وَكَذَٰلِكَ أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ ۚ فَالَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يُؤْمِنُونَ بِهِ ۖ وَمِنْ هَٰؤُلَاءِ مَنْ يُؤْمِنُ بِهِ ۚ وَمَا يَجْحَدُ بِآيَاتِنَا إِلَّا الْكَافِرُونَ
Demikianlah Kami turunkan Kitab kepadamu. Adapun orang-orang yang telah Kami berikan Kitab, mereka beriman kepadanya. Dan di antara mereka ini, ada yang beriman kepadanya. Tidaklah mengingkari tanda-tanda Kami, kecuali orang-orang kafir.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَكَذَٰلِكَ أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَwa-ka-dzaalika anzalnaa ilayka l-kitaabademikianlah Kami turunkan Kitab kepadamu
- فَالَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يُؤْمِنُونَ بِهِfa-lladziina aataynaahumu l-kitaaba yu'minuuna bihiadapun orang-orang yang telah Kami berikan Kitab, mereka beriman kepadanya
- وَمِنْ هَٰؤُلَاءِ مَنْ يُؤْمِنُ بِهِwa-min haa'ulaa'i man yu'minu bihidan di antara mereka ini, ada yang beriman kepadanya
- وَمَا يَجْحَدُ بِآيَاتِنَا إِلَّا الْكَافِرُونَwa-maa yajhadu bi-aayaatinaa illaa l-kaafiruunatidaklah mengingkari tanda-tanda Kami, kecuali orang-orang kafir
Terjemahan per kata (19 kata)
- وَكَذَٰلِكَwa-ka-dzaalikadan demikianlah
- أَنْزَلْنَاanzalnaaKami menurunkan
- إِلَيْكَilaykakepadamu
- الْكِتَابَl-kitaabaKitab
- فَالَّذِينَfa-lladziinamaka orang-orang yang
- آتَيْنَاهُمُaataynaahumuKami beri mereka
- الْكِتَابَl-kitaabaKitab
- يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman
- بِهِbihipadanya
- وَمِنْwa-mindan dari
- هَٰؤُلَاءِhaa'ulaa'imereka ini
- مَنْmanorang yang
- يُؤْمِنُyu'minuberiman
- بِهِbihipadanya
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- يَجْحَدُyajhadumengingkari
- بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
- إِلَّاillaakecuali
- الْكَافِرُونَl-kaafiruunaorang-orang kafir
Inti bacaan
Pasangan pembatasan (إِلَّا الْكَافِرُونَ, illaa l-kaafiruuna) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 29:47.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَكَذَٰلِكَ أَنْزَلْنَا, wa-ka-dzaalika anzalnaa) yang berarti "dan demikianlah Kami turunkan". Kata (كَذَٰلِكَ, ka-dzaalika) tersusun dari (كَ, ka) yang berarti "seperti" dan (ذَٰلِكَ, dzaalika) yang berarti "itu", sehingga artinya "seperti itu". Rangkaian (وَكَذَٰلِكَ أَنْزَلْنَا, wa-ka-dzaalika anzalnaa) muncul empat kali, yaitu di 13:37, 20:113, 22:16, dan 29:47. Di tiga ayat pertama kata kerjanya berakhiran -hu, (أَنْزَلْنَاهُ, anzalnaahu) yang berarti "Kami turunkan dia", dan hasilnya disebut sesudahnya, yaitu (حُكْمًا عَرَبِيًّا, hukman 'arabiyyan) di 13:37, (قُرْآنًا عَرَبِيًّا, qur'aanan 'arabiyyan) di 20:113, dan (آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ, aayaatin bayyinaatin) di 22:16. Di 29:47 benda yang diturunkan disebut langsung, (إِلَيْكَ الْكِتَابَ, ilayka l-kitaaba) yang berarti "kepadamu Kitab".
Rangkaian (أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ, anzalnaa ilayka l-kitaaba) yang berarti "Kami turunkan kepadamu Kitab" muncul empat kali, yaitu di 4:105, 5:48, 29:47, dan 39:2. Di tiga ayat yang lain rangkaian itu langsung disusul (بِالْحَقِّ, bi-l-haqqi) yang berarti "dengan hak", sedangkan di 29:47 rangkaian itu disusul pembicaraan tentang penerimaan Kitab. Awalan (فَ, fa) pada (فَالَّذِينَ, fa-lladziina) yang berarti "maka orang-orang yang" diterjemahkan "Adapun" karena bagian ini membuka perincian tentang penerima Kitab.
Rangkaian (الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ, lladziina aataynaahumu l-kitaaba) yang berarti "orang-orang yang Kami beri Kitab" muncul delapan kali di lima surah, yaitu 2:121, 2:146, 6:20, 6:89, 6:114, 13:36, 28:52, dan 29:47, dan 29:47 membukanya dengan fa, sedangkan tujuh ayat yang lain tidak. Kata kerja sesudahnya berbeda-beda. Di 2:121 bunyinya (يُؤْمِنُونَ بِهِ, yu'minuuna bihi) yang berarti "mereka beriman kepadanya", dan di 28:52 (هُمْ بِهِ يُؤْمِنُونَ, hum bihi yu'minuuna). Di 2:146 dan 6:20 bunyinya (يَعْرِفُونَهُ, ya'rifuunahu) yang berarti "mereka mengenalnya", di 6:114 (يَعْلَمُونَ, ya'lamuuna) yang berarti "mereka mengetahui", dan di 13:36 (يَفْرَحُونَ, yafrahuuna) yang berarti "mereka bergembira". Rangkaian (يُؤْمِنُونَ بِهِ, yu'minuuna bihi) muncul tujuh kali di tujuh surah, yaitu 2:121, 6:92, 11:17, 15:13, 26:201, 29:47, dan 40:7.
Kata (وَمِنْ هَٰؤُلَاءِ, wa-min haa'ulaa'i) yang berarti "dan di antara mereka ini" memuat (هَٰؤُلَاءِ, haa'ulaa'i), kata penunjuk dekat. Ayat ini tidak menamai siapa yang ditunjuknya dan tidak menyatakan apakah mereka berbeda dari orang-orang yang diberi Kitab, dan terjemahan tidak menambahkan nama. Kata (مَنْ يُؤْمِنُ بِهِ, man yu'minu bihi) yang berarti "ada yang beriman kepadanya" muncul dua kali, yaitu di 10:40 dan 29:47. Di 10:40, (وَمِنْهُمْ مَنْ يُؤْمِنُ بِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ لَا يُؤْمِنُ بِهِ, wa-minhum man yu'minu bihi wa-minhum man laa yu'minu bihi) yang berarti "di antara mereka ada orang yang beriman padanya, dan di antara mereka ada orang yang tidak beriman padanya", kedua kemungkinan disebut. Di 29:47 sisi yang beriman ditulis sebagai bagian dari kelompok ini, dan sisi yang tidak beriman tidak muncul.
Kata kerja (يَجْحَدُ, yajhadu) yang berarti "mengingkari" berakar ج-ح-د, dan objeknya dipasang lewat (بِ, bi), yaitu (بِآيَاتِنَا, bi-aayaatinaa) yang berarti "tanda-tanda Kami". Rangkaian (وَمَا يَجْحَدُ بِآيَاتِنَا إِلَّا, wa-maa yajhadu bi-aayaatinaa illaa) muncul tiga kali di dua surah, yaitu 29:47, 29:49, dan 31:32. Ketiganya disusul pihak yang berbeda: (الْكَافِرُونَ, l-kaafiruuna) yang berarti "orang-orang kafir" di 29:47, (الظَّالِمُونَ, zh-zhaalimuuna) yang berarti "orang-orang zalim" di 29:49, dan (كُلُّ خَتَّارٍ كَفُورٍ, kullu khattaarin kafuurin) yang berarti "setiap pengkhianat yang sangat kufur" di 31:32. Kata (الْكَافِرُونَ, l-kaafiruuna) berakar ك-ف-ر, dan pasangan pembatasan (إِلَّا الْكَافِرُونَ, illaa l-kaafiruuna) muncul satu kali, yaitu di 29:47.
Tafsiran
Ayat ini menyebut tiga kedudukan terhadap Kitab yang diturunkan: orang-orang yang diberi Kitab beriman kepadanya, sebagian dari mereka yang ditunjuk dengan kata ini juga beriman, dan pengingkaran tanda-tanda dipegang oleh orang-orang kafir. Ketiganya datang sesudah 29:46, yang menyebut apa yang diturunkan kepada kami dan kepada kalian, dan kata demikianlah di awal 29:47 menghubungkan keduanya, meskipun apa yang ditunjuk kata itu tidak dinyatakan.
Penerimaan dicatat dari dua sisi, yang menerima dan yang menolak, dan orang yang belum memutuskan tidak mendapat sebutan. Rumusan tentang penolak dipakai lagi di 29:49 dengan penutup lain, orang-orang zalim, sehingga 29:47 dan 29:49 mengapit 29:48, yang berbicara tentang orang yang dituju Kitab itu: tidak pernah membaca atau menulis kitab sebelumnya. Pembicaraan beralih dari kelompok penerima ke orang yang menerima Kitab, lalu kembali ke penolak.
Ayat lain yang menyebut orang-orang yang diberi Kitab tidak menggambarkan mereka seragam. Ayat 2:146 mencatat sekelompok dari mereka menyembunyikan kebenaran padahal mengetahui, dan 13:36 mencatat bahwa di antara golongan-golongan ada yang mengingkari sebagiannya. Ayat 29:47 tidak bertentangan dengan catatan itu, karena ayat ini menyebut mereka yang beriman, sedangkan catatan lain menyebut sekelompok dari mereka, dan ayat-ayat itu tidak menandai kelompok yang sama.
Renungan dan Hikmah
- Ayat 29:47 menyebut orang yang diberi Kitab dan beriman, sebagian dari mereka ini yang beriman, dan orang kafir sebagai pihak yang mengingkari tanda-tanda. Orang yang masih menimbang tidak mendapat kalimat sendiri: golongan yang belum beriman tetapi belum juga mengingkari tidak disebut. Di 6:114 Dia disebut menurunkan Kitab, dan penerima ayat itu dilarang termasuk orang-orang yang ragu, sehingga keraguan disebut di tempat lain sebagai keadaan yang dikenai peringatan. Pembaca yang sedang menimbang dapat memperhatikan bahwa 29:47 tidak memberi nama pada keadaannya. Di mana ayat ini menaruh orang yang masih menimbang?
- Di 29:47 orang yang diberi Kitab beriman kepadanya, tetapi ayat lain mencatat keadaan yang berbeda untuk pihak yang diberi Kitab: di 2:146 sekelompok dari mereka menyembunyikan kebenaran padahal mengetahui, dan di 13:36 di antara golongan-golongan ada yang mengingkari sebagiannya. Ayat-ayat itu tidak saling membantah, karena kelompoknya tidak ditandai sama. Di 6:114 orang yang diberi Kitab mengetahui bahwa Kitab itu diturunkan dari Tuhanmu, sedangkan 29:47 memakai kata beriman, dan kedua kata kerja itu tidak ditukar. Pembaca dapat memisahkan memiliki, mengetahui, dan beriman. Apa yang menjembatani mengetahui dan beriman?
- Rumusan tentang pengingkaran tanda-tanda dipakai tiga kali, dan tiap kali menyebut pengingkarnya dengan nama berbeda: orang kafir di 29:47, orang zalim di 29:49, dan setiap pengkhianat yang sangat kufur di 31:32. Di 31:32 rumusan itu datang sesudah orang-orang berdoa kepada Allah dengan tulus ketika ombak menutupi mereka, lalu sebagian bersikap pertengahan sesudah diselamatkan. Rumusan itu tidak merangkum ketiga nama menjadi satu. Dari tiga nama itu, mana yang paling mudah dipakai pembaca untuk menilai orang lain, dan mana yang paling jarang dipakainya untuk menilai diri sendiri?
- Kata mereka ini menunjuk kelompok yang tidak diberi nama oleh ayat, dan ayat tidak menyatakan apakah kelompok itu berbeda dari orang-orang yang diberi Kitab. Pembaca yang mengisi tempat itu dengan nama yang dibawanya sendiri menambahkan sesuatu yang tidak tertulis, dan tambahan itu menentukan siapa yang dibaca sebagai beriman dan siapa yang dibaca sebagai penolak. Ayat 29:47 menyebut Kitab itu sebagai sesuatu yang diturunkan kepadamu, dan nama kelompok penerimanya dibiarkan kosong. Nama apa yang paling cepat diletakkan pembaca di tempat itu, dan dari mana nama tersebut berasal?
- Rangkaian Kami turunkan kepadamu Kitab muncul di empat ayat, dan di tiga ayat lain langsung disusul keterangan tentang mutunya, yaitu dengan hak. Di 39:2 keterangan itu disusul perintah mengabdi kepada Allah, dan di 4:105 disusul tujuan memutuskan perkara di antara manusia dengan apa yang telah Allah ajarkan. Ayat 29:47 menyusulkan hal lain, yaitu penerimaan: siapa yang beriman dan siapa yang mengingkari. Pembaca dapat bertanya apakah, saat membicarakan sebuah bacaan, mutunya lebih dulu ditimbang atau siapa saja yang menerimanya lebih dulu dilihat. Apa yang hilang bila salah satunya tidak pernah ditanyakan?
- Kitab di ayat ini disebut diturunkan dan diberikan: Kami turunkan kepadamu, dan Kami berikan kepada mereka. Dalam kedua kalimat itu penerima berada pada posisi menerima, dan ayat tidak menyebut usaha apa pun dari penerima untuk memperolehnya. Urutan pemberian lebih dulu daripada iman, karena kata beriman baru muncul sesudah Kitab diberikan. Pembaca dapat menimbang bagaimana sesuatu yang diterima tanpa diminta diperlakukan sesudahnya. Bagaimana pembaca memperlakukan sesuatu yang datang tanpa pernah diminta?