فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَٰكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Maka masing-masing Kami hukum karena dosanya; di antara mereka ada yang Kami timpakan badai batu, ada yang ditimpa suara menggelegar, ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan ada yang Kami tenggelamkan; dan Allah tidaklah menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِfa-kullan akhadznaa bi-dzanbihimaka masing-masing Kami hukum karena dosanya
  2. فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُfa-minhum man arsalnaa alayhi haasiban wa-minhum man akhadzatsu s-sayhatudi antara mereka ada yang Kami timpakan badai batu, ada yang ditimpa suara menggelegar
  3. وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَاwa-minhum man khasafnaa bihi l-arda wa-minhum man aghraqnaaada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan ada yang Kami tenggelamkan
  4. وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَٰكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَwa-maa kaana llaahu li-yazhlimahum wa-laakin kaanuu anfusahum yazhlimuunadan Allah tidaklah menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar k-l-l, a-kh-dz, dz-n-b, r-s-l, h-s-b, s-y-h, kh-s-f, a-r-d, gh-r-q, k-w-n, a-l-h, zh-l-m, n-f-s): kullan akhadhnaa bi-dhanbihi diterjemahkan 'masing-masing Kami hukum karena dosanya' (akar '-kh-dz + akar dz-n-b); haasib diterjemahkan 'badai batu' (akar h-s-b); sayhah diterjemahkan 'suara menggelegar' (akar s-y-h); khasafnaa diterjemahkan 'Kami benamkan' (akar kh-s-f); aghraqnaa diterjemahkan 'Kami tenggelamkan' (akar gh-r-q); maa kaana llaah li-yazhlimahum wa laakin kaanuu anfusahum yazhlimuun diterjemahkan 'Allah tak menzalimi, merekalah menzalimi diri' (akar zh-l-m + akar n-f-s, teodisi: keadilan Ilahi, tanggung jawab-diri, cf. 3:117, 9:70). Selaras.

Aplikasi

Kesimpulan penting tentang keadilan: 'Allah tidaklah menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri', variasi bentuk konsekuensi (badai, suara, terbenam, tenggelam) semua berakar dari pilihan sendiri, bukan kesewenangan.