وَاسْتَكْبَرَ هُوَ وَجُنُودُهُ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَظَنُّوا أَنَّهُمْ إِلَيْنَا لَا يُرْجَعُونَ
Dan ia bersama bala tentaranya menyombongkan diri di bumi tanpa alasan yang benar, dan mereka mengira bahwa sesungguhnya mereka tidak akan dikembalikan kepada Kami.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَاسْتَكْبَرَ هُوَ وَجُنُودُهُ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّwa-stakbara huwa wa-junuuduhu fii l-ardhi bi-ghayri l-haqqidan ia bersama bala tentaranya menyombongkan diri di bumi tanpa alasan yang benar
- وَظَنُّوا أَنَّهُمْ إِلَيْنَا لَا يُرْجَعُونَwa-zhannuu annahum ilaynaa laa yurja'uunadan mereka mengira bahwa sesungguhnya mereka tidak akan dikembalikan kepada Kami
Terjemahan per kata (12 kata)
- وَاسْتَكْبَرَwa-stakbaradan menyombongkan diri
- هُوَhuwaia
- وَجُنُودُهُwa-junuuduhudan bala tentaranya
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- بِغَيْرِbi-ghayritanpa
- الْحَقِّl-haqqihak
- وَظَنُّواwa-zhannuudan mereka mengira
- أَنَّهُمْannahumbahwa mereka
- إِلَيْنَاilaynaakepada Kami
- لَاlaatidak
- يُرْجَعُونَyurja'uunamereka dikembalikan
Inti bacaan
Kesombongan yang tidak berdasar: 'bersikap sombong di bumi tanpa alasan yang benar. Mereka mengira bahwa sesungguhnya mereka tidak akan dikembalikan', arogansi yang berakar dari penolakan terhadap akuntabilitas masa depan.
Penjelasan pilihan kata
Subjek 'ia' dipertahankan sebagai kata ganti tanpa tambahan '(Firʻaun)': rujukannya sudah jelas dari alur langsung sejak 28:38.
Tafsiran
Ayat ini menyingkap akar kesombongan Firaun, bukan hanya menolak kebenaran, tetapi mengira dirinya lepas sepenuhnya dari pertanggungjawaban akhir.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut akar kesombongannya: mengira tidak akan kembali. Bukan cuma menolak. Merasa tidak akan ditagih.
- Bala tentaranya ikut disebut sombong. Bukan pemimpinnya saja. Kesombongan itu menular ke barisan.
- Frasa tanpa alasan yang benar dipakai Allah. Sombongnya tidak punya dasar. Bahkan ukuran mereka sendiri tidak mendukungnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.