فَأَنْجَيْنَاهُ وَأَصْحَابَ السَّفِينَةِ وَجَعَلْنَاهَا آيَةً لِلْعَالَمِينَ

Maka, Kami selamatkan Nuh dan para penumpang bahtera serta Kami jadikannya sebagai tanda bagi seisi alam.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَأَنْجَيْنَاهُ وَأَصْحَابَ السَّفِينَةِfa-anjaynaahu wa-ashaaba s-safiinatimaka Kami selamatkan Nuh dan para penumpang bahtera
  2. وَجَعَلْنَاهَا آيَةً لِلْعَالَمِينَwa-ja'alnaahaa aayatan li-l-'aalamiinaserta Kami jadikannya sebagai tanda bagi seisi alam

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. فَأَنْجَيْنَاهُfa-anjaynaahumaka Kami menyelamatkannya
  2. وَأَصْحَابَwa-ashaabadan penghuni
  3. السَّفِينَةِs-safiinatikapal
  4. وَجَعَلْنَاهَاwa-ja'alnaahaadan Kami menjadikannya
  5. آيَةًaayatantanda
  6. لِلْعَالَمِينَli-l-'aalamiinabagi seluruh alam

Inti bacaan

Penyelamatan dan pelajaran universal: 'Kami selamatkan Nuh dan para penumpang bahtera serta Kami jadikannya sebagai tanda bagi seisi alam', peristiwa personal yang diangkat menjadi pelajaran yang relevan lintas generasi dan budaya.

Penjelasan pilihan kata

'Aayatan' ('tanda', akar Ayy) merujuk pada bahtera itu sendiri sebagai bukti abadi, bukan pada kisahnya semata.

Tafsiran

Ayat ini menutup ringkasan kisah Nuh: penyelamatan yang menjadi tanda bagi seluruh alam, bukan hanya bagi kaumnya sendiri.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menjadikan bahteranya tanda, bukan cuma alat. Sesudah selesai dipakai. Ia tetap menjadi bukti.
  • Yang selamat disebut penumpangnya, bukan pengikutnya. Yang naik yang selamat. Ukurannya perbuatan, bukan pengakuan.
  • Tandanya disebut Allah bagi seisi alam. Bukan bagi kaumnya saja. Peristiwa satu kaum menjadi pelajaran semua.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda'. Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.