فَأَمَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَعَسَىٰ أَنْ يَكُونَ مِنَ الْمُفْلِحِينَ

Adapun orang yang bertobat, beriman, dan beramal saleh, mudah-mudahan termasuk orang-orang yang beruntung.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَأَمَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًاfa-ammaa man taaba wa-aamana wa-'amila shaalihanadapun orang yang bertobat, beriman, dan beramal saleh
  2. فَعَسَىٰ أَنْ يَكُونَ مِنَ الْمُفْلِحِينَfa-'asaa an yakuuna mina l-muflihiinamudah-mudahan termasuk orang-orang yang beruntung

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. فَأَمَّاfa-ammaaadapun
  2. مَنْmanorang yang
  3. تَابَtaababertobat
  4. وَآمَنَwa-aamanadan beriman
  5. وَعَمِلَwa-'amiladan beramal
  6. صَالِحًاshaalihankebajikan
  7. فَعَسَىٰfa-'asaamaka boleh jadi
  8. أَنْanbahwa
  9. يَكُونَyakuunaada
  10. مِنَminadari
  11. الْمُفْلِحِينَl-muflihiinaorang-orang yang beruntung

Inti bacaan

Namun harapan tetap terbuka bagi yang bertobat: 'bertobat, beriman, dan beramal saleh mudah-mudahan termasuk orang-orang yang beruntung', bahkan di tengah gambaran konsekuensi yang berat, jalan pemulihan tetap ditegaskan tersedia.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini membuka jalan keluar di tengah gambaran kebuntuan total 28:64-66: pintu tobat masih terbuka bagi yang memilihnya sebelum hari itu tiba.

Tafsiran

Ayat ini menyisipkan harapan di tengah kesuraman: kontras dengan kebisuan dan kekosongan sebelumnya, jalan keluar masih tersedia bagi yang bertobat.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menaruh satu pintu terbuka di tengah gambaran yang buntu. Ayat sebelumnya menutup semua jalan. Ayat ini menyisakan satu.
  • Tiga hal disyaratkan berurutan: bertobat, beriman, beramal. Menyesal saja belum lengkap. Percaya saja juga belum.
  • Kata mudah-mudahan tidak dihapus Allah dari janji itu. Harapan disebut, kepastian tidak. Yang berbalik tetap tak boleh merasa aman.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bertobat'); perubahan terjemahan ini hanya /perapian bila ada. Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3.