وَلَيَحْمِلُنَّ أَثْقَالَهُمْ وَأَثْقَالًا مَعَ أَثْقَالِهِمْ ۖ وَلَيُسْأَلُنَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَمَّا كَانُوا يَفْتَرُونَ
Dan mereka pasti akan memikul beban-beban mereka sendiri, dan beban-beban lain bersama beban mereka; dan pada hari Kiamat mereka pasti akan ditanya tentang apa yang mereka ada-adakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَيَحْمِلُنَّ أَثْقَالَهُمْ وَأَثْقَالًا مَعَ أَثْقَالِهِمْwa-la-yahmilunna atsqaalahum wa-atsqaalan ma'a atsqaalihimdan mereka pasti akan memikul beban-beban mereka sendiri, dan beban-beban lain bersama beban mereka
- وَلَيُسْأَلُنَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَمَّا كَانُوا يَفْتَرُونَwa-la-yus'alunna yawma l-qiyaamati 'ammaa kaanuu yaftaruunadan pada hari Kiamat mereka pasti akan ditanya tentang apa yang mereka ada-adakan
Terjemahan per kata (11 kata)
- وَلَيَحْمِلُنَّwa-la-yahmilunnadan sungguh mereka akan memikul
- أَثْقَالَهُمْatsqaalahumbeban mereka
- وَأَثْقَالًاwa-atsqaalandan beban
- مَعَma'abersama
- أَثْقَالِهِمْatsqaalihimbeban mereka
- وَلَيُسْأَلُنَّwa-la-yus'alunnadan sungguh mereka akan ditanya
- يَوْمَyawmahari
- الْقِيَامَةِl-qiyaamatiKiamat
- عَمَّا'ammaadari apa yang
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يَفْتَرُونَyaftaruunamereka mengada-ada
Inti bacaan
Bentuk jamak atsqaal, seperti pada (أَثْقَالَهُمْ, atsqaalahum), muncul tiga kali di Al-Qur'an, yaitu di 16:7, 29:13, dan 99:2.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَلَيَحْمِلُنَّ, wa-la-yahmilunna) yang berarti "dan mereka pasti akan memikul". Kata kerjanya berakar ح-م-ل dan diapit dua penegas, yaitu huruf lam di depan dan nun di belakang, yang di terjemahan menjadi satu kata, "pasti". Akar yang sama sudah dipakai dua kali di ayat sebelumnya, pada (وَلْنَحْمِلْ, wa-l-nahmil) dan (بِحَامِلِينَ, bi-haamiliina), sehingga akar ح-م-ل muncul tiga kali di 29:12 dan 29:13, dan terjemahannya tetap "memikul" di ketiganya. Pasangan lam dan nun yang sama menempel pada kata kerja "mengetahui" di (فَلَيَعْلَمَنَّ, fa-la-ya'lamanna) pada 29:3 dan (وَلَيَعْلَمَنَّ, wa-la-ya'lamanna) pada 29:11, dan di kedua tempat itu terjemahan juga memakai "pasti".
Kata (أَثْقَالَهُمْ, atsqaalahum) yang berarti "beban-beban mereka" tersusun dari bentuk jamak atsqaal dan akhiran -hum yang berarti "mereka". Bentuk jamak atsqaal muncul tiga kali di Al-Qur'an, yaitu di 16:7, 29:13, dan 99:2. Di 16:7, (وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ, wa-tahmilu atsqaalakum) yang berarti "dan mengangkut beban-beban kalian" menyebut muatan yang dibawa ke negeri yang jauh, dan di 99:2, (أَثْقَالَهَا, atsqaalahaa) yang berarti "beban-bebannya" menyebut isi bumi yang dikeluarkan. Terjemahan memakai "beban-beban" di ketiga ayat itu. Di 29:12 apa yang ditawarkan untuk dipikul memakai kata lain, yaitu (خَطَايَاكُمْ, khathaayaakum) yang berarti "kesalahan-kesalahan kalian", dan kata itu muncul dua kali, di 2:58 dan 29:12. Ayat 29:13 beralih ke atsqaal tanpa alasan tertulis untuk pergantian itu. Kata (أَوْزَارَهُمْ, awzaarahum) di 6:31 dan 16:25 juga diterjemahkan "beban-beban" di proyek ini, jadi pembaca yang ingin membedakan atsqaal dari awzaar perlu melihat kata Arabnya.
Kata (وَأَثْقَالًا, wa-atsqaalan) yang berarti "dan beban-beban" bertanwin, yaitu bentuk kata benda tak tentu, dan tidak membawa akhiran pemilik. Sesudahnya, (مَعَ أَثْقَالِهِمْ, ma'a atsqaalihim) yang berarti "bersama beban mereka" menaruh beban milik mereka di sampingnya. Terjemahan menambahkan "lain" pada "beban-beban lain" karena dua hal itu: beban kedua tidak bermilik di teks, dan beban ketiga disebut sebagai milik mereka. Kata "lain" tidak punya kata Arab sendiri. Siapa pemilik beban yang tidak bermilik itu tidak dinyatakan di 29:13. Ayat 16:25 menyatakannya lewat (وَمِنْ أَوْزَارِ الَّذِينَ يُضِلُّونَهُمْ, wa-min awzaari lladziina yudhilluunahum) yang berarti "dan sebagian beban orang-orang yang mereka sesatkan", sedangkan 29:13 tidak memuat bagian seperti itu, sehingga terjemahan tidak menambahkannya.
Kata (وَلَيُسْأَلُنَّ, wa-la-yus'alunna) yang berarti "dan mereka pasti akan ditanya" berakar س-أ-ل dan berbentuk pasif, sehingga kata kerjanya tidak memuat penanya. Terjemahan karena itu tidak menambahkan "oleh Allah". Bentuk pasif dengan penegas yang sama, (لَتُسْأَلُنَّ, la-tus'alunna) yang berarti "kalian pasti akan ditanya", muncul tiga kali di dua surah, yaitu 16:56, 16:93, dan 102:8, dan di ketiganya kata kerja itu juga tidak memuat penanya. Sebaliknya (لَنَسْأَلَنَّهُمْ, la-nas'alannahum) di 15:92, yang berarti "Kami pasti akan menanyai mereka", memuat penanya lewat awalan na-, "Kami".
Kata (يَوْمَ الْقِيَامَةِ, yawma l-qiyaamati) yang berarti "pada hari Kiamat" menyertai kata kerja kedua saja. Kata kerja pertama, "memikul", tidak membawa keterangan waktu. Bagian terakhir, (عَمَّا كَانُوا يَفْتَرُونَ, 'ammaa kaanuu yaftaruuna) yang berarti "tentang apa yang mereka ada-adakan", tersusun dari kata 'an "tentang" yang melebur dengan maa "apa yang" menjadi 'ammaa, kata kerja bantu kaanuu, dan kata kerja yaftaruuna yang berakar ف-ر-ي. Rangkaian kaanuu yaftaruuna muncul sepuluh kali di sembilan surah, yaitu 3:24, 6:24, 6:138, 7:53, 10:30, 11:21, 16:87, 28:75, 29:13, dan 46:28, dan surah 6 memuatnya dua kali. Di tempat lain kata kerja ini punya objek dan sasaran: (يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ, yaftaruuna 'alaa llaahi l-kadziba) yang berarti "mereka mengada-adakan kebohongan terhadap Allah" di 5:103, 10:69, dan 16:116. Di 29:13 kata kerjanya berdiri tanpa objek dan tanpa sasaran, sehingga isi yang diada-adakan itu tidak dinyatakan. Terjemahan memakai "ada-adakan", tanpa menambahkan "kebohongan" atau "terhadap Allah", karena tidak ada kata Arab di ayat ini yang melahirkannya.
Tafsiran
Ayat ini menjawab tawaran di 29:12 dengan pemikulan yang sama, tetapi isinya berbalik. Orang-orang yang kufur berkata (وَلْنَحْمِلْ, wa-l-nahmil) "kami akan memikul", dan 29:13 menyatakan bahwa mereka memang akan memikul, dengan pikulan berupa beban-beban mereka ditambah beban-beban lain. Ayat 29:12 ditutup dengan penilaian (لَكَاذِبُونَ, la-kaadzibuuna) yang berarti "benar-benar para pendusta", dan 29:13 memperlihatkan wujud penilaian itu: memikul lebih dahulu, lalu ditanya. Orang-orang yang beriman tidak disebut sama sekali di ayat ini, sehingga beban yang ditawarkan untuk mereka tidak dibicarakan lagi dan perhatian ayat tertuju pada orang yang menawarkannya.
Pembaca yang sudah mengenal rumus (وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ, wa-laa taziru waaziratun wizra ukhraa), yang berarti "seorang pemikul beban tidak memikul beban orang lain" dan muncul empat kali di 6:164, 17:15, 35:18, dan 39:7, akan bertanya apakah "beban-beban lain" di 29:13 melanggarnya. Ayat 29:13 tidak menjawab pertanyaan itu secara langsung. Rumus tadi memakai kata wizr, sedangkan 29:13 memakai atsqaal, dan 16:25 memuat susunan yang sejajar dengan ayat ini: pelaku memikul beban mereka secara utuh pada hari Kiamat, dan sebagian beban orang-orang yang mereka sesatkan. Teks tidak mempertemukan rumus itu dan 16:25 dalam satu kalimat, sehingga penghubung di antara keduanya tidak ditambahkan di sini.
Urutan di dalam ayat ini juga membawa isi. Memikul disebut lebih dulu tanpa keterangan waktu, lalu ditanya disebut dengan nama harinya. Karena itu hari Kiamat tercatat sebagai saat pertanyaan, dan belum jelas apakah pemikulan terjadi pada hari yang sama atau sebelumnya. Di 16:25 nama hari itu terletak pada pemikulan. Kedua kata kerja di 29:13 sama-sama diberi penegas lam dan nun, sehingga keduanya dinyatakan pasti terjadi, dan baru yang kedua diberi waktu.
Renungan dan Hikmah
- Di 29:12 tawarannya berbunyi "kami akan memikul kesalahan-kesalahan kalian", dan di 29:13 kata kerja yang sama kembali dengan orang yang sama sebagai pelakunya. Kata kerja yang dipakai tidak berganti. Isi pikulannya berbalik, sebab apa yang ditawarkan terdengar ringan bagi pendengarnya, sedangkan apa yang tercatat di 29:13 menumpuk di pundak penawarnya. Pembaca yang pernah mendengar jaminan semacam "ikuti saja, nanti saya yang tanggung" dapat memperhatikan di pihak mana jaminan itu akhirnya menambah berat. Pada saat pembaca sendiri hendak menjamin keputusan orang lain, apa yang sebenarnya sedang ditambahkannya ke pikulannya?
- Penegas lam dan nun menempel pada dua kata kerja di 29:13, "memikul" dan "ditanya", sama seperti pada "mengetahui" di 29:11, yang pelakunya tertulis: Allah pasti mengetahui orang-orang yang beriman dan pasti mengetahui orang-orang munafik. Di 29:13 kata kerja kedua pasif dan pelakunya tidak tertulis, sehingga ayat ini tidak mengatakan siapa yang menanyai. Teks memperlihatkan bahwa tiga kejadian di dua ayat itu, mengetahui, memikul, dan ditanya, dinyatakan dengan kepastian yang sama bentuknya. Pembaca dapat memperhatikan bagaimana dirinya menyebut hal yang akan menimpanya kelak: dengan kata "mungkin", atau dengan kepastian yang dipakai kedua ayat itu?
- Di 29:13 ada dua jenis beban, tetapi pertanyaannya tertuju pada pelakunya sendiri, yaitu tentang apa yang mereka ada-adakan. Di 2:134 dan 2:141 umat yang telah berlalu disebut dalam kalimat bahwa kalian tidak akan ditanya tentang apa yang mereka kerjakan. Ayat itu membicarakan umat lampau dan 29:13 membicarakan orang-orang yang menawarkan pikulan, jadi keduanya tidak disamakan. Bila dibaca berdampingan, kedua ayat itu memperlihatkan bahwa beban dapat bertambah, sedangkan pertanyaan tetap terarah pada pelakunya. Pembaca dapat menanyai dirinya, dari kalimat yang pernah disampaikannya kepada orang lain, mana yang disusunnya sendiri?
- Ayat 29:13 tidak menyebut siapa yang menanyai, tetapi di 15:92 dan 15:93 penanyanya tertulis: demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua tentang apa yang dahulu mereka kerjakan. Kata kerja di sana aktif dengan Kami sebagai pelaku, sedangkan di 29:13 pasif. Kedua ayat itu berbeda subjek dan berbeda hal yang ditanyakan, dan tak satu kalimat pun di keduanya menyatakan bahwa 29:13 dimaksudkan sebagai pasangan 15:92. Meski begitu, pembaca dapat memperhatikan bahwa pertanyaan yang tidak bernama penanyanya di satu ayat bernama penanyanya di ayat lain. Apakah rasanya berbeda menimbang sebuah pertanyaan bila diketahui bahwa Tuhan yang bertanya, dibandingkan bila hanya diketahui bahwa dirinya akan ditanya?
- Beban kedua di 29:13 tidak membawa akhiran pemilik, dan kekosongan itu mengundang pembaca untuk mengisinya dengan cepat. Ayat 16:25 mengisinya dengan sebagian beban orang-orang yang disesatkan, sedangkan 6:164 dan 17:15 menyatakan seorang pemikul tidak memikul beban orang lain, dan 6:164 menutup rumus itu dengan kembalinya semua orang kepada Tuhan yang lalu memberitakan apa yang mereka perselisihkan. Kalimat penutup di 6:164 itu menaruh penyelesaian pada Tuhan, tidak pada kecepatan pembaca menyimpulkan. Pembaca dapat menimbang berapa lama dirinya sanggup membiarkan kekosongan di 29:13 tanpa mengisinya sendiri, dan apa yang dipegangnya selama kekosongan itu belum terisi?
- Akar yang sama dengan "mereka ada-adakan" di 29:13 muncul lagi di 29:68, pada kalimat tanya "siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, atau mendustakan kebenaran ketika ia datang kepadanya?" Di 29:68 sasarannya tertulis, yaitu Allah, sedangkan di 29:13 sasarannya tidak tertulis, sehingga dua ayat itu berbeda dalam hal yang bisa dipastikan dari teksnya. Ayat 29:13 tidak mengatakan bahwa yang diada-adakan orang-orang itu adalah kebohongan terhadap Allah. Pembaca dapat memperhatikan bahwa akar ini dipakai dalam surah yang sama untuk sasaran yang disebut dan untuk sasaran yang tidak disebut. Kalimat apa yang pernah diucapkannya dengan nada meyakinkan tanpa pernah menyebut dari mana diambilnya?