وَلَمَّا أَنْ جَاءَتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِيءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالُوا لَا تَخَفْ وَلَا تَحْزَنْ ۖ إِنَّا مُنَجُّوكَ وَأَهْلَكَ إِلَّا امْرَأَتَكَ كَانَتْ مِنَ الْغَابِرِينَ
Dan ketika para utusan Kami datang kepada Lut, ia bersedih karena mereka dan merasa sempit dada karena mereka; dan mereka berkata, "Janganlah takut dan jangan bersedih; sesungguhnya kami akan menyelamatkanmu dan keluargamu, kecuali istrimu; ia termasuk orang-orang yang tertinggal."
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَلَمَّا أَنْ جَاءَتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِيءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًاwa-lammaa an jaa'at rusulunaa luuthan sii'a bihim wa-dhaaqa bihim dzar'andan ketika para utusan Kami datang kepada Lut, ia bersedih karena mereka dan merasa sempit dada karena mereka
- وَقَالُوا لَا تَخَفْ وَلَا تَحْزَنْwa-qaaluu laa takhaf wa-laa tahzandan mereka berkata, janganlah takut dan jangan bersedih
- إِنَّا مُنَجُّوكَ وَأَهْلَكَ إِلَّا امْرَأَتَكَ كَانَتْ مِنَ الْغَابِرِينَinnaa munajjuuka wa-ahlaka illaa mra'ataka kaanat mina l-ghaabiriinasesungguhnya kami akan menyelamatkanmu dan keluargamu, kecuali istrimu, ia termasuk orang-orang yang tertinggal
Terjemahan per kata (23 kata)
- وَلَمَّاwa-lammaadan ketika
- أَنْanbahwa
- جَاءَتْjaa'atdatang
- رُسُلُنَاrusulunaarasul-rasul Kami
- لُوطًاluuthanLut
- سِيءَsii'amerasa susah
- بِهِمْbihimpada mereka
- وَضَاقَwa-dhaaqadan sempit
- بِهِمْbihimpada mereka
- ذَرْعًاdzar'ankesanggupan
- وَقَالُواwa-qaaluudan mereka berkata
- لَاlaatidak
- تَخَفْtakhafengkau takut
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تَحْزَنْtahzanengkau bersedih
- إِنَّاinnaasesungguhnya kami
- مُنَجُّوكَmunajjuukayang menyelamatkanmu
- وَأَهْلَكَwa-ahlakadan keluargamu
- إِلَّاillaakecuali
- امْرَأَتَكَmra'atakaistrimu
- كَانَتْkaanatadalah
- مِنَminadari
- الْغَابِرِينَl-ghaabiriinaorang-orang yang tertinggal
Inti bacaan
Kondisi emosional Lut yang jujur: 'bersedih. merasa sempit dada' menghadapi tamu yang datang, segera ditenangkan: 'Janganlah takut dan jangan bersedih', validasi kesulitan emosional diikuti penenangan yang tepat waktu.
Penjelasan pilihan kata
'Daaqa bihim dzar'an' ('merasa sempit dada karena mereka', akar d-y-q + dz-r-') dipertahankan literal: kekhawatiran Lut menyambut tamu di tengah kaumnya yang dikenal berbahaya.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan kegelisahan Lut yang wajar: kedatangan tamu asing di tengah kaum yang perilakunya sudah dikenal berbahaya, segera ditenangkan dengan jaminan keselamatan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Lut bersedih dan merasa sempit dada. Dua-duanya. Kesulitannya dicatat sebelum ia ditenangkan.
- Yang mereka ucapkan menjawab keduanya: jangan takut dan jangan bersedih. Sepasang. Tiap perasaan yang disebut diberi jawabannya.
- Allah merekam mereka menyusulkan jaminan menyelamatkan. Sesudah menenangkan. Yang diberikan bukan cuma kata-kata, melainkan kepastian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-y-a, r-s-l, s-w-a, d-y-q, dz-r-', q-w-l, kh-w-f, h-z-n, n-j-w, a-h-l, m-r-a, k-w-n, gh-b-r): sii'a bihim diterjemahkan 'bersedih karena mereka' (akar s-w-'); daaqa bihim dhar'an diterjemahkan 'merasa sempit dada (tak berdaya)' (akar d-y-q + akar dz-r-'); munajjuuka diterjemahkan 'menyelamatkanmu' (akar n-j-w); imra'atak diterjemahkan 'istrimu' (akar m-r-'); ghaabiriin diterjemahkan 'yang tertinggal' (akar gh-b-r). gloss '(orang-orang kafir)' + footnote dibuang.