وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا اتَّبِعُوا سَبِيلَنَا وَلْنَحْمِلْ خَطَايَاكُمْ وَمَا هُمْ بِحَامِلِينَ مِنْ خَطَايَاهُمْ مِنْ شَيْءٍ ۖ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ
Dan orang-orang yang kufur berkata kepada orang-orang yang beriman, "Ikutilah jalan kami, dan kami akan memikul kesalahan-kesalahan kalian." Padahal mereka tidak akan memikul kesalahan-kesalahan mereka sedikit pun; sesungguhnya mereka benar-benar para pendusta.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا اتَّبِعُوا سَبِيلَنَاwa-qaala lladziina kafaruu li-lladziina aamanuu ttabi'uu sabiilanaadan orang-orang yang kufur berkata kepada orang-orang yang beriman, ikutilah jalan kami
- وَلْنَحْمِلْ خَطَايَاكُمْwa-l-nahmil khathaayaakumdan kami akan memikul kesalahan-kesalahan kalian
- وَمَا هُمْ بِحَامِلِينَ مِنْ خَطَايَاهُمْ مِنْ شَيْءٍwa-maa hum bi-haamiliina min khathaayaahum min syay'inpadahal mereka tidak akan memikul kesalahan-kesalahan mereka sedikit pun
- إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَinnahum la-kaadzibuunasesungguhnya mereka benar-benar para pendusta
Terjemahan per kata (18 kata)
- وَقَالَwa-qaaladan berkata
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- اتَّبِعُواttabi'uuikutilah kalian
- سَبِيلَنَاsabiilanaajalan kami
- وَلْنَحْمِلْwa-l-nahmildan hendaklah kami memikul
- خَطَايَاكُمْkhathaayaakumkesalahan-kesalahan kalian
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- هُمْhummereka
- بِحَامِلِينَbi-haamiliinaorang-orang yang memikul
- مِنْmindari
- خَطَايَاهُمْkhathaayaahumkesalahan mereka
- مِنْmindari
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
- لَكَاذِبُونَla-kaadzibuunabenar-benar para pendusta
Inti bacaan
Bentuk (وَلْنَحْمِلْ, wa-l-nahmil) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 29:12.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا, wa-qaala lladziina kafaruu li-lladziina aamanuu) yang berarti "dan orang-orang yang kufur berkata kepada orang-orang yang beriman". Susunan itu ada di dua ayat saja, yaitu 29:12 dan 46:11. Di 46:11 ucapan pihak yang kufur membicarakan orang beriman dengan kata ganti orang lain, (مَا سَبَقُونَا إِلَيْهِ, maa sabaquunaa ilayhi) yang berarti "mereka tidak mendahului kami kepadanya", sehingga huruf li di sana diterjemahkan "tentang". Di 29:12 ucapan itu berupa perintah langsung, (اتَّبِعُوا, ttabi'uu) yang berarti "ikutilah", sehingga li diterjemahkan "kepada". Akar ك-ف-ر pada (كَفَرُوا, kafaruu) yang berarti "mereka kufur" sama dengan akar (لَنُكَفِّرَنَّ, la-nukaffiranna) di 29:7.
Kata ttabi'uu berakar ت-ب-ع dan bentuk perintahnya ada di delapan ayat, yaitu 2:170, 3:95, 7:3, 29:12, 31:21, 36:20, 36:21, dan 39:55, dengan objek yang berbeda di tiap tempat. Di 7:3 objeknya (مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ, maa unzila ilaykum min rabbikum) yang berarti "apa yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan kalian", di 3:95 (مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ, millata ibraahiima) yang berarti "millah Ibrahim", di 36:21 (مَنْ لَا يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا, man laa yas'alukum ajran) yang berarti "orang-orang yang tidak meminta imbalan kepada kalian", dan di 29:12 (سَبِيلَنَا, sabiilanaa) yang berarti "jalan kami". Kata sabiilanaa ada di 29:12 saja. Bentuk jamaknya, (سُبُلَنَا, subulanaa) yang berarti "jalan-jalan Kami", ada di 14:12 dan 29:69. Di 29:69, (لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا, la-nahdiyannahum subulanaa) berarti "pasti akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami". Akhiran -naa pada sabiilanaa dan subulanaa sama bunyinya, tetapi pembicaranya berbeda: di 29:12 orang-orang yang kufur, dan di 29:69 Allah. Di 31:15 ajakan mengikuti jalan datang dari arah lain, yaitu (وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ, wa-ttabi' sabiila man anaaba ilayya) yang berarti "dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku".
Kata (وَلْنَحْمِلْ, wa-l-nahmil) yang berarti "dan kami akan memikul" berakar ح-م-ل. Bentuk ini ada di 29:12 saja, dan terjemahan memakai "kami akan memikul" agar terbaca sebagai tawaran yang diucapkan para pembicara. Kata kerja seakar dipakai juga di 29:13, (وَلَيَحْمِلُنَّ, wa-la-yahmilunna) yang berarti "dan mereka pasti akan memikul", dan di 35:18, (لَا يُحْمَلْ مِنْهُ شَيْءٌ, laa yuhmal minhu syay'un) yang berarti "tidak akan dipikulkan sedikit pun darinya". Susunan di 35:18 memuat min dan syay' seperti di 29:12, tetapi di 35:18 yang meminta pemikulan adalah orang yang terbebani, sedangkan di 29:12 yang menawarkannya adalah orang-orang yang kufur.
Kata (خَطَايَاكُمْ, khathaayaakum) yang berarti "kesalahan-kesalahan kalian" berakar خ-ط-أ. Kata khathaayaa ada di 4 ayat, yaitu 2:58, 20:73, 26:51, dan 29:12, dan terjemahan memakai "kesalahan-kesalahan" di keempatnya. Susunan khathaayaakum ada di 2:58 dan 29:12. Di 2:58, (نَغْفِرْ لَكُمْ خَطَايَاكُمْ, naghfir lakum khathaayaakum) berarti "Kami mengampuni kesalahan-kesalahan kalian", jadi di sana kesalahan itu diampuni, dan di 29:12 kesalahan itu ditawarkan untuk dipikul. Beban yang dijatuhkan atas penawar di ayat berikutnya memakai kata lain, yaitu (أَثْقَالَهُمْ, atsqaalahum) yang berarti "beban-beban mereka" di 29:13, dan di 16:25 padanannya (أَوْزَارَهُمْ, awzaarahum) yang berarti "beban-beban mereka" dengan akar و-ز-ر. Ayat 29:12 menyebut kesalahan, dan ayat 29:13 menyebut beban.
Kata (بِحَامِلِينَ, bi-haamiliina) yang berarti "memikul" ada di 29:12 saja. Dalam (وَمَا هُمْ بِحَامِلِينَ, wa-maa hum bi-haamiliina) yang berarti "padahal mereka tidak akan memikul", tawaran wa-l-nahmil dijawab dengan sebutan pelaku yang seakar, sehingga tawaran dan sangkalan terbaca berhadapan, dan terjemahan memakai kata "memikul" pada keduanya. Rangkaian (مِنْ خَطَايَاهُمْ مِنْ شَيْءٍ, min khathaayaahum min syay'in) yang berarti "sedikit pun dari kesalahan-kesalahan mereka" ada di 29:12 saja. Kata syay'in yang disertai penyangkalan diterjemahkan "sedikit pun", sama dengan 35:18 yang menerjemahkan minhu syay'un menjadi "sedikit pun darinya".
Kata ganti -hum pada (خَطَايَاهُمْ, khathaayaahum) tidak ditandai oleh Arabnya. Pada (هُمْ, hum) di awal frasa, kata ganti itu menunjuk orang-orang yang kufur. Pada khathaayaahum ada dua kemungkinan: menunjuk kesalahan orang-orang beriman yang ditawarkan tadi, atau menunjuk kesalahan orang-orang yang kufur sendiri. Bacaan pertama menjawab tawaran secara langsung. Bacaan kedua membuat ayat menyatakan bahwa mereka tidak memikul kesalahan mereka sendiri, padahal 29:13 menyatakan bahwa mereka memikul beban-beban mereka sendiri. Kata di kedua ayat berbeda, khathaayaa dan atsqaal, sehingga bacaan kedua tidak bertabrakan langsung dengan 29:13, tetapi lebih sulit diselaraskan. Terjemahan mempertahankan "mereka" seperti Arabnya dan tidak memilih salah satu bacaan.
Kata (لَكَاذِبُونَ, la-kaadzibuuna) yang berarti "benar-benar para pendusta" berakar ك-ذ-ب dan memakai kata dasar kaadzib, yaitu pelaku yang berdusta. Susunan (إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ, innahum la-kaadzibuuna) ada di tujuh ayat, yaitu 6:28, 9:42, 9:107, 23:90, 29:12, 37:152, dan 59:11. Di 9:107 dan 59:11, (وَاللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ, wa-llaahu yasyhadu innahum la-kaadzibuuna) yang berarti "dan Allah bersaksi bahwa mereka benar-benar para pendusta" menyusul sumpah di 9:107 dan janji bantuan di 59:11. Di 59:11 pembicaranya orang-orang munafik, sedangkan di 29:12 orang-orang yang kufur, dan sebutan pendusta dipakai untuk keduanya. Kata (الْكَاذِبِينَ, l-kaadzibiina) ada juga di 29:3, sehingga akar ini muncul di surah ini pada awal surah dan pada ayat ini.
Tafsiran
Ayat ini memuat suara pihak ketiga dalam blok 29:7 sampai 29:12. Sesudah kedua orang tua di 29:8 dan manusia yang menyakiti di 29:10, orang-orang yang kufur berbicara langsung kepada orang-orang yang beriman. Tekanannya berupa tawaran: ikuti jalan kami, dan kesalahan kalian kami yang memikul. Ayat ini menuliskan tawaran, sangkalan, dan penilaian dalam satu ayat tanpa jeda ayat di antaranya.
Ayat 29:13 melanjutkan dengan apa yang akan dipikul orang-orang itu, yaitu beban mereka sendiri dan beban lain bersama beban mereka. Ayat 16:25 menyebut hal yang sejajar: (لِيَحْمِلُوا أَوْزَارَهُمْ كَامِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ, li-yahmiluu awzaarahum kaamilatan yawma l-qiyaamati) yang berarti "agar mereka memikul beban-beban mereka secara utuh pada hari kebangkitan", lalu (وَمِنْ أَوْزَارِ الَّذِينَ يُضِلُّونَهُمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ, wa-min awzaari lladziina yudhilluunahum bi-ghayri 'ilmin) yang berarti "dan sebagian beban orang-orang yang mereka sesatkan tanpa pengetahuan". Menurut bacaan pertama atas kata ganti di 29:12, ayat ini menyangkal pemikulan kesalahan orang yang diajak, sedangkan 29:13 dan 16:25 menyebut beban tambahan bagi yang mengajak. Kesalahan yang ditawarkan dan beban yang dijatuhkan ditulis dengan kata yang berbeda. Ayat 35:18 menambahkan sisi lain: orang yang terbebani memanggil agar muatannya dipikul, dan tidak ada sedikit pun yang dipikulkan darinya, meskipun yang dipanggil kerabat dekat.
Tawaran jalan di ayat ini berhadapan dengan penutup surah. Di 29:69 Allah menyebut jalan-jalan Kami bagi orang-orang yang berjuang untuk Kami, dan 29:6 sudah menyebut siapa yang berjuang dan untuk siapa. Tawaran jalan kami di 29:12 diucapkan dengan kata yang berakhiran sama seperti jalan-jalan Kami di 29:69, dan keduanya datang dari pembicara yang berbeda.
Ayat 29:8 memakai kata menaati untuk tekanan atas satu orang, sedangkan ayat ini memakai kata mengikuti untuk ajakan kepada banyak orang. Ayat 31:15 memuat kedua kata itu dalam satu ayat dengan arah yang berlawanan: larangan menaati kedua orang tua, lalu perintah mengikuti jalan orang yang kembali kepada Allah.
Renungan dan Hikmah
- Tawaran di ayat ini terdengar sebagai keringanan: ikuti jalan kami, dan kesalahan kalian kami yang memikul. Isinya menawarkan beban berpindah tangan. Allah menaruh bantahan di ayat yang sama, tanpa jeda, sehingga pembaca tidak perlu menunggu ayat berikutnya untuk mengetahui nilai tawaran itu. Pembaca yang pernah diberi jalan keluar dengan janji bahwa orang lain yang akan menanggung akibatnya dapat bertanya, siapa sebenarnya yang sanggup menanggung dan apa yang dijadikan jaminannya?
- Ayat 35:18 menyatakan bahwa seorang pemikul beban tidak memikul beban orang lain, dan bahwa muatan yang dipanggil untuk dipikulkan tidak akan dipikulkan sedikit pun darinya meskipun kepada kerabat dekat. Ayat 6:164 mengulang kalimat pertama itu. Kedua ayat berbicara tentang prinsip, sedangkan 29:12 berbicara tentang sebuah tawaran, tetapi ketiganya menaruh beban pada pemiliknya. Pembaca yang menyerahkan keputusan pentingnya kepada orang lain dengan alasan orang itu yang akan menanggung dapat membaca ayat-ayat ini sebagai peringatan dari Allah bahwa beban tidak berpindah hanya karena ada yang bersedia.
- Akhiran kami pada jalan kami di ayat ini dan Kami pada jalan-jalan Kami di 29:69 sama bunyinya dalam tulisan Arab, tetapi pembicaranya berbeda. Surah ini menaruh dua tawaran jalan dengan dua pemilik, yaitu orang-orang yang kufur di 29:12 dan Allah di 29:69. Tawaran pertama datang dengan janji memikul, dan tawaran kedua datang dengan janji menunjukkan kepada orang yang berjuang untuk Allah. Kepada siapa pembaca mengarahkan langkahnya ketika dua suara memakai kata yang sama untuk dua jalan?
- Sebutan pendusta dipakai di 59:11 untuk orang-orang munafik yang berjanji membantu saudara-saudara mereka, dan di 29:12 untuk orang-orang yang kufur yang menawarkan memikul kesalahan. Pembicaranya berbeda dan ayat-ayat itu tidak menyamakan kedua kelompok, tetapi kata yang menutup keduanya sama. Pembaca yang menerima janji perlindungan atau dukungan dapat memperhatikan bahwa Allah menaruh penilaian atas janji itu pada apa yang sanggup dipikul oleh yang berjanji. Janji siapa yang pernah diterima pembaca tanpa memeriksa kesanggupan orang yang berjanji?
- Di 29:8 tekanan ditujukan kepada satu orang lewat akhiran -ka, dan di 29:12 ajakan ditujukan kepada banyak orang lewat perintah ikutilah yang berbentuk banyak. Ajakan kepada banyak orang dapat terbaca sebagai keputusan bersama, padahal 6:164 dan 35:18 menaruh beban pada tiap pemikulnya. Allah memisahkan kelompok itu menjadi pemikul-pemikul di ayat lain. Pembaca yang mengikuti arus kelompoknya dapat bertanya, bila beban ditimbang satu per satu, apa yang tersisa dari alasan bahwa semuanya ikut?
- Dua pihak menawarkan sesuatu tentang kesalahan di blok ini. Di 29:7 Kami menjanjikan penghapusan keburukan, dengan kata kerja berakar ك-ف-ر, dan di 29:12 orang-orang yang menolak, yang sebutannya berakar sama, menawarkan memikul kesalahan. Penghapusan di 29:7 dikerjakan oleh pihak yang menyebut dirinya Kami dan dijanjikan dengan penegas, sedangkan pemikulan di 29:12 dinyatakan tidak akan terlaksana. Pembaca yang menimbang cara menangani kesalahannya dapat membandingkan dua tawaran itu: satu dari Dia yang menghapus, satu dari pihak yang tidak sanggup memikul. Dari tawaran mana bantuan diharapkan datang?
- Ayat 29:12 menyebut kesalahan yang ditawarkan untuk dipikul, dan 29:13 menyebut beban yang akan dipikul oleh orang-orang yang menawarkan, yaitu beban mereka sendiri dan beban lain bersama beban mereka. Isi yang ditawarkan dan isi yang dijatuhkan memakai dua kata berbeda, kesalahan dan beban. Dapat dibaca bahwa tawaran meringankan di ayat ini dijawab Allah dengan keterangan tentang beban yang bertambah bagi penawarnya; bagi yang ditawari, ayat tidak menyebut beban itu berkurang. Pembaca dapat memperhatikan bahwa kata yang dipilih untuk yang ditawarkan dan kata yang dipilih untuk yang dijatuhkan tidak sama.