مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ خَيْرٌ مِنْهَا ۖ وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَى الَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ إِلَّا مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Siapa yang datang membawa kebaikan, baginya yang lebih baik darinya; dan siapa yang datang membawa keburukan, maka orang-orang yang mengerjakan keburukan itu tidak dibalas kecuali dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ خَيْرٌ مِنْهَاman jaa'a bi-l-hasanati fa-lahu khayrun minhaasiapa yang datang membawa kebaikan, baginya yang lebih baik darinya
- وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَى الَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ إِلَّا مَا كَانُوا يَعْمَلُونَwa-man jaa'a bi-s-sayyi'ati fa-laa yujzaa lladziina 'amiluu s-sayyi'aati illaa maa kaanuu ya'maluunadan siapa yang datang membawa keburukan, maka orang-orang yang mengerjakan keburukan itu tidak dibalas kecuali dengan apa yang dahulu mereka kerjakan
Terjemahan per kata (18 kata)
- مَنْmanorang yang
- جَاءَjaa'adatang
- بِالْحَسَنَةِbi-l-hasanatidengan kebaikan
- فَلَهُfa-lahumaka baginya
- خَيْرٌkhayrunlebih baik
- مِنْهَاminhaadarinya
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- جَاءَjaa'adatang
- بِالسَّيِّئَةِbi-s-sayyi'atidengan keburukan
- فَلَاfa-laamaka tidak
- يُجْزَىyujzaadibalas
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- عَمِلُوا'amiluumereka beramal
- السَّيِّئَاتِs-sayyi'aatikeburukan
- إِلَّاillaakecuali
- مَاmaaapa yang
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يَعْمَلُونَya'maluunamereka kerjakan
Inti bacaan
Prinsip keadilan proporsional yang diulang: kebaikan dibalas lebih baik, keburukan dibalas setimpal, konsistensi standar keadilan yang berlaku universal.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(setimpal)' dari sumber internal dihapus: konsisten dengan penanganan frasa identik di 27:90.
Tafsiran
Ayat ini menutup pelajaran kisah Qarun dengan prinsip umum pembalasan: kebaikan dibalas berlebih, keburukan dibalas setara, tidak pernah sebaliknya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyusun dua balasan yang tidak sebanding. Kebaikan dilebihkan. Keburukan disetarakan.
- Ketimpangan itu selalu ke satu arah. Tidak pernah dibalik. Yang lebih selalu di sisi kebaikan.
- Kalimat ini menutup kisah Qarun. Allah menariknya menjadi kaidah. Yang khusus jadi berlaku umum.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-y-a, h-s-n, kh-y-r, s-w-a, j-z-y, '-m-l, k-w-n): al-hasanah diterjemahkan 'kebaikan' (akar h-s-n); sayyi'ah diterjemahkan 'keburukan' (akar s-w-'); yujzaa diterjemahkan 'dibalas' (akar j-z-y); ya'maluun diterjemahkan 'mengerjakan' (akar '-m-l), keadilan Ilahi: kebaikan dibalas lebih, keburukan setimpal (cf. 6:160). Selaras.