وَمَا كُنْتَ بِجَانِبِ الطُّورِ إِذْ نَادَيْنَا وَلَٰكِنْ رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أَتَاهُمْ مِنْ نَذِيرٍ مِنْ قَبْلِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

Dan engkau tidak berada di dekat gunung ketika Kami memanggil. Akan tetapi, sebagai rahmat dari Tuhanmu, agar engkau memberi peringatan kepada kaum yang belum didatangi oleh seorang pun pemberi peringatan sebelum engkau, agar mereka mendapat pelajaran.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَمَا كُنْتَ بِجَانِبِ الطُّورِ إِذْ نَادَيْنَاwa-maa kunta bi-jaanibi th-thuuri idz naadaynaadan engkau tidak berada di dekat gunung ketika Kami memanggil
  2. وَلَٰكِنْ رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَwa-laakin rahmatan min rabbikaakan tetapi, sebagai rahmat dari Tuhanmu
  3. لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أَتَاهُمْ مِنْ نَذِيرٍ مِنْ قَبْلِكَli-tundzira qawman maa ataahum min nadziirin min qablikaagar engkau memberi peringatan kepada kaum yang belum didatangi oleh seorang pun pemberi peringatan sebelum engkau
  4. لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَla'allahum yatadzakkaruunaagar mereka mendapat pelajaran

Terjemahan per kata (20 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. كُنْتَkuntaengkau adalah
  3. بِجَانِبِbi-jaanibike samping
  4. الطُّورِth-thuuribukit Tur
  5. إِذْidzketika
  6. نَادَيْنَاnaadaynaaKami menyeru
  7. وَلَٰكِنْwa-laakintetapi
  8. رَحْمَةًrahmatanrahmat
  9. مِنْmindari
  10. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  11. لِتُنْذِرَli-tundziraagar engkau memperingatkan
  12. قَوْمًاqawmankaum
  13. مَاmaatidaklah
  14. أَتَاهُمْataahumdatang kepada mereka
  15. مِنْmindari
  16. نَذِيرٍnadziirinpemberi peringatan
  17. مِنْmindari
  18. قَبْلِكَqablikasebelummu
  19. لَعَلَّهُمْla'allahumagar mereka
  20. يَتَذَكَّرُونَyatadzakkaruunamereka mengambil pelajaran

Inti bacaan

Klarifikasi penting: pengetahuan tentang peristiwa masa lalu didapat 'semata-mata karena rahmat dari Tuhanmu agar engkau memberi peringatan', akses terhadap sejarah bertujuan fungsional, bukan sekadar informasi tanpa tujuan.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(Nabi Muhammad)', '(Sinai)', '(Musa)', dan anak kalimat karangan penuh '(engkau mengetahuinya)' dari sumber internal dihapus: 'rahmatan' ('sebagai rahmat') dihubungkan langsung ke kalimat lewat kata 'sebagai', bukan lewat tambahan kurung.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian argumen tiga-lapis (28:44-46): ketidakhadiran Nabi di setiap peristiwa kunci kisah Musa justru menjadi bukti bahwa penyampaiannya adalah rahmat lewat pengutusan, bukan pengalaman pribadi yang diceritakan ulang.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut engkau tidak berada di dekat gunung ketika Kami memanggil. Ketidakhadiran itu disebutkan. Yang disampaikan bukan kesaksian mata, dan itu dinyatakan sendiri.
  • Allah menyusulkan bahwa pengetahuan itu datang sebagai rahmat dari Tuhanmu. Bukan sebagai kesaksian. Yang menggantikan kehadiran adalah pemberian, dan pemberian itu disebut rahmat.
  • Allah menyebut tujuannya memberi peringatan kepada kaum yang belum pernah didatangi pemberi peringatan. Mereka yang paling tidak punya. Yang dikirim diarahkan ke tempat yang paling kosong.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…inya semata-mata karena rahmat dari Tuhanmu agar engkau…”. Dalam ayat ini, 'rahmah' indefinit (tanpa kata sandang).