وَأَنْ أَلْقِ عَصَاكَ ۖ فَلَمَّا رَآهَا تَهْتَزُّ كَأَنَّهَا جَانٌّ وَلَّىٰ مُدْبِرًا وَلَمْ يُعَقِّبْ ۚ يَا مُوسَىٰ أَقْبِلْ وَلَا تَخَفْ ۖ إِنَّكَ مِنَ الْآمِنِينَ

Dan lemparkanlah tongkatmu!" Maka ketika ia melihatnya bergerak-gerak seakan seekor ular, ia berbalik lari tanpa menoleh. "Wahai Musa, majulah dan jangan takut; sesungguhnya engkau termasuk orang-orang yang aman.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَأَنْ أَلْقِ عَصَاكَwa-an alqi 'ashaakadan lemparkanlah tongkatmu
  2. فَلَمَّا رَآهَا تَهْتَزُّ كَأَنَّهَا جَانٌّ وَلَّىٰ مُدْبِرًا وَلَمْ يُعَقِّبْfa-lammaa ra'aahaa tahtazzu ka-annahaa jaannun wallaa mudbiran wa-lam yu'aqqibmaka ketika ia melihatnya bergerak-gerak seakan seekor ular, ia berbalik lari tanpa menoleh
  3. يَا مُوسَىٰ أَقْبِلْ وَلَا تَخَفْyaa muusaa aqbil wa-laa takhafwahai Musa, majulah dan jangan takut
  4. إِنَّكَ مِنَ الْآمِنِينَinnaka mina l-aaminiinasesungguhnya engkau termasuk orang-orang yang aman

Terjemahan per kata (20 kata)

  1. وَأَنْwa-andan untuk
  2. أَلْقِalqilemparkanlah
  3. عَصَاكَ'ashaakatongkatmu
  4. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  5. رَآهَاra'aahaamelihatnya
  6. تَهْتَزُّtahtazzubergerak
  7. كَأَنَّهَاka-annahaaseakan-akan ia
  8. جَانٌّjaannunjin
  9. وَلَّىٰwallaaberpaling
  10. مُدْبِرًاmudbiranberpaling
  11. وَلَمْwa-lamdan tidak
  12. يُعَقِّبْyu'aqqibmenoleh
  13. يَاyaawahai
  14. مُوسَىٰmuusaaMusa
  15. أَقْبِلْaqbilmajulah
  16. وَلَاwa-laadan janganlah
  17. تَخَفْtakhafengkau takut
  18. إِنَّكَinnakasesungguhnya engkau
  19. مِنَminadari
  20. الْآمِنِينَl-aaminiinaorang-orang yang aman

Inti bacaan

Pengulangan pola yang sama: ketakutan wajar terhadap tongkat yang berubah menjadi ular, ditenangkan dengan jaminan: 'majulah dan jangan takut; sesungguhnya engkau termasuk orang-orang yang aman'.

Penjelasan pilihan kata

Kutipan firman yang dibuka di 28:30 ditutup setelah 'lemparkanlah tongkatmu!': diikuti tambahan naratif (reaksi Musa) di luar tanda kutip, lalu kutipan baru dibuka untuk lanjutan firman 'Wahai Musa, majulah...' yang masih berlanjut ke 28:32.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan mukjizat pertama Musa: tongkat yang berubah menjadi ular hidup, memicu reaksi ketakutan wajar sebelum ia diyakinkan untuk kembali.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Musa berbalik lari tanpa menoleh. Nabi yang lari. Ketakutan itu tak disembunyikan dari catatan.
  • Yang menenangkannya bukan penjelasan, melainkan majulah dan jangan takut. Perintah. Yang gemetar disuruh mendekat, bukan diberi keterangan.
  • Allah menyebut ia termasuk orang-orang yang aman. Bukan jangan khawatir. Keamanannya dinyatakan sebagai keadaan, bukan sebagai nasihat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar l-q-y, '-s-w, r-a-y, h-z-z, j-n-n, w-l-y, d-b-r, '-q-b, q-b-l, kh-w-f, a-m-n): alqi asaak diterjemahkan 'lemparkanlah tongkatmu' (akar l-q-y + akar '-s-w); tahtazzu diterjemahkan 'bergerak' (akar h-z-z); jaann diterjemahkan 'ular (jin)' (akar j-n-n); aqbil diterjemahkan 'majulah' (akar q-b-l); aaminiin diterjemahkan 'yang aman' (akar '-m-n). Sama 27:10. gloss '(Musa)/(Allah berfirman,)' + footnote dibuang.