا أَتَاهَا نُودِيَ مِنْ شَاطِئِ الْوَادِ الْأَيْمَنِfa-lammaa ataahaa nuudiya min shaati'i l-waadi l-aymanimaka ketika ia mendatanginya, ia dipanggil dari tepi lembah sebelah kanan
- فِي الْبُقْعَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ الشَّجَرَةِfii l-buq'ati l-mubaarakati mina sh-shajaratidi tanah yang diberkahi, dari pohon
- أَنْ يَا مُوسَىٰ إِنِّي أَنَا اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَan yaa muusaa innii anaa llaahu rabbu l-aalamiinawahai Musa, sesungguhnya Aku adalah Allah, Tuhan seluruh alam
Catatan pilihan kata (ringkas)
aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (terjemahan lain: semesta/seluruh alam, diseragamkan); perubahan lain hanya /lem catatan kaki bila ada; sebutan pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU rendering; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = loanword aalam). Probe 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. ⚠ naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. Lih. C2.
Aplikasi
Momen pemanggilan yang sakral: 'dari pinggir lembah... sebidang tanah yang diberkahi' disertai deklarasi identitas: 'Aku adalah Allah, Tuhan seisi alam', pengalaman transenden yang terjadi di tempat dan momen yang tidak terduga.