أَوَلَمْ يَرَوْا كَيْفَ يُبْدِئُ اللَّهُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ
Apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya? Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَوَلَمْ يَرَوْا كَيْفَ يُبْدِئُ اللَّهُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُa-wa-lam yaraw kayfa yubdi'u llaahu l-khalqa tsumma yu'iiduhuapakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya
- إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌinna dzaalika alaa llaahi yasiirunsesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah
Aplikasi
Argumen dari siklus penciptaan: 'bagaimana Allah memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya? Yang demikian itu mudah bagi Allah', kemampuan mencipta yang sudah terbukti menjadi dasar keyakinan terhadap kemampuan mengulang proses tersebut.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-a-y, k-y-f, b-d-a, a-l-h, kh-l-q, '-w-d, y-s-r): yubdi'u l-khalq diterjemahkan 'memulai penciptaan' (akar b-d-' + akar kh-l-q); yu'iiduhu diterjemahkan 'mengembalikannya' (akar '-w-d); yasiir diterjemahkan 'mudah' (akar y-s-r). gloss '(makhluk)/(menghidupkannya lagi)' dibuang.