اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Kitab, dan tegakkanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Sungguh, mengingat Allah itu lebih besar. Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَutlu maa uuhiya ilayka mina l-kitaabi wa-aqimi s-salaatabacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Kitab, dan tegakkanlah salat
  2. إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِinna s-salaata tanhaa ani l-fahshaa'i wa-l-munkarisesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar
  3. وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُwa-la-dzikru llaahi akbarusungguh, mengingat Allah itu lebih besar
  4. وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَwa-llaahu ya'lamu maa tasna'uunaAllah mengetahui apa yang kalian kerjakan
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “(salat)” DIBUANG; “besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain).” diterjemahkan “besar.”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. sebagian penerjemah: 'Recite thou what has been revealed to thee of the Writ,1 and uphold thou the duty;2 the duty3 forbids4 sexual immorality5 and perversity;6 and the remembrance7 of God is greater; and God knows what you do.' Corpus ayat ini: «S~alaw`pa, TAKRIF»; «S~alaw`pa, TAKRIF». salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar').

Aplikasi

Instruksi penting: 'tegakkanlah kewajiban terstruktur (salat). Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar', praktik spiritual rutin memiliki fungsi preventif nyata terhadap perilaku destruktif, bukan sekadar ritual formal tanpa dampak. Konkretnya: menjadikan kewajiban terstruktur harian sebagai praktik yang secara aktif membentuk kendali diri terhadap perbuatan buruk (bukan sekadar rutinitas terpisah dari perilaku sehari-hari) adalah cara memahami fungsinya yang sesungguhnya.