قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ اللَّيْلَ سَرْمَدًا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِضِيَاءٍ ۖ أَفَلَا تَسْمَعُونَ
Katakanlah, "Bagaimana pendapat kalian jika Allah menjadikan malam terus-menerus atas kalian sampai hari Kiamat? Siapakah tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepada kalian? Apakah kalian tidak mendengar?"
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ اللَّيْلَ سَرْمَدًا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِqul a-ra'aytum in ja'ala llaahu 'alaykumu l-layla sarmadan ilaa yawmi l-qiyaamatikatakanlah, bagaimana pendapat kalian jika Allah menjadikan malam terus-menerus atas kalian sampai hari Kiamat
- مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِضِيَاءٍman ilaahun ghayru llaahi ya'tiikum bi-dhiyaa'insiapakah tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepada kalian
- أَفَلَا تَسْمَعُونَa-fa-laa tasma'uunaapakah kalian tidak mendengar
Terjemahan per kata (19 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- أَرَأَيْتُمْa-ra'aytumapakah kalian melihat
- إِنْinjika
- جَعَلَja'alamenjadikan
- اللَّهُllaahuAllah
- عَلَيْكُمُ'alaykumuatas kalian
- اللَّيْلَl-laylamalam
- سَرْمَدًاsarmadanterus-menerus
- إِلَىٰilaasampai
- يَوْمِyawmiHari
- الْقِيَامَةِl-qiyaamatiKiamat
- مَنْmanorang yang
- إِلَٰهٌilaahunTuhan
- غَيْرُghayruselain
- اللَّهِllaahiAllah
- يَأْتِيكُمْya'tiikumdatang kepada kalian
- بِضِيَاءٍbi-dhiyaa'indengan cahaya
- أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
- تَسْمَعُونَtasma'uunakalian mendengar
Inti bacaan
Skenario hipotetis yang menggugah: 'jika Allah menjadikan malam itu terus-menerus. Siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang?', pengingat bahwa keseimbangan alam yang dinikmati sehari-hari bukan sesuatu yang taken-for-granted.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Nabi Muhammad)' dari sumber internal dihapus: subjek perintah 'katakanlah' sudah jelas ditujukan kepada Nabi tanpa perlu penanda tambahan.
Tafsiran
Ayat ini membuka pertanyaan retoris baru: mengajak membayangkan dunia tanpa siang, sebagai bukti bahwa hanya Allah yang mengatur pergantian waktu.
Renungan dan Hikmah
- Allah mengajak membayangkan malam terus-menerus sampai hari Kiamat. Andai berhenti. Yang tiap hari terjadi dibayangkan tak terjadi.
- Pertanyaannya siapakah tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar. Menantang. Yang diminta bukan pengakuan, melainkan nama.
- Allah menutup dengan apakah kalian tidak mendengar. Bukan tidak melihat. Yang digugat telinganya, sebab yang disampaikan berupa keterangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.