وَلَقَدْ تَرَكْنَا مِنْهَا آيَةً بَيِّنَةً لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

Sungguh, benar-benar telah Kami tinggalkan darinya suatu tanda yang nyata bagi kaum yang mengerti.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَلَقَدْ تَرَكْنَا مِنْهَا آيَةً بَيِّنَةً لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَwa-la-qad taraknaa minhaa aayatan bayyinatan li-qawmin ya'qiluunasungguh, benar-benar telah Kami tinggalkan darinya suatu tanda yang nyata bagi kaum yang mengerti

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  2. تَرَكْنَاtaraknaaKami tinggalkan
  3. مِنْهَاminhaadarinya
  4. آيَةًaayatantanda
  5. بَيِّنَةًbayyinatanyang jelas
  6. لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
  7. يَعْقِلُونَya'qiluunayang mengerti

Inti bacaan

Bunyi (وَلَقَدْ تَرَكْنَا, wa-la-qad taraknaa) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 29:35 dan 54:15.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَلَقَدْ تَرَكْنَا, wa-la-qad taraknaa) yang berarti "sungguh, benar-benar telah Kami tinggalkan". Bunyi itu muncul dua kali, yaitu di 29:35 dan di 54:15, (وَلَقَدْ تَرَكْنَاهَا آيَةً, wa-la-qad taraknaahaa aayatan) yang berarti "sungguh, Kami benar-benar telah meninggalkannya sebagai tanda". Kata (تَرَكْنَا, taraknaa) berakar ت-ر-ك dan muncul sembilan kali di enam surah, yaitu 12:17, 18:99, 29:35, 37:78, 37:108, 37:119, 37:129, 51:37, dan 54:15. Di 12:17 sejumlah orang berkata kepada ayah mereka bahwa mereka meninggalkan Yusuf di dekat barang-barang mereka, dan di 18:99 sebagian orang ditinggalkan berbaur dengan sebagian yang lain. Di 37:78, 37:108, 37:119, dan 37:129 sesuatu ditinggalkan bagi orang yang disebut di tiap ayat, di kalangan orang-orang yang datang kemudian. Hanya tiga ayat yang memakai (آيَةً, aayatan) sebagai benda yang ditinggalkan, yaitu 29:35, 51:37, dan 54:15.

Kata (مِنْهَا, minhaa) yang berarti "darinya" tersusun dari (مِنْ, min) yang berarti "dari" dan (هَا, -haa) yang berarti "-nya" untuk satu pokok berjenis perempuan. Dalam rangkaian 29:31 sampai 29:34 negeri itu, (الْقَرْيَةِ, l-qaryati), yang dibicarakan, sehingga terjemahan membaca -haa kembali ke negeri itu. Tiga ayat tentang tanda yang ditinggalkan memakai tiga cara untuk menyambungkan kata ganti perempuan dengan tanda itu. Di 29:35 bunyinya (تَرَكْنَا مِنْهَا آيَةً, taraknaa minhaa aayatan) yang berarti "Kami tinggalkan darinya suatu tanda", di 51:37 (وَتَرَكْنَا فِيهَا آيَةً, wa-taraknaa fiihaa aayatan) yang berarti "Kami meninggalkan suatu tanda di dalamnya", dan di 54:15 (تَرَكْنَاهَا آيَةً, taraknaahaa aayatan) yang berarti "Kami meninggalkannya sebagai tanda". Ayat 29:35 memakai min, ayat 51:37 memakai fii yang berarti "di", dan ayat 54:15 menjadikan -haa objek langsung. Ayat 29:35 tidak menyebut bagian mana dari negeri itu yang dimaksud.

Kata (آيَةً, aayatan) yang berarti "tanda" tidak memakai kata sandang, sehingga terjemahan memakai "suatu tanda", sama dengan 51:37. Kata (بَيِّنَةً, bayyinatan) yang berarti "yang nyata" berakar ب-ي-ن dan di sini menjadi sifat bagi aayatan. Susunan (آيَةً بَيِّنَةً, aayatan bayyinatan) muncul dua kali dengan akhiran yang berbeda, yaitu di 29:35 dan di 2:211, tempat bentuknya (آيَةٍ بَيِّنَةٍ, aayatin bayyinatin) yang berarti "tanda nyata" dalam pertanyaan tentang berapa banyak tanda yang telah Kami anugerahkan kepada Bani Israil. Dua ayat itu memakai kata nyata untuk tanda.

Kata (يَعْقِلُونَ, ya'qiluuna) yang berarti "yang mengerti" berakar ع-ق-ل. Susunan (لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ, li-qawmin ya'qiluuna) yang berarti "bagi kaum yang mengerti" muncul delapan kali di enam surah, yaitu 2:164, 13:4, 16:12, 16:67, 29:35, 30:24, 30:28, dan 45:5. Terjemahan memakai "kaum yang mengerti" di 29:35, sama dengan 2:164, 16:12, 16:67, 30:24, 30:28, dan 45:5. Kata "berpikir" tidak dipakai untuk ya'qiluuna karena dipakai untuk kata lain, yaitu (لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ, li-qawmin yatafakkaruuna) yang berarti "bagi kaum yang berpikir", yang muncul tujuh kali di enam surah, yaitu 10:24, 13:3, 16:11, 16:69, 30:21, 39:42, dan 45:13. Dengan "mengerti" untuk ya'qiluuna, dua kelompok itu tetap terbedakan di terjemahan.

Tafsiran

Ayat ini menutup penuturan Lut dengan keterangan tentang apa yang tinggal sesudah keputusan di 29:34, yaitu Kami meninggalkan sesuatu, sesuatu itu berasal dari negeri tadi, dan penerimanya kaum yang mengerti. Ayat ini tidak menyebut wujud tanda itu, letaknya, atau waktu orang melihatnya.

Ayat lain mengaitkan tempat itu dengan jalan yang dilalui orang. Di 15:76 bunyinya (وَإِنَّهَا لَبِسَبِيلٍ مُقِيمٍ, wa-innahaa la-bi-sabiilin muqiimin) yang berarti "dan sesungguhnya ia benar-benar terletak di jalan yang tetap", dan di 37:137 sampai 37:138 kaum Lut disebut dilalui orang pada waktu pagi dan malam. Kata jalan dan orang yang melintas tidak ada di 29:35, sehingga kaitan itu tinggal sebagai bacaan yang boleh dicoba dari ayat-ayat lain.

Dalam surah ini tanda disebut sesudah beberapa kisah, dengan penerima yang berlainan. Di 29:15, (وَجَعَلْنَاهَا آيَةً لِلْعَالَمِينَ, wa-ja'alnaahaa aayatan li-l-'aalamiina) yang berarti "serta Kami jadikannya sebagai tanda bagi seisi alam", tandanya untuk seisi alam. Di 29:24 sesudah Allah menyelamatkan Ibrahim dari api, tandanya bagi kaum yang beriman, dan di 29:44 bagi orang-orang mukmin. Di 29:35 penerimanya kaum yang mengerti. Ayat-ayat itu tidak menyatakan bahwa satu kelompok penerima menggantikan yang lain.

Ayat ini juga menaruh dua sifat berdampingan, yaitu tanda yang nyata dan kaum yang mengerti. Kata nyata menyangkut tandanya, dan kata mengerti menyangkut yang menerimanya. Untuk tanda yang ditinggalkan di negeri itu, 51:37 menyebut penerima lain, yaitu orang-orang yang takut pada azab yang pedih.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat 29:35 mengatakan sesuatu telah ditinggalkan, sedangkan siapa yang akan melihatnya dan kapan belum dijawab di ayat itu. Di 29:20 tertulis, "Berjalanlah di bumi, lalu perhatikanlah bagaimana Allah memulai penciptaan." Di 37:137 sampai 37:138 kaum Lut disebut dilalui orang pada waktu pagi dan malam, lalu ada pertanyaan apakah kalian tidak berakal. Dua ayat itu berbeda isinya, yang satu mengajak berjalan dan memperhatikan, yang lain menyebut orang yang memang melintas. Berapa kali dalam setahun pembaca berhenti untuk membaca apa yang ditinggalkan sebuah tempat, dan tempat mana yang selama ini hanya dilewati?
  • Tanda itu disebut nyata, dan penerimanya disebut kaum yang mengerti, sehingga kejelasan tanda dan kesiapan penerimanya disebut dalam satu ayat. Di 2:164 tanda-tanda bagi kaum yang mengerti ditaruh pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, serta air yang Allah turunkan dari langit untuk menghidupkan bumi sesudah matinya. Dua ayat itu menyangkut tanda yang berbeda, yang satu pada sebuah negeri yang ditinggalkan dan yang lain pada alam, tetapi keduanya menyebut penerima yang sama. Hal apa yang sudah lama tampak di depan mata pembaca, tetapi belum pernah benar-benar dipahami?
  • Surah ini menyebut tanda untuk penerima yang berbeda-beda. Di 29:15 sesudah Kami selamatkan Nuh dan para penumpang bahtera, Kami jadikannya tanda bagi seisi alam. Di 29:24 sesudah Allah menyelamatkan Ibrahim dari api, tandanya bagi kaum yang beriman. Di 29:35 tandanya bagi kaum yang mengerti, dan di 29:44 bagi orang-orang mukmin. Di 51:37 tanda yang ditinggalkan di negeri itu disebut bagi orang-orang yang takut pada azab yang pedih. Tiap ayat memilih penerimanya sendiri, dan ayat-ayat itu tidak menyatakan apakah satu orang dapat termasuk lebih dari satu penerima. Daftar itu dapat dibaca sebagai deretan alamat. Di alamat mana pembaca akan ditemukan, dan pada penerima macam apa pembaca merasa paling dikenai?
  • Ayat 29:35 memakai kata kerja Kami tinggalkan dengan pelaku yang disebut, sedangkan 29:32 dan 29:33 memakai tertinggal untuk istri Lut tanpa pelaku. Dua kata Indonesia itu lahir dari dua akar yang berbeda, ت-ر-ك dan غ-ب-ر, dan keduanya berada dalam satu kisah. Untuk yang pertama ayat menyebut siapa yang meninggalkan, yaitu Kami, dan untuk yang kedua ayat tidak menyebut siapa yang menaruhnya di sana. Pembaca dapat memikirkan dua macam sisa dalam hidupnya, yaitu yang memang ditinggalkan dengan maksud dan yang tertinggal begitu saja. Dari seluruh yang pembaca kerjakan selama ini, mana yang ditinggalkan agar dibaca orang lain, dan mana yang tertinggal tanpa pernah direncanakan?
  • Tanda di 29:35 ditinggalkan untuk kaum yang mengerti, dan masa hidup kaum itu belum ditentukan oleh ayatnya. Di 37:78, 37:108, 37:119, dan 37:129 kata kerja yang sama dipakai untuk sesuatu yang ditinggalkan bagi orang yang disebut di tiap ayat, di kalangan orang-orang yang datang kemudian, sehingga peninggalan dikaitkan dengan generasi sesudahnya. Berapa lama tanda itu bertahan juga tidak tertulis. Pembaca adalah salah satu dari orang yang datang kemudian itu. Apakah pembaca pernah membaca sebuah peninggalan dengan cara orang yang tidak hadir pada kejadiannya, dan apa yang berubah pada cara membacanya?
  • Ayat 29:35 berakhir pada penerimanya dan tidak memuat pertanyaan. Di 54:15 sesudah Kami meninggalkannya sebagai tanda tertulis pertanyaan, adakah orang yang mau mengambil pelajaran. Di 37:138 sesudah kalimat tentang kalian yang melintasi mereka tertulis pertanyaan, tidakkah kalian berakal. Dua ayat itu menaruh pertanyaan tepat sesudah tanda atau peninggalan, sedangkan 29:35 menyebut penerimanya dan membiarkan pembaca yang menimbang apakah dirinya termasuk. Kalau pertanyaan seperti di 54:15 dituliskan di ujung ayat ini, jawaban apa yang bisa pembaca berikan hari ini tanpa menundanya?