وَيَوْمَ يُنَادِيهِمْ فَيَقُولُ أَيْنَ شُرَكَائِيَ الَّذِينَ كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ

Dan pada hari Dia menyeru mereka, lalu berfirman, "Di manakah sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kalian sangkakan?"

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَيَوْمَ يُنَادِيهِمْ فَيَقُولُwa-yawma yunaadiihim fa-yaquuludan pada hari Dia menyeru mereka, lalu berfirman
  2. أَيْنَ شُرَكَائِيَ الَّذِينَ كُنْتُمْ تَزْعُمُونَayna syurakaa'iya lladziina kuntum taz'umuunadi manakah sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kalian sangkakan

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
  2. يُنَادِيهِمْyunaadiihimmenyeru mereka
  3. فَيَقُولُfa-yaquulumaka ia berkata
  4. أَيْنَaynadi mana
  5. شُرَكَائِيَsyurakaa'iyasekutu-sekutu-Ku
  6. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  7. كُنْتُمْkuntumkalian selalu
  8. تَزْعُمُونَtaz'umuunakalian mengira

Inti bacaan

Konfrontasi yang menohok: 'Di manakah sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kalian sangkakan?', momen akuntabilitas menuntut kehadiran objek kepercayaan yang selama ini diandalkan.

Penjelasan pilihan kata

'Taz'umuuna' ('kalian sangkakan', akar zEm) dipertahankan literal: menandai bahwa sekutu-sekutu itu tidak pernah nyata, hanya sangkaan.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan pertanyaan yang menyingkap kekosongan: sekutu-sekutu yang dahulu disembah ternyata tidak bisa dihadirkan sama sekali.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebutnya sekutu-sekutu-Ku, bukan sekutu kalian. Bahasanya dipinjam dari mereka. Ironinya terdengar.
  • Kata kalian sangkakan ditambahkan di ujung. Bukan sekutu sungguhan. Cuma dugaan.
  • Pertanyaannya menuntut alamat, bukan alasan. Allah menanyakan di mana. Yang dicari kehadiran.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar y-w-m, n-d-w, q-w-l, sh-r-k, k-w-n, z-'-m): yunaadiihim diterjemahkan 'menyeru mereka' (akar n-d-w); shurakaa'iya diterjemahkan 'sekutu-sekutu-Ku' (akar sh-r-k); taz'umuun diterjemahkan 'kalian sangka (duga)' (akar z-'-m). gloss '(Ingatlah)/(Allah)' dibuang.