وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَىٰ حَتَّىٰ يَبْعَثَ فِي أُمِّهَا رَسُولًا يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِنَا ۚ وَمَا كُنَّا مُهْلِكِي الْقُرَىٰ إِلَّا وَأَهْلُهَا ظَالِمُونَ

Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri, sebelum Dia mengutus seorang rasul di ibukotanya yang membacakan tanda-tanda Kami kepada mereka. Tidak pernah Kami membinasakan negeri-negeri, kecuali penduduknya dalam keadaan zalim.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَىٰ حَتَّىٰ يَبْعَثَ فِي أُمِّهَا رَسُولًاwa-maa kaana rabbuka muhlika l-quraa hattaa yab'atsa fii ummihaa rasuulanTuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri, sebelum Dia mengutus seorang rasul di ibukotanya
  2. يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِنَاyatluu alayhim aayaatinaayang membacakan tanda-tanda Kami kepada mereka
  3. وَمَا كُنَّا مُهْلِكِي الْقُرَىٰ إِلَّا وَأَهْلُهَا ظَالِمُونَwa-maa kunnaa muhlikii l-quraa illaa wa-ahluhaa zhaalimuunatidak pernah Kami membinasakan negeri-negeri, kecuali penduduknya dalam keadaan zalim
Catatan pilihan kata (ringkas)

Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'And never would thy Lord destroy the cities until He has raised up in their principal city a messenger reciting to them Our proofs. And never would We destroy the cities save when the people thereof were wrongdoers.'

Aplikasi

Prinsip keadilan prosedural yang penting: 'Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri, sebelum Dia mengutus seorang rasul', konsekuensi selalu didahului oleh kesempatan mengetahui kebenaran, tidak ada yang dihukum tanpa peringatan.