Ayat 29:17

إِنَّمَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْثَانًا وَتَخْلُقُونَ إِفْكًا ۚ إِنَّ الَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ لَكُمْ رِزْقًا فَابْتَغُوا عِنْدَ اللَّهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوهُ وَاشْكُرُوا لَهُ ۖ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Sesungguhnya apa yang kalian sembah selain Allah hanyalah berhala-berhala, dan kalian membuat kebohongan. Sesungguhnya apa yang kalian sembah selain Allah tidak mampu memberikan rezeki kepada kalian. Maka, mintalah rezeki dari sisi Allah, sembahlah Dia, dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya kalian akan dikembalikan.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. إِنَّمَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَوْثَانًا وَتَخْلُقُونَ إِفْكًاinnamaa ta'buduuna min duuni llaahi awtsaanan wa-takhluquuna ifkansesungguhnya apa yang kalian sembah selain Allah hanyalah berhala-berhala, dan kalian membuat kebohongan
  2. إِنَّ الَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ لَكُمْ رِزْقًاinna lladziina ta'buduuna min duuni llaahi laa yamlikuuna lakum rizqansesungguhnya apa yang kalian sembah selain Allah tidak mampu memberikan rezeki kepada kalian
  3. فَابْتَغُوا عِنْدَ اللَّهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوهُ وَاشْكُرُوا لَهُfa-btaghuu 'inda llaahi r-rizqa wa-'buduuhu wa-sykuruu lahumaka mintalah rezeki dari sisi Allah, sembahlah Dia, dan bersyukurlah kepada-Nya
  4. إِلَيْهِ تُرْجَعُونَilayhi turja'uunahanya kepada-Nya kalian akan dikembalikan

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
  2. تَعْبُدُونَta'buduunakalian menyembah
  3. مِنْmindari
  4. دُونِduuniselain
  5. اللَّهِllaahiAllah
  6. أَوْثَانًاawtsaananberhala
  7. وَتَخْلُقُونَwa-takhluquunadan kalian membuat
  8. إِفْكًاifkankebohongan
  9. إِنَّinnasesungguhnya
  10. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  11. تَعْبُدُونَta'buduunakalian menyembah
  12. مِنْmindari
  13. دُونِduuniselain
  14. اللَّهِllaahiAllah
  15. لَاlaatidak
  16. يَمْلِكُونَyamlikuunamereka memiliki
  17. لَكُمْlakumkepada kalian
  18. رِزْقًاrizqanrezeki
  19. فَابْتَغُواfa-btaghuumaka carilah kalian
  20. عِنْدَ'indadi sisi
  21. اللَّهِllaahiAllah
  22. الرِّزْقَr-rizqarezeki
  23. وَاعْبُدُوهُwa-'buduuhudan sembahlah Dia
  24. وَاشْكُرُواwa-sykuruudan bersyukurlah kalian
  25. لَهُlahubaginya
  26. إِلَيْهِilayhikepada-Nya
  27. تُرْجَعُونَturja'uunakalian dikembalikan

Inti bacaan

Kritik logis terhadap berhala: 'tidak mampu memberikan rezeki kepada kalian. Maka mintalah rezeki dari sisi Allah', mengarahkan kembali sumber ketergantungan menuju yang benar-benar memiliki kapasitas memberi.

Penjelasan pilihan kata

Kutipan Ibrahim yang dibuka di 29:16 berlanjut di sini: 'takhluquuna ifkan' ('kalian membuat kebohongan', akar xlq+Afk) dipertahankan literal.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan seruan Ibrahim dengan argumen praktis: berhala-berhala tidak hanya batil secara prinsip, tetapi juga tidak berdaya memberi rezeki.

Renungan dan Hikmah

  • Ibrahim memakai ukuran yang bisa diuji. Allah merekam argumen itu. Bukan soal benar-salah saja, melainkan soal bisa memberi atau tidak.
  • Yang disembah disebut berhala, lalu disebut tak berdaya. Dua langkah. Namanya dahulu, kemampuannya kemudian.
  • Perintahnya tidak berhenti pada melarang. Allah menyuruh mencari rezeki di sisi-Nya. Sesudah satu pintu ditutup, pintu lain dibuka.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini murni (kamu diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sufiks '-mu' jamak diterjemahkan 'kalian'), kata kunci syukur tak diubah (sisi-hamba sudah selaras). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).

Ayat 29:18

وَإِنْ تُكَذِّبُوا فَقَدْ كَذَّبَ أُمَمٌ مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ وَمَا عَلَى الرَّسُولِ إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ

Dan jika kalian mendustakan, sungguh umat-umat sebelum kalian telah mendustakan; dan kewajiban rasul hanyalah penyampaian yang jelas."

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِنْ تُكَذِّبُوا فَقَدْ كَذَّبَ أُمَمٌ مِنْ قَبْلِكُمْwa-in tukadzdzibuu fa-qad kadzdzaba umamun min qablikumdan jika kalian mendustakan, sungguh umat-umat sebelum kalian telah mendustakan
  2. وَمَا عَلَى الرَّسُولِ إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُwa-maa 'alaa r-rasuuli illaa l-balaaghu l-mubiinudan kewajiban rasul hanyalah penyampaian yang jelas

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. وَإِنْwa-indan jika
  2. تُكَذِّبُواtukadzdzibuukalian mendustakan
  3. فَقَدْfa-qadmaka sungguh
  4. كَذَّبَkadzdzabamendustakan
  5. أُمَمٌumamunumat-umat
  6. مِنْmindari
  7. قَبْلِكُمْqablikumsebelum kalian
  8. وَمَاwa-maadan tidaklah
  9. عَلَى'alaaatas
  10. الرَّسُولِr-rasuuliRasul
  11. إِلَّاillaakecuali
  12. الْبَلَاغُl-balaaghupenyampaian
  13. الْمُبِينُl-mubiinuyang jelas

Inti bacaan

Pengingat historis dan batas peran: 'umat-umat sebelum kalian telah mendustakan; dan kewajiban rasul hanyalah penyampaian yang jelas', penolakan bukan hal baru, dan tanggung jawab penyampai pesan terbatas pada penyampaian, bukan memaksa penerimaan.

Penjelasan pilihan kata

Kutipan Ibrahim yang dibuka di 29:16 ditutup di sini: ia menyebut dirinya sendiri secara tidak langsung sebagai 'rasul', menutup seruannya dengan batas tanggung jawabnya sendiri.

Tafsiran

Ayat ini menutup seruan Ibrahim dengan penenang bagi dirinya sendiri: penolakan bukan kegagalan pribadi, karena tugasnya hanya menyampaikan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Ibrahim menyebut umat-umat sebelum mereka juga mendustakan. Bukan hal baru. Penolakan itu ditaruh dalam barisan yang panjang.
  • Batas tugasnya disebut penyampaian yang jelas. Cuma itu. Yang tak sampai ke hati orang tak dihitung sebagai kegagalannya.
  • Allah merekam ia menyebut kewajiban rasul, bukan kewajibanku. Tak langsung. Batas dirinya diucapkan sebagai aturan umum.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-dz-b, a-m-m, q-b-l, r-s-l, b-l-gh, b-y-n): wa maa alaa r-rasuul illaa l-balaagh al-mubiin diterjemahkan 'kewajiban rasul hanyalah penyampaian yang jelas' (akar b-l-gh, balligh/peran-disangkal, persis 24:54; fungsi rasul terbatas pada penyampaian jelas). gloss '(ajaran Allah)/(para rasul)/(agama Allah)' dibuang.