اسْلُكْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاءَ مِنْ غَيْرِ سُوءٍ وَاضْمُمْ إِلَيْكَ جَنَاحَكَ مِنَ الرَّهْبِ ۖ فَذَانِكَ بُرْهَانَانِ مِنْ رَبِّكَ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ
Masukkanlah tanganmu ke sakumu, niscaya ia akan keluar putih tanpa cacat; dan dekapkanlah tanganmu untuk mengatasi ketakutan. Maka itulah dua dalil dari Tuhanmu kepada Firaun dan para pembesarnya; sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik."
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- اسْلُكْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاءَ مِنْ غَيْرِ سُوءٍusluk yadaka fii jaybika takhruj baydhaa'a min ghayri suu'inmasukkanlah tanganmu ke sakumu, niscaya ia akan keluar putih tanpa cacat
- وَاضْمُمْ إِلَيْكَ جَنَاحَكَ مِنَ الرَّهْبِwa-dhmum ilayka janaahaka mina r-rahbidan dekapkanlah tanganmu untuk mengatasi ketakutan
- فَذَانِكَ بُرْهَانَانِ مِنْ رَبِّكَ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِfa-dzaanika burhaanaani min rabbika ilaa fir'awna wa-mala'ihimaka itulah dua dalil dari Tuhanmu kepada Firaun dan para pembesarnya
- إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَinnahum kaanuu qawman faasiqiinasesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik
Terjemahan per kata (25 kata)
- اسْلُكْuslukmasukkanlah
- يَدَكَyadakatanganmu
- فِيfiike
- جَيْبِكَjaybikasakumu
- تَخْرُجْtakhrujengkau keluar
- بَيْضَاءَbaydhaa'aputih
- مِنْmindari
- غَيْرِghayriselain
- سُوءٍsuu'inkeburukan
- وَاضْمُمْwa-dhmumdan dekapkanlah
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- جَنَاحَكَjanaahakasayapmu
- مِنَminadari
- الرَّهْبِr-rahbiketakutan
- فَذَانِكَfa-dzaanikamaka itulah dua
- بُرْهَانَانِburhaanaanidua bukti
- مِنْmindari
- رَبِّكَrabbikaTuhanmu
- إِلَىٰilaakepada
- فِرْعَوْنَfir'awnaFiraun
- وَمَلَئِهِwa-mala'ihidan para pemukanya
- إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
- كَانُواkaanuumereka adalah
- قَوْمًاqawmankaum
- فَاسِقِينَfaasiqiinaorang-orang fasik
Inti bacaan
Dua bukti diberikan sekaligus: tangan yang bercahaya dan instruksi mengatasi ketakutan, persiapan yang lengkap dan menyeluruh sebelum menghadapi tantangan besar yang akan datang.
Penjelasan pilihan kata
'Dzaanika' (demonstrativa jauh, bentuk dual) diterjemahkan 'itulah', konsisten dengan disiplin dzalika/tilka. Transliterasi 'burhaanaani' dipertahankan dengan diakritik makron penuh (bentuk transliterasi presisi dikecualikan dari daftar istilah terlarang); gloss dan terjemahan memakai 'dalil', bukan kata dasar transliterasi. Kutipan firman yang berlanjut sejak 28:30 ditutup di akhir ayat ini.
Tafsiran
Ayat ini melengkapi mukjizat kedua Musa: tangan yang bercahaya, disertai penjelasan bahwa kedua tanda ini adalah dalil yang ditujukan khusus kepada Firaun dan pembesarnya yang fasik.
Renungan dan Hikmah
- Allah menaruh tanda itu pada tangan Musa sendiri, bukan pada benda di luar dirinya. Ia ikut ke mana pun. Bekal yang paling bisa diandalkan memang yang tidak bisa tertinggal.
- Perintah kedua bukan tentang mukjizat, melainkan tentang rasa takutnya: dekapkan tanganmu. Ketakutannya diakui, bukan ditegur. Yang diutus pun diberi cara menenangkan diri sebelum berangkat.
- Allah menyebut keduanya dua dalil dari Tuhanmu kepada Firaun. Dua, untuk satu orang. Yang disiapkan sebelum berhadapan bukan sekadar cukup, melainkan berlebih.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-l-k, y-d-y, j-y-b, kh-r-j, b-y-d, gh-y-r, s-w-a, d-m-m, j-n-h, r-h-b, b-r-h-n, r-b-b, m-l-a, k-w-n, q-w-m, f-s-q): usluk yadaka fii jaybik diterjemahkan 'masukkanlah tanganmu ke saku bajumu' (akar s-l-k + akar y-d-y + akar j-y-b); takhruj baydaa' diterjemahkan 'keluar putih' (akar kh-r-j + akar b-y-d); idmum ilayka janaahaka min ar-rahb diterjemahkan 'dekapkanlah tanganmu untuk mengatasi ketakutan' (akar d-m-m + akar j-n-h + akar r-h-b); fa-dhaanika burhaanaan min rabbik diterjemahkan 'itulah DUA BUKTI dari Tuhanmu' (akar b-r-h-n, burhaan=akar judul proyek haatuu burhaanakum!; tanda para nabi disebut BUKTI, bukan sekadar 'mukjizat'); faasiqiin diterjemahkan 'kaum fasik' (akar f-s-q). gloss '(dalam keadaan bercahaya)/(mukjizat)' dibuang.