فَآمَنَ لَهُ لُوطٌ ۘ وَقَالَ إِنِّي مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّي ۖ إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Maka Lut membenarkannya. Ia berkata, "Sesungguhnya aku berhijrah kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dialah Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah."
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَآمَنَ لَهُ لُوطٌfa-aamana lahu luuthunmaka Lut membenarkannya
- وَقَالَ إِنِّي مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّيwa-qaala innii muhaajirun ilaa rabbiiia berkata, sesungguhnya aku berhijrah kepada Tuhanku
- إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُinnahu huwa l-'aziizu l-hakiimusesungguhnya Dialah Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah
Terjemahan per kata (12 kata)
- فَآمَنَfa-aamanamaka beriman
- لَهُlahubaginya
- لُوطٌluuthunLut
- وَقَالَwa-qaaladan berkata
- إِنِّيinniisesungguhnya aku
- مُهَاجِرٌmuhaajirunyang berhijrah
- إِلَىٰilaakepada
- رَبِّيrabbiiTuhanku
- إِنَّهُinnahusesungguhnya
- هُوَhuwaDialah
- الْعَزِيزُl-'aziizuSang Digdaya
- الْحَكِيمُl-hakiimuSang Penuh Hikmah
Inti bacaan
Dukungan yang penting: 'Lut membenarkan kenabian Ibrahim', validasi dari sesama figur yang memahami situasi, sebuah dukungan yang berarti di tengah penolakan luas dari lingkungan sekitar.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(kenabian Ibrahim)', '(Ibrahim)', dan '(tempat yang diperintahkan)' dari sumber internal dihapus: 'membenarkannya' memakai kata ganti '-nya' merujuk Ibrahim yang sudah menjadi subjek pembahasan.
Tafsiran
Ayat ini memperkenalkan Lut sebagai orang pertama yang membenarkan Ibrahim, sekaligus mencatat keputusan Ibrahim berhijrah setelah konflik dengan kaumnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Lut membenarkannya. Satu orang. Sesudah seluruh kaumnya menolak, ada satu yang percaya.
- Yang ia ucapkan aku berhijrah kepada Tuhanku. Bukan ke suatu negeri. Perpindahannya diberi arah, bukan alamat.
- Allah merekam ia menutup dengan Sang Digdaya lagi Sang Penuh Hikmah. Dua sebutan. Yang pergi menyebut kepada siapa ia pergi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
pasangan formula (hakiim/'aliim/hamiid dst.) belum dibedah, terjemahan terjemahan lain-nya dipertahankan sementara. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.