قُلْ فَأْتُوا بِكِتَابٍ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ هُوَ أَهْدَىٰ مِنْهُمَا أَتَّبِعْهُ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Katakanlah, "Maka datangkanlah sebuah kitab dari sisi Allah yang lebih memberi petunjuk daripada keduanya, niscaya aku mengikutinya, jika kalian orang-orang yang benar."
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قُلْ فَأْتُوا بِكِتَابٍ مِنْ عِنْدِ اللَّهِqul fa-tuu bi-kitaabin min 'indi llaahikatakanlah, maka datangkanlah sebuah kitab dari sisi Allah
- هُوَ أَهْدَىٰ مِنْهُمَا أَتَّبِعْهُhuwa ahdaa minhumaa attabi'huyang lebih memberi petunjuk daripada keduanya, niscaya aku mengikutinya
- إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَin kuntum shaadiqiinajika kalian orang-orang yang benar
Terjemahan per kata (13 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- فَأْتُواfa-tuumaka datangkanlah
- بِكِتَابٍbi-kitaabindengan kitab
- مِنْmindari
- عِنْدِ'indisisi
- اللَّهِllaahiAllah
- هُوَhuwaia
- أَهْدَىٰahdaalebih mendapat petunjuk
- مِنْهُمَاminhumaadari keduanya
- أَتَّبِعْهُattabi'huaku mengikutinya
- إِنْinjika
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- صَادِقِينَshaadiqiinaorang-orang yang benar
Inti bacaan
Tantangan yang adil: 'datangkanlah sebuah kitab dari sisi Allah yang lebih memberi petunjuk daripada keduanya, niscaya aku mengikutinya', kesediaan mengikuti kebenaran dari sumber mana pun, asalkan benar-benar lebih baik, bukan penolakan buta terhadap alternatif.
Penjelasan pilihan kata
'Minhumaa' ('daripada keduanya', dual) merujuk pada Taurat dan Al-Qur'an yang baru disebut sebagai 'dua sihir' di 28:48: tantangan balik yang memakai istilah lawan bicara sendiri.
Tafsiran
Ayat ini menjawab standar ganda di 28:48 dengan tantangan terbuka, bukan mempertahankan diri, melainkan meminta bukti yang lebih baik jika memang itu tuntutan sesungguhnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh menjanjikan akan mengikuti. Bukan menolak lebih dahulu. Tantangannya disertai kesediaan berpindah kalau mereka benar.
- Ukuran yang diminta lebih memberi petunjuk. Bukan lebih tua atau lebih hebat. Perbandingannya diletakkan pada gunanya, bukan pada asalnya.
- Allah memakai kata keduanya, memungut istilah lawan bicaranya sendiri. Kata mereka dipakai kembali. Bantahan disusun dengan bahan yang mereka sediakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, a-t-y, k-t-b, '-n-d, a-l-h, h-d-y, t-b-', k-w-n, s-d-q): fa-'tuu bi-kitaab…huwa ahdaa minhumaa diterjemahkan 'datangkanlah kitab yang lebih memberi petunjuk' (akar '-t-y + akar k-t-b + akar h-d-y); attabi'hu diterjemahkan 'aku mengikutinya' (akar t-b-'); saadiqiin diterjemahkan 'orang-orang yang benar' (akar s-d-q putaran 84), tantangan bukti diterapkan pada kitab. gloss '(Nabi Muhammad)/(Taurat dan Al-Qur'an)' dibuang.