وَقَالَ مُوسَىٰ رَبِّي أَعْلَمُ بِمَنْ جَاءَ بِالْهُدَىٰ مِنْ عِنْدِهِ وَمَنْ تَكُونُ لَهُ عَاقِبَةُ الدَّارِ ۖ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ
Musa menjawab, "Tuhanku lebih mengetahui siapa yang membawa petunjuk dari sisi-Nya, dan siapa yang akan mendapat kesudahan negeri akhirat. Sesungguhnya orang-orang zalim itu tidak beruntung."
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَقَالَ مُوسَىٰ رَبِّي أَعْلَمُ بِمَنْ جَاءَ بِالْهُدَىٰ مِنْ عِنْدِهِwa-qaala muusaa rabbii a'lamu bi-man jaa'a bi-l-hudaa min 'indihiMusa menjawab, Tuhanku lebih mengetahui siapa yang membawa petunjuk dari sisi-Nya
- وَمَنْ تَكُونُ لَهُ عَاقِبَةُ الدَّارِwa-man takuunu lahu 'aaqibatu d-daaridan siapa yang akan mendapat kesudahan negeri akhirat
- إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَinnahu laa yuflihu zh-zhaalimuunasesungguhnya orang-orang zalim itu tidak beruntung
Terjemahan per kata (18 kata)
- وَقَالَwa-qaaladan berkata
- مُوسَىٰmuusaaMusa
- رَبِّيrabbiiTuhanku
- أَعْلَمُa'lamulebih mengetahui
- بِمَنْbi-manterhadap siapa
- جَاءَjaa'adatang
- بِالْهُدَىٰbi-l-hudaadengan petunjuk
- مِنْmindari
- عِنْدِهِ'indihidi sisinya
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- تَكُونُtakuunumenjadi
- لَهُlahubaginya
- عَاقِبَةُ'aaqibatukesudahan
- الدَّارِd-daarinegeri
- إِنَّهُinnahusesungguhnya
- لَاlaatidak
- يُفْلِحُyuflihuberuntung
- الظَّالِمُونَzh-zhaalimuunaorang-orang zalim
Inti bacaan
Jawaban rendah hati Musa: 'Tuhanku lebih mengetahui siapa yang pantas membawa petunjuk. orang-orang zalim itu tidak beruntung', menyerahkan penilaian akhir kepada otoritas yang lebih menyeluruh alih-alih berdebat berkepanjangan.
Penjelasan pilihan kata
Dua kualifikasi kurung dari sumber internal: '(pantas)' dan '(yang baik)', dihapus; 'aaqibatu d-daari' ('kesudahan negeri akhirat') dibiarkan netral tanpa menambahkan penilaian baik-buruk yang tidak ada di teks.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan jawaban tenang Musa terhadap tuduhan sihir: tidak berdebat langsung, melainkan menyerahkan penilaian kebenaran kepada Tuhan.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam Musa tak membantah tuduhannya. Menyerahkan. Yang dijawab bukan tuduhannya, melainkan siapa yang berhak menilai.
- Dua hal ia serahkan: siapa yang membawa petunjuk, dan siapa yang mendapat kesudahan. Sekarang dan nanti. Dua-duanya bukan urusannya.
- Allah merekam ia menutup dengan orang zalim tidak beruntung. Tanpa menunjuk siapa. Yang tersirat dibiarkan tersirat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).