وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَىٰ حَتَّىٰ يَبْعَثَ فِي أُمِّهَا رَسُولًا يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِنَا ۚ وَمَا كُنَّا مُهْلِكِي الْقُرَىٰ إِلَّا وَأَهْلُهَا ظَالِمُونَ

Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri, sebelum Dia mengutus seorang rasul di ibukotanya yang membacakan tanda-tanda Kami kepada mereka. Tidak pernah Kami membinasakan negeri-negeri, kecuali penduduknya dalam keadaan zalim.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَىٰ حَتَّىٰ يَبْعَثَ فِي أُمِّهَا رَسُولًاwa-maa kaana rabbuka muhlika l-quraa hattaa yab'atsa fii ummihaa rasuulanTuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri, sebelum Dia mengutus seorang rasul di ibukotanya
  2. يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِنَاyatluu 'alayhim aayaatinaayang membacakan tanda-tanda Kami kepada mereka
  3. وَمَا كُنَّا مُهْلِكِي الْقُرَىٰ إِلَّا وَأَهْلُهَا ظَالِمُونَwa-maa kunnaa muhlikii l-quraa illaa wa-ahluhaa zhaalimuunatidak pernah Kami membinasakan negeri-negeri, kecuali penduduknya dalam keadaan zalim

Terjemahan per kata (20 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. كَانَkaanaadalah
  3. رَبُّكَrabbukaTuhanmu
  4. مُهْلِكَmuhlikayang membinasakan
  5. الْقُرَىٰl-quraanegeri-negeri
  6. حَتَّىٰhattaasampai
  7. يَبْعَثَyab'atsamembangkitkan
  8. فِيfiidi
  9. أُمِّهَاummihaainduknya
  10. رَسُولًاrasuulanseorang rasul
  11. يَتْلُوyatluumembacakan
  12. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  13. آيَاتِنَاaayaatinaatanda-tanda Kami
  14. وَمَاwa-maadan tidaklah
  15. كُنَّاkunnaaKami adalah
  16. مُهْلِكِيmuhlikiiyang membinasakan
  17. الْقُرَىٰl-quraanegeri-negeri
  18. إِلَّاillaakecuali
  19. وَأَهْلُهَاwa-ahluhaadan penduduknya
  20. ظَالِمُونَzhaalimuunaorang-orang yang zalim

Inti bacaan

Prinsip keadilan prosedural yang penting: 'Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri, sebelum Dia mengutus seorang rasul', konsekuensi selalu didahului oleh kesempatan mengetahui kebenaran, tidak ada yang dihukum tanpa peringatan.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(pula)' dan '(penduduk)' dari sumber internal dihapus: 'al-quraa' ('negeri-negeri') dipertahankan sebagai objek langsung di kedua kemunculannya, sesuai struktur paralel teks Arab.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan syarat keadilan sebelum kehancuran: tidak pernah tanpa peringatan lebih dulu, dan tidak pernah tanpa kezaliman yang nyata.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua syarat: sesudah rasul diutus, dan hanya bila penduduknya zalim. Dua-duanya. Kebinasaan itu tak dijatuhkan tanpa keduanya terpenuhi.
  • Tempat pengutusan disebut di ibukotanya. Pusatnya. Peringatannya dikirim ke tempat keputusan diambil, bukan ke pinggiran.
  • Allah menyebut tugas rasul itu membacakan tanda-tanda Kami. Bukan memaksa. Yang jadi syarat penyampaiannya, bukan diterimanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.