وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ ۖ وَمَا يَعْقِلُهَا إِلَّا الْعَالِمُونَ

Perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia. Namun, tidak ada yang memahaminya, kecuali orang-orang yang berilmu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِwa-tilka l-amtsaalu nadhribuhaa li-n-naasiperumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia
  2. وَمَا يَعْقِلُهَا إِلَّا الْعَالِمُونَwa-maa ya'qiluhaa illaa l-'aalimuunanamun tidak ada yang memahaminya, kecuali orang-orang yang berilmu

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. وَتِلْكَwa-tilkadan itulah
  2. الْأَمْثَالُl-amtsaaluperumpamaan
  3. نَضْرِبُهَاnadhribuhaaKami membuatnya
  4. لِلنَّاسِli-n-naasikepada manusia
  5. وَمَاwa-maadan tidaklah
  6. يَعْقِلُهَاya'qiluhaamemahaminya
  7. إِلَّاillaakecuali
  8. الْعَالِمُونَl-'aalimuunaorang-orang yang berilmu

Inti bacaan

Fungsi perumpamaan: 'Kami buat untuk manusia. Namun, tidak ada yang memahaminya, kecuali orang-orang yang berilmu', kedalaman makna dalam analogi sederhana membutuhkan kapasitas refleksi yang terlatih untuk benar-benar dipahami.

Penjelasan pilihan kata

'Tilka' (demonstrativa jauh) benar 'itu': merujuk pada perumpamaan yang baru disampaikan.

Tafsiran

Ayat ini menutup perumpamaan laba-laba dengan catatan tentang pemahamannya, bukan setiap orang bisa menangkap kedalamannya, hanya yang berilmu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah membuat perumpamaan untuk semua, tetapi yang menangkap sebagian. Bahannya sederhana. Kedalamannya tidak.
  • Yang dipakai laba-laba, binatang yang dikenal semua orang. Gambarnya mudah. Maknanya perlu dicerna.
  • Berilmu disebut Allah sebagai syarat memahami. Bukan syarat mendengar. Yang mendengar semua, yang paham sebagian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').