أَوَلَمْ يَرَوْا كَيْفَ يُبْدِئُ اللَّهُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
Apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya? Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَوَلَمْ يَرَوْا كَيْفَ يُبْدِئُ اللَّهُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُa-wa-lam yaraw kayfa yubdi'u llaahu l-khalqa tsumma yu'iiduhuapakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya
- إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌinna dzaalika 'alaa llaahi yasiirunsesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah
Terjemahan per kata (13 kata)
- أَوَلَمْa-wa-lamdan tidakkah
- يَرَوْاyarawmereka melihat
- كَيْفَkayfabagaimana
- يُبْدِئُyubdi'umemulai
- اللَّهُllaahuAllah
- الْخَلْقَl-khalqapenciptaan
- ثُمَّtsummakemudian
- يُعِيدُهُyu'iiduhumengulanginya
- إِنَّinnasesungguhnya
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- عَلَى'alaaatas
- اللَّهِllaahiAllah
- يَسِيرٌyasiirunmudah
Inti bacaan
Argumen dari siklus penciptaan: 'bagaimana Allah memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya? Yang demikian itu mudah bagi Allah', kemampuan mencipta yang sudah terbukti menjadi dasar keyakinan terhadap kemampuan mengulang proses tersebut.
Penjelasan pilihan kata
'Dzaalika' (demonstrativa jauh) benar 'yang demikian itu': merujuk pada siklus penciptaan-pengembalian yang baru disebut.
Tafsiran
Ayat ini beralih dari kisah para nabi ke pertanyaan retoris tentang kebangkitan: pola penciptaan yang berulang menjadi bukti kemudahannya bagi Allah.
Renungan dan Hikmah
- Yang disuruh diperhatikan bukan yang dijanjikan, melainkan yang sudah terjadi. Allah menunjuk awal penciptaan. Yang kedua tinggal mengulang.
- Perbandingannya memakai kata mudah. Bukan mustahil, bukan berat. Mengulang lebih ringan daripada memulai.
- Pertanyaannya dimulai dengan apakah mereka tidak. Allah menaruhnya sebagai teguran, bukan sebagai kabar. Yang ditanya sudah punya bahannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-a-y, k-y-f, b-d-a, a-l-h, kh-l-q, '-w-d, y-s-r): yubdi'u l-khalq diterjemahkan 'memulai penciptaan' (akar b-d-' + akar kh-l-q); yu'iiduhu diterjemahkan 'mengembalikannya' (akar '-w-d); yasiir diterjemahkan 'mudah' (akar y-s-r). gloss '(makhluk)/(menghidupkannya lagi)' dibuang.