أَمْ حَسِبَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ أَنْ يَسْبِقُونَا ۚ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ

Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari Kami? Betapa buruk apa yang mereka tetapkan itu!

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَمْ حَسِبَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ أَنْ يَسْبِقُونَاam hasiba lladziina ya'maluuna s-sayyi'aati an yasbiquunaaataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari Kami
  2. سَاءَ مَا يَحْكُمُونَsaa'a maa yahkumuunabetapa buruk apa yang mereka tetapkan itu

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. أَمْamatau
  2. حَسِبَhasibamengira
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. يَعْمَلُونَya'maluunamereka kerjakan
  5. السَّيِّئَاتِs-sayyi'aatikeburukan
  6. أَنْanbahwa
  7. يَسْبِقُونَاyasbiquunaamereka mendahului Kami
  8. سَاءَsaa'aseburuk-buruk
  9. مَاmaaapa yang
  10. يَحْكُمُونَyahkumuunamereka memutuskan

Inti bacaan

Kritik terhadap asumsi keliru: 'orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari azab Kami?', peringatan terhadap kepercayaan yang salah bahwa perbuatan buruk bisa lolos dari konsekuensi tanpa akuntabilitas.

Penjelasan pilihan kata

'Yasbiquunaa' ('akan luput dari/mendahului Kami', akar sbq) dipertahankan literal tanpa menyisipkan '(azab)': teks Arab hanya menyebut pelampauan/pelolosan, bukan objek spesifik.

Tafsiran

Ayat ini melengkapi tema ujian dengan sisi sebaliknya: anggapan keliru bahwa perbuatan jahat bisa lolos begitu saja dari perhitungan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah bertanya apakah mereka mengira akan luput. Bukan menyatakan mereka salah. Yang dibongkar sangkaannya, bukan perbuatannya.
  • Kata yang dipakai luput dari Kami. Seperti mendahului. Yang dibayangkan lari lebih cepat, bukan bersembunyi.
  • Allah menutup dengan betapa buruk apa yang mereka tetapkan. Penilaian atas keputusannya. Yang dinilai bukan perbuatannya, melainkan cara mereka menghitung.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga terjemahan).