وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ

Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, pasti akan Kami hapus keburukan-keburukan mereka, dan pasti akan Kami balas mereka dengan yang terbaik dari apa yang selama ini mereka kerjakan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِwa-lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaatidan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh
  2. لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْla-nukaffiranna 'anhum sayyi'aatihimpasti akan Kami hapus keburukan-keburukan mereka
  3. وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَwa-la-najziyannahum ahsana lladzii kaanuu ya'maluunadan pasti akan Kami balas mereka dengan yang terbaik dari apa yang selama ini mereka kerjakan

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  2. آمَنُواaamanuuberiman
  3. وَعَمِلُواwa-'amiluudan beramal
  4. الصَّالِحَاتِsh-shaalihaatikebajikan
  5. لَنُكَفِّرَنَّla-nukaffirannasungguh Kami akan menghapus
  6. عَنْهُمْ'anhumdari mereka
  7. سَيِّئَاتِهِمْsayyi'aatihimkeburukan mereka
  8. وَلَنَجْزِيَنَّهُمْwa-la-najziyannahumdan sungguh Kami akan membalas mereka
  9. أَحْسَنَahsanayang terbaik
  10. الَّذِيlladziiyang
  11. كَانُواkaanuumereka adalah
  12. يَعْمَلُونَya'maluunamereka kerjakan

Inti bacaan

Susunan (أَحْسَنَ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ, ahsana lladzii kaanuu ya'maluuna) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 29:7, dan lawannya (أَسْوَأَ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ, aswa'a lladzii kaanuu ya'maluuna) muncul satu kali di 41:27.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ, wa-lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaati) yang berarti "dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh". Susunan ini ada di sebelas ayat pada delapan surah, yaitu 2:82, 4:57, 4:122, 7:42, 29:7, 29:9, 29:58, 35:7, 40:58, 42:22, dan 47:2. Ayatnya lebih banyak daripada suratnya karena Surah 29 memuatnya tiga kali. Dari sebelas ayat itu, tiga ayat langsung menyambungnya dengan kata kerja berawalan la- yang berarti "pasti", yaitu 29:7, 29:9, dan 29:58. Di 4:57 dan 4:122 sambungannya adalah (سَنُدْخِلُهُمْ, sa-nudkhiluhum) yang berarti "akan Kami masukkan mereka", tanpa la-.

Kata (لَنُكَفِّرَنَّ, la-nukaffiranna) yang berarti "pasti akan Kami hapus" berakar ك-ف-ر. Awalan la- dan akhiran -nna sama-sama menegaskan, dan pelakunya adalah Kami. Bentuk persis ini ada di 29:7 saja. Dengan pelaku Aku, kata kerja sejenis ada di 3:195, (لَأُكَفِّرَنَّ, la-ukaffiranna) yang berarti "pasti Aku hapus", dan di 5:12. Dengan pelaku Dia, ada (وَيُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ, wa-yukaffir 'ankum sayyi'aatikum) yang berarti "dan menghapus dari kalian kesalahan-kesalahan kalian" di 8:29. Kata kerja sepola dengan makna penghapusan ini ada di empat belas ayat, yaitu 2:271, 3:193, 3:195, 4:31, 5:12, 5:65, 8:29, 29:7, 39:35, 47:2, 48:5, 64:9, 65:5, dan 66:8. Akar yang sama dipakai untuk perbuatan yang berlawanan di 29:12, yaitu (كَفَرُوا, kafaruu) yang berarti "mereka kufur". Di sana orang-orang menolak, dan di ayat ini Kami menghapus. Terjemahan memakai "hapus" karena kata kerjanya disusul kata 'anhum yang berarti "dari mereka", sehingga ayat ini menggambarkan pengangkatan sesuatu dari orangnya.

Objek penghapusan ayat ini adalah (عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ, 'anhum sayyi'aatihim) yang berarti "dari mereka keburukan-keburukan mereka". Rangkaian ini ada di lima ayat, yaitu 3:195, 5:65, 29:7, 47:2, dan 48:5. Kata sayyi'aatihim sendiri ada di tujuh ayat: 3:195, 5:65, 25:70, 29:7, 46:16, 47:2, dan 48:5. Kata ganti -him yang berarti "mereka" menunjuk orang-orang yang beriman dan beramal saleh, sehingga ayat ini menyebut keburukan sebagai milik mereka. Jenis dan jumlah keburukan itu tidak disebutkan.

Perbuatan Kami yang kedua dinyatakan dengan (وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ, wa-la-najziyannahum) yang berarti "dan pasti akan Kami balas mereka", dari akar ج-ز-ي. Bentuk ini ada di tiga ayat, yaitu 16:97, 29:7, dan 41:27. Di 16:97 balasannya adalah (أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ, ajrahum bi-ahsani maa kaanuu ya'maluuna) yang berarti "pahala mereka menurut yang terbaik dari apa yang selama ini mereka kerjakan". Di 41:27 orang-orang yang kufur dibalas dengan (أَسْوَأَ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ, aswa'a lladzii kaanuu ya'maluuna) yang berarti "yang terburuk dari apa yang selama ini mereka kerjakan". Ayat 29:7 memakai (أَحْسَنَ الَّذِي كَانُوا يَعْمَلُونَ, ahsana lladzii kaanuu ya'maluuna), dan susunan itu sama dengan 41:27 pada semua kata kecuali kata pertamanya. Dua ayat ini memakai ukuran yang sama untuk dua pihak yang berlawanan. Di 39:35 kedua ujung ukuran itu berdampingan, yaitu (لِيُكَفِّرَ اللَّهُ عَنْهُمْ أَسْوَأَ الَّذِي عَمِلُوا, li-yukaffira llaahu 'anhum aswa'a lladzii 'amiluu) yang berarti "agar Allah menghapus dari mereka yang terburuk dari apa yang mereka kerjakan". Di 39:35 Allah menghapus yang terburuk, sedangkan di 29:7 Kami menghapus seluruh keburukan mereka.

Kata (أَحْسَنَ, ahsana) berakar ح-س-ن dan diterjemahkan "yang terbaik dari". Di ayat ini ahsana langsung disusul lladzii yang berarti "yang", tanpa kata min yang berarti "daripada", sehingga terjemahan tidak memakai "lebih baik daripada". Padanan "yang terbaik dari apa yang selama ini mereka kerjakan" dipakai juga di 9:121, 16:96, 16:97, 24:38, dan 39:35. Di 46:16 kata ahsana berdiri pada kedudukan yang sama, yaitu (نَتَقَبَّلُ عَنْهُمْ أَحْسَنَ مَا عَمِلُوا, nataqabbalu 'anhum ahsana maa 'amiluu) yang berarti "Kami terima dari mereka yang terbaik dari apa yang mereka kerjakan". Ayat 29:7 tidak menjelaskan cara menimbangnya, apakah satu perbuatan terbaik saja atau yang terbaik dari tiap bidang pekerjaan, sehingga terjemahan tidak menambahkan keterangan itu.

Tafsiran

Ayat ini memuat dua tindakan Kami atas orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Keburukan mereka dihapus lebih dulu, lalu pekerjaan mereka dibalas menurut ukuran yang terbaik. Ayat tidak menyebut keburukan sebagai pengurang balasan; balasan diukur dari bagian terbaik pekerjaan mereka.

Di 29:5 Allah disebut dengan kata ganti Dia dan di 29:6 dengan nama-Nya, lalu 29:7 beralih ke Kami, sehingga janji ini diucapkan langsung oleh pihak yang menghapus dan membalas. Ayat 29:5 menyebut orang yang mengharapkan pertemuan dengan Allah, dan 29:6 menyebut orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk dirinya sendiri. Teks tidak menyatakan bahwa orang-orang di 29:7 adalah orang-orang yang sama dengan yang disebut di dua ayat itu.

Bagian awal surah ini menanyakan apakah manusia dibiarkan berkata "kami beriman" tanpa diuji (29:2), menyebut pengujian atas orang-orang sebelum mereka (29:3), lalu menyoroti orang yang mengerjakan (السَّيِّئَاتِ, s-sayyi'aati) yang berarti "keburukan-keburukan" dan mengira dapat luput dari Kami (29:4). Ayat 29:7 menyebut keburukan pada kelompok yang lain. Di 29:4 keburukan itu dikerjakan oleh orang yang mengira luput, sedangkan di 29:7 keburukan itu dimiliki orang yang beriman dan beramal saleh, dan nasibnya adalah dihapus. Dengan begitu surah ini menyebut keburukan di dua tempat dengan dua akhir yang berbeda.

Pembuka ayat ini diulang di 29:9 dengan isi yang lain, dan 29:8 berdiri di antara keduanya.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat 29:7 menyebut keburukan orang-orang yang beriman dan beramal saleh dengan kata ganti milik mereka, sehingga orang beriman di ayat ini tidak digambarkan sebagai orang tanpa catatan buruk. Janji penghapusan masuk akal bagi orang yang memang punya sesuatu untuk dihapus. Pembaca yang menilai dirinya beriman dan beramal dapat memeriksa apakah daftar kebaikannya lebih mudah diingat daripada daftar keburukannya, sebab Allah memulai janji-Nya dari daftar yang kedua. Jenis dan jumlah keburukan itu tidak disebut oleh ayat. Sudahkah daftar itu dituliskan seutuhnya, atau masih disimpan sendiri?
  • Pelaku penghapusan di 29:7 adalah Kami, dan 39:35 menyebut pelaku yang sama dengan nama Allah ketika berbicara tentang penghapusan keburukan yang terburuk. Kedua ayat menaruh pekerjaan menghapus di tangan Allah, sedangkan pemilik keburukan hanya disebut sebagai pihak yang keburukannya dihapus. Orang yang menghitung kesalahannya lalu berusaha menutupnya dengan amal yang lebih banyak sedang memegang pekerjaan yang di ayat ini dipegang Dia. Ayat 29:7 tidak membicarakan penambahan amal untuk menutup keburukan; ayat ini menyebut siapa yang menghapus. Bagian mana dari keburukan yang masih dicoba dihapus dengan tangan sendiri, dan apa yang berubah bila bagian itu diserahkan kepada yang berjanji mengerjakannya?
  • Ukuran balasan di ayat ini diambil dari yang terbaik di antara apa yang mereka kerjakan. Ayat 46:16 memakai ukuran serupa untuk apa yang Kami terima dari orang-orang yang dimaksud: yang terbaik dari apa yang mereka kerjakan. Kedua ayat menyebut yang terbaik, sehingga ukuran yang dipakai adalah puncak pekerjaan seseorang dan jumlah seluruh pekerjaannya tidak disebut sama sekali. Pembaca yang pernah meremehkan sebuah pekerjaan kecil karena merasa tidak berarti dapat bertanya, apakah pekerjaan itu mungkin termasuk yang dipandang Tuhan sebagai ukuran? Ayat tidak menunjuk pekerjaan yang terbaik, dan pembaca memegang pertanyaan itu sendiri.
  • Rumus pengukuran yang sama dipakai untuk dua pihak. Di 41:27 orang-orang yang kufur dibalas dengan yang terburuk dari apa yang selama ini mereka kerjakan, dan di 29:7 orang-orang yang beriman dibalas dengan yang terbaik dari apa yang selama ini mereka kerjakan. Konteks keduanya berbeda dan tidak disamakan, sebab yang satu janji dan yang lain ancaman. Namun keduanya memperlihatkan bahwa pekerjaan seseorang memiliki dua ujung, dan Allah memilih ujung yang berbeda untuk dua kelompok itu. Pembaca dapat bertanya, bila ukuran yang dipakai Dia atas dirinya mengambil salah satu ujung pekerjaannya, ujung mana yang sedang ia siapkan hari ini?
  • Pembuka yang sama diulang di 29:9 dan 29:58 dengan isi yang berbeda. Di 29:9 orang-orang itu dimasukkan ke dalam golongan orang-orang saleh, dan di 29:58 mereka ditempatkan di kamar-kamar taman. Ayat 29:7 berbicara tentang keburukan dan pekerjaan mereka, sedangkan dua ayat yang lain berbicara tentang kedudukan dan tempat. Ketiganya datang dari Tuhan yang sama kepada pembaca yang sama, dan ketiganya tidak saling menggantikan. Ketika seseorang membayangkan imbalan atas imannya, mana dari tiga jenis ini yang lebih dulu terlintas di kepalanya: catatan yang bersih, kedudukan di antara orang lain, atau sebuah tempat?
  • Kata pasti dipakai dua kali di ayat ini, sekali untuk menghapus dan sekali untuk membalas. Tidak ada kata semoga atau mungkin yang menggantung di depan kedua janji itu. Pembaca yang membaca janji Allah sambil menambahkan semoga di kepalanya sedang membaca kalimat yang berbeda dari yang tertulis, sebab ayat memasang kepastian pada kedua kata kerjanya. Ayat 29:5 sudah menyebut bahwa waktu Allah pasti datang, dan 29:7 menyebut bahwa penghapusan dan balasan pasti dikerjakan. Kapan terakhir kali pembaca menemukan dirinya menambahkan keraguan pada janji yang di teksnya datang tanpa keraguan?