أَفَمَنْ وَعَدْنَاهُ وَعْدًا حَسَنًا فَهُوَ لَاقِيهِ كَمَنْ مَتَّعْنَاهُ مَتَاعَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ثُمَّ هُوَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنَ الْمُحْضَرِينَ

Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya janji yang baik, lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami beri kesenangan hidup dunia, kemudian pada hari Kiamat ia termasuk orang-orang yang dihadirkan?

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. أَفَمَنْ وَعَدْنَاهُ وَعْدًا حَسَنًا فَهُوَ لَاقِيهِa-fa-man wa'adnaahu wa'dan hasanan fa-huwa laaqiihimaka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya janji yang baik, lalu ia memperolehnya
  2. كَمَنْ مَتَّعْنَاهُ مَتَاعَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَاka-man matta'naahu mataa'a l-hayaati d-dunyaasama dengan orang yang Kami beri kesenangan hidup dunia
  3. ثُمَّ هُوَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنَ الْمُحْضَرِينَtsumma huwa yawma l-qiyaamati mina l-muhdhariinakemudian pada hari Kiamat ia termasuk orang-orang yang dihadirkan

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. أَفَمَنْa-fa-manmaka apakah orang yang
  2. وَعَدْنَاهُwa'adnaahuKami menjanjikannya
  3. وَعْدًاwa'danjanji
  4. حَسَنًاhasananyang baik
  5. فَهُوَfa-huwamaka dia
  6. لَاقِيهِlaaqiihiyang menemui-Nya
  7. كَمَنْka-manseperti orang yang
  8. مَتَّعْنَاهُmatta'naahuKami memberinya kesenangan
  9. مَتَاعَmataa'akesenangan
  10. الْحَيَاةِl-hayaatikehidupan
  11. الدُّنْيَاd-dunyaadunia
  12. ثُمَّtsummakemudian
  13. هُوَhuwaia
  14. يَوْمَyawmahari
  15. الْقِيَامَةِl-qiyaamatiKiamat
  16. مِنَminadari
  17. الْمُحْضَرِينَl-muhdhariinaorang-orang yang dihadirkan

Inti bacaan

Kontras tajam antara dua nasib: yang memperoleh 'janji yang baik' versus yang hanya menikmati 'kesenangan hidup dunia' lalu 'dihadirkan' pada hari perhitungan, perbedaan hasil akhir yang signifikan berdasarkan orientasi hidup yang dipilih.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini melanjutkan langsung perbandingan dunia-akhirat dari 28:60: pertanyaan retoris yang menegaskan ketidaksetaraan antara janji yang terpenuhi dan kesenangan sementara yang berujung pertanggungjawaban.

Tafsiran

Ayat ini membuka segmen penutup surah dengan kontras tajam: dua nasib yang tampak serupa di dunia namun berakhir sangat berbeda.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membandingkan dua orang yang di dunia bisa tampak serupa. Sama-sama menerima. Yang membedakan apa yang terjadi sesudahnya.
  • Yang pertama disebut memperolehnya. Sudah di tangan. Janjinya tak berhenti sebagai janji, melainkan sampai.
  • Allah menyebut yang kedua termasuk orang-orang yang dihadirkan. Bukan disiksa. Kata yang dipakai tentang dibawa menghadap, dan itu sudah cukup.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-'-d, h-s-n, l-q-y, m-t-', h-y-y, d-n-w, y-w-m, q-w-m, h-d-r): wa'adnaahu wa'dan hasanan diterjemahkan 'menjanjikan janji baik' (akar w-'-d + akar h-s-n); laaqiihi diterjemahkan 'memperolehnya (menemuinya)' (akar l-q-y); matta'naahu diterjemahkan 'Kami beri kesenangan' (akar m-t-'); muhdariin diterjemahkan 'yang dihadirkan' (akar h-d-r). gloss '(surga)/(ke dalam neraka)' + footnote dibuang.