يَوْمَ يَغْشَاهُمُ الْعَذَابُ مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ وَيَقُولُ ذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Pada hari azab menutupi mereka dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka, dan Dia berfirman, "Rasakanlah apa yang kalian kerjakan!"

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَوْمَ يَغْشَاهُمُ الْعَذَابُ مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ أَرْجُلِهِمْyawma yaghsyaahumu l-'adzaabu min fawqihim wa-min tahti arjulihimpada hari azab menutupi mereka dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka
  2. وَيَقُولُ ذُوقُوا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَwa-yaquulu dzuuquu maa kuntum ta'maluunadan Dia berfirman, rasakanlah apa yang kalian kerjakan

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. يَوْمَyawmahari
  2. يَغْشَاهُمُyaghsyaahumumenutupi mereka
  3. الْعَذَابُl-'adzaabuazab
  4. مِنْmindari
  5. فَوْقِهِمْfawqihimatas mereka
  6. وَمِنْwa-mindan dari
  7. تَحْتِtahtibawah
  8. أَرْجُلِهِمْarjulihimkaki mereka
  9. وَيَقُولُwa-yaquuludan ia berkata
  10. ذُوقُواdzuuquurasakanlah kalian
  11. مَاmaaapa yang
  12. كُنْتُمْkuntumkalian selalu
  13. تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan

Inti bacaan

Susunan (يَوْمَ يَغْشَاهُمُ, yawma yaghsyaahumu) muncul 1 kali di Al-Qur'an, yaitu di 29:55, sedangkan akar غ-ش-و dengan ombak sebagai pelaku ada di 31:32.

Penjelasan pilihan kata

Kata kerja (يَغْشَاهُمُ, yaghsyaahumu) yang berarti "menutupi mereka" berakar غ-ش-و, dan rangkaian (يَوْمَ يَغْشَاهُمُ, yawma yaghsyaahumu) yang berarti "pada hari menutupi mereka" hanya ada di ayat ini. Akar yang sama dipakai untuk ombak di 31:32, (غَشِيَهُمْ مَوْجٌ, ghasyiyahum mawjun) yang berarti "ombak menutupi mereka", dan untuk laut di 20:78, (فَغَشِيَهُمْ مِنَ الْيَمِّ مَا غَشِيَهُمْ, fa-ghasyiyahum mina l-yammi maa ghasyiyahum) yang berarti "lalu dari laut mereka ditutupi oleh apa yang menutupi mereka". Terjemahan 29:55 memakai "menutupi" seperti kedua ayat itu. Di 29:54 terjemahan memakai "meliputi" untuk (لَمُحِيطَةٌ, la-muhiithatun), kata dari akar ح-و-ط, sehingga dua kata yang berbeda tetap terbaca berbeda. Akar غ-ش-و juga muncul bersama arah yang sama di 7:41, (وَمِنْ فَوْقِهِمْ غَوَاشٍ, wa-min fawqihim ghawaasyin) yang berarti "dan dari atas mereka ada selubung". Ayat 7:41 menyebut bendanya, yaitu selubung, sedangkan 29:55 menyebut perbuatannya, yaitu menutupi.

Arah azab ditulis (مِنْ فَوْقِهِمْ, min fawqihim) yang berarti "dari atas mereka" dan (وَمِنْ تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ, wa-min tahti arjulihim) yang berarti "dan dari bawah kaki mereka". Bentuk pertama muncul 6 kali di 5 surah, yaitu 5:66, 7:41, 16:26, 16:50, 29:55, dan 39:16, dengan dua di antaranya, 16:26 dan 16:50, berada dalam satu surah. Susunan (تَحْتِ أَرْجُلِ, tahti arjuli) yang berarti "bawah kaki" muncul 3 kali di 3 surah, yaitu 5:66, 6:65, dan 29:55. Di 5:66 kedua arah itu menjadi asal makanan, (لَأَكَلُوا مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ, la-akaluu min fawqihim wa-min tahti arjulihim) yang berarti "niscaya mereka makan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka", dengan syarat yang disebut di awal ayat itu, yaitu menegakkan apa yang diturunkan kepada mereka dari Tuhan mereka. Di 6:65 kedua arah itu dihubungkan dengan (أَوْ, aw) yang berarti "atau", (مِنْ فَوْقِكُمْ أَوْ مِنْ تَحْتِ أَرْجُلِكُمْ, min fawqikum aw min tahti arjulikum) yang berarti "dari atas kalian atau dari bawah kaki kalian". Di 29:55 penghubungnya (وَمِنْ, wa-min) yang berarti "dan dari", sehingga terjemahan memakai "dan" dan kedua arah itu terbaca berlaku bersamaan.

Kata kerja (وَيَقُولُ, wa-yaquulu) yang berarti "dan Dia berfirman" berbentuk orang ketiga tunggal laki-laki menurut morfologi, dan ayat ini membiarkan pelakunya tanpa nama. Di 28:62 dan 25:17, kata kerja (فَيَقُولُ, fa-yaquulu) diikuti ucapan yang memuat "-Ku", yaitu (شُرَكَائِيَ, syurakaa'iya) yang berarti "sekutu-sekutu-Ku" dan (عِبَادِي, 'ibaadii) yang berarti "hamba-hamba-Ku", sehingga pelaku ucapan itu terbaca dari isinya. Ucapan di 29:55 tidak memuat kata ganti semacam itu, dan terjemahan menuliskan pelakunya sebagai "Dia" mengikuti bentuk kata kerjanya. Di 3:181 pelakunya disebut dengan kata ganti Kami, (وَنَقُولُ ذُوقُوا, wa-naquulu dzuuquu) yang berarti "dan Kami akan berkata, 'Rasakanlah'".

Kata (ذُوقُوا, dzuuquu) yang berarti "rasakanlah" berakar ذ-و-ق dan berbentuk perintah untuk banyak orang. Bentuk persis ini muncul 24 kali di 19 surah, yaitu 3:106, 3:181, 4:56, 6:30, 7:39, 8:35, 8:50, 9:35, 10:52, 16:94, 22:22, 29:55, 32:14, 32:20, 34:42, 35:37, 38:8, 39:24, 46:34, 51:14, 54:37, 54:39, 54:48, dan 78:30. Rangkaian (ذُوقُوا مَا كُنْتُمْ, dzuuquu maa kuntum) yang berarti "rasakanlah apa yang kalian" ada di tiga ayat, yaitu 9:35, 29:55, dan 39:24, dan tiap ayat menutupnya dengan kata kerja yang berbeda. Di 9:35 kata kerjanya (تَكْنِزُونَ, taknizuuna) yang berarti "kalian timbun", di 39:24 (تَكْسِبُونَ, taksibuuna) yang berarti "kalian usahakan", dan di 29:55 (تَعْمَلُونَ, ta'maluuna) yang berarti "kalian kerjakan". Kata kerja di 9:35 dan 39:24 menyebut perbuatan tertentu, yaitu menimbun dan mengusahakan. Akar ع-م-ل tidak dibatasi seperti itu: di Surah 29 ia dipakai untuk perbuatan yang dibalas dengan yang terbaik di 29:7 dan untuk perbuatan yang dirasakan di ayat ini, sehingga terjemahan memakai "kerjakan".

Tafsiran

Ayat ini menjawab permintaan yang diulang di dua ayat sebelumnya. Rangkaian (يَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ, yasta'jiluunaka bi-l-'adzaabi) yang berarti "mereka minta kepadamu agar azab disegerakan" ada di 22:47, 29:53, dan 29:54. Di 29:53 azab dibicarakan dengan dua kata kerja. Seandainya tidak ada waktu yang telah ditetapkan, azab itu sudah (لَجَاءَهُمُ, la-jaa'ahumu) yang berarti "niscaya datang kepada mereka", dan pada waktunya azab itu (وَلَيَأْتِيَنَّهُمْ, wa-la-ya'tiyannahum) yang berarti "dan pasti akan datang kepada mereka" dengan tiba-tiba. Di 29:54 Jahanam disebut sudah meliputi orang-orang kafir. Ayat 29:55 menambahkan sesuatu yang belum ada di keduanya, yaitu sebuah hari dan sebuah ucapan: azab menutupi mereka pada hari itu, lalu perintah merasakan diucapkan kepada mereka.

Perpindahan dari gambaran ke ucapan terlihat dari siapa yang berbicara. Dua ayat sebelumnya memandang mereka dari luar. Mereka meminta, azab pasti datang, dan Jahanam meliputi. Ayat ini menyapa mereka langsung, berbeda dari 29:53 dan 29:54, dengan satu kalimat perintah yang tidak memuat ancaman baru dan tidak memuat alasan tambahan. Di 9:35 perintah merasakan didahului pernyataan tentang apa yang mereka timbun, dan di 32:14 perintah itu didahului sebab, yaitu melupakan pertemuan hari itu. Di 29:55 tidak ada pendahulu semacam itu, dan keterangan tentang yang dirasakan baru ada di ujung kalimat, yaitu apa yang mereka kerjakan.

Kapan hari itu tiba tetap terbuka. Ayat 29:53 hanya menamainya waktu yang telah ditetapkan, dan 29:55 tidak menambahkan ukuran apa pun. Ayat sesudahnya, 29:56, beralih kepada sapaan yang lain, yaitu kepada hamba-hamba yang beriman, sehingga gambaran azab di 29:55 menjadi penutup bagian yang berbicara tentang orang-orang yang meminta azab disegerakan.

Renungan dan Hikmah

  • Permintaan agar azab disegerakan muncul di 22:47, 29:53, dan 29:54. Di 22:47 jawabannya memuat dua hal, yaitu Allah tidak akan menyalahi janji-Nya dan sehari di sisi Tuhanmu seperti seribu tahun menurut hitungan kalian. Ayat 29:55 menjawab dengan sebuah hari tanpa memberi ukuran panjangnya. Pembaca yang pernah menagih sesuatu supaya cepat, entah keputusan, hasil, atau kepastian, dapat memperhatikan bahwa 22:47 menaruh dua satuan waktu berdampingan, satuan yang dipakai orang yang menagih dan satuan di sisi Tuhan. Bila hitungan yang dipakai pembaca ternyata berbeda dari hitungan di sisi-Nya, apa yang sebenarnya sedang ditagih ketika pembaca berkata bahwa sesuatu terlalu lama?
  • Di 16:26 Allah mendatangi bangunan orang-orang sebelum mereka dari fondasinya, lalu atap runtuh menimpa mereka dari atas, dan azab datang dari arah yang tidak mereka sadari. Ayat itu menyebut makar mereka lebih dulu, sebelum bangunan itu disentuh. Ayat 29:55 menyebut dua arah yang sama, atas dan bawah kaki, tanpa menyebut bangunan. Rumah, usaha, dan nama baik dibangun dengan atap dan fondasi, dan 16:26 menaruh keduanya sebagai tempat runtuh. Apa saja yang selama ini pembaca andalkan sebagai atap dan sebagai fondasi, dan apakah keduanya pernah diperiksa, atau hanya dianggap kuat karena belum pernah goyah?
  • Di 3:181 Allah disebut telah mendengar perkataan sekelompok orang, lalu Kami akan mencatat apa yang mereka katakan, dan sesudah itu Kami akan berkata, "Rasakanlah". Ayat 29:53 sampai 29:55 memuat urutan yang sebagian mirip: mereka meminta azab disegerakan, lalu ada hari dengan perintah merasakan. Kelompok dalam 3:181 dan kelompok dalam 29:53 sampai 29:55 berbeda, sehingga kedua rangkaian itu tidak dapat disamakan, dan kemiripannya hanya pada letak perkataan sebelum perintah. Pembaca yang terbiasa mengucapkan permintaan, bantahan, atau tantangan sambil lalu dapat bertanya kepada diri sendiri, kalimat mana dari hari ini yang mau didengar kembali persis seperti diucapkan, dan berapa banyak yang diucapkan seolah tidak ada yang mendengar?
  • Di 5:66 arah yang sama, dari atas dan dari bawah kaki, menjadi asal makanan, dengan syarat menegakkan apa yang diturunkan kepada mereka dari Tuhan mereka. Di 29:55 arah itu menjadi tempat azab tanpa syarat yang disebut. Kedua ayat itu tidak menceritakan peristiwa yang sama dan tidak berbicara kepada kelompok yang sama; yang sama hanya dua arah itu. Bagian bawah kaki adalah tempat berpijak sehari-hari, dan 5:66 serta 29:55 menyebutnya sebagai asal dua hal yang berlawanan, makanan dan azab. Bila arah di bawah kaki dapat menjadi asal makanan atau asal azab menurut dua ayat itu, apa yang sebenarnya dipercayai pembaca setiap kali berpijak di tempat yang sama?
  • Perintah di 29:55 menyebut apa yang dirasakan, yaitu apa yang dikerjakan, dan tidak menyebut azab sebagai objek kata kerja merasakan. Azab menutupi dari dua arah, lalu perintah merasakan menunjuk pekerjaan. Ayat ini tidak menjelaskan bagaimana kedua hal itu berhubungan, selain bahwa keduanya disebut berurutan dalam satu ayat, sehingga pembaca dapat memakai urutan itu sebagai cermin tanpa memastikan lebih dari yang tertulis. Kata kerja yang dipakai, mengerjakan, tidak membatasi jenis perbuatan, jadi pembaca dapat bertanya seberapa jauh kata itu menjangkau pekerjaannya sendiri, dari yang diumumkan sampai yang tidak dilihat siapa pun. Dari pekerjaan yang sedang dikerjakan hari ini, mana yang masih mau diterima hasilnya persis seperti adanya?
  • Di 29:53 dan 29:54 orang-orang itu yang berbicara, dan lawan bicaranya adalah pihak yang disapa dengan kata engkau. Di 29:55 mereka yang disapa, oleh pihak yang dalam terjemahan ditulis Dia, sedangkan namanya tidak ada di ayat itu. Jawaban dari mereka tidak tercatat, baik bantahan maupun permohonan. Orang yang biasa menawar, menunda, atau meminta waktu tambahan dapat memperhatikan bahwa urutan ini membalik posisi: pihak yang tadinya menuntut menjadi pihak yang diperintah, dengan satu kalimat saja. Bila pada hari itu Dia berfirman dan pembaca yang mendengar, di posisi mana pembaca ingin berdiri sekarang, sebagai yang menuntut atau sebagai yang menyiapkan jawaban?