وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

Dan carilah, pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, negeri akhirat; tetapi janganlah engkau lupakan bagianmu dari dunia. Berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah engkau berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang yang berbuat kerusakan."

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَwa-btaghi fiimaa aataaka llaahu d-daara l-aakhiratadan carilah, pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, negeri akhirat
  2. وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَاwa-laa tansa nashiibaka mina d-dunyaatetapi janganlah engkau lupakan bagianmu dari dunia
  3. وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَwa-ahsin ka-maa ahsana llaahu ilaykaberbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu
  4. وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِwa-laa tabghi l-fasaada fii l-ardhidan janganlah engkau berbuat kerusakan di bumi
  5. إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَinna llaaha laa yuhibbu l-mufsidiinasesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang yang berbuat kerusakan

Terjemahan per kata (26 kata)

  1. وَابْتَغِwa-btaghidan carilah
  2. فِيمَاfiimaapada apa yang
  3. آتَاكَaataakamemberimu
  4. اللَّهُllaahuAllah
  5. الدَّارَd-daaranegeri
  6. الْآخِرَةَl-aakhirataakhirat
  7. وَلَاwa-laadan janganlah
  8. تَنْسَtansaengkau lupa
  9. نَصِيبَكَnashiibakabagianmu
  10. مِنَminadari
  11. الدُّنْيَاd-dunyaadunia
  12. وَأَحْسِنْwa-ahsindan berbuat baiklah
  13. كَمَاka-maasebagaimana
  14. أَحْسَنَahsanalebih baik
  15. اللَّهُllaahuAllah
  16. إِلَيْكَilaykakepadamu
  17. وَلَاwa-laadan janganlah
  18. تَبْغِtabghiengkau mencari
  19. الْفَسَادَl-fasaadakerusakan
  20. فِيfiidi
  21. الْأَرْضِl-ardhibumi
  22. إِنَّinnasesungguhnya
  23. اللَّهَllaahaAllah
  24. لَاlaatidak
  25. يُحِبُّyuhibbumencintai
  26. الْمُفْسِدِينَl-mufsidiinaorang-orang yang berbuat kerusakan

Inti bacaan

Nasihat seimbang yang bijaksana: 'carilah pahala negeri akhirat, tetapi janganlah engkau lupakan bagianmu di dunia. Berbuat baiklah. janganlah engkau berbuat kerusakan', panduan yang menyeimbangkan orientasi spiritual dan tanggung jawab duniawi, bukan menolak salah satunya. Konkretnya: mengejar tujuan spiritual jangka panjang tidak berarti mengabaikan tanggung jawab dan kenikmatan yang sah di dunia sekarang, keseimbangan antara keduanya adalah nasihat yang diberikan kepada Qarun sebelum kejatuhannya.

Penjelasan pilihan kata

Kutipan nasihat yang dibuka di 28:76 ditutup di sini. Tambahan '(pahala)' dan '(kepada orang lain)' dari sumber internal dihapus.

Tafsiran

Ayat ini melengkapi nasihat kaum Qarun, bukan menolak kekayaan, melainkan menyeimbangkannya dengan akhirat, kebaikan, dan penolakan kerusakan.

Renungan dan Hikmah

  • Nasihat kepada Qarun tidak menuntutnya meninggalkan kekayaan, melainkan menyeimbangkannya dengan orientasi akhirat, kebaikan kepada sesama, dan penolakan kerusakan; model yang menolak baik penumpukan tanpa batas maupun penolakan total terhadap dunia.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. ' h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).