وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَنُبَوِّئَنَّهُمْ مِنَ الْجَنَّةِ غُرَفًا تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ نِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, pasti akan Kami tempatkan mereka di kamar-kamar taman yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya; sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal,
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِwa-lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaatidan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh
- لَنُبَوِّئَنَّهُمْ مِنَ الْجَنَّةِ غُرَفًا تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُla-nubawwi'annahum mina l-jannati ghurafan tajrii min tahtihaa l-anhaarupasti akan Kami tempatkan mereka di kamar-kamar taman yang mengalir di bawahnya sungai-sungai
- خَالِدِينَ فِيهَا ۚ نِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَkhaalidiina fiihaa ni'ma ajru l-'aamiliinakekal mereka di dalamnya; sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal
Terjemahan per kata (17 kata)
- وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- وَعَمِلُواwa-'amiluudan beramal
- الصَّالِحَاتِsh-shaalihaatikebajikan
- لَنُبَوِّئَنَّهُمْla-nubawwi'annahumsungguh Kami akan menempatkan mereka
- مِنَminadari
- الْجَنَّةِl-jannatitaman
- غُرَفًاghurafankamar-kamar
- تَجْرِيtajriimengalir
- مِنْmindari
- تَحْتِهَاtahtihaabawahnya
- الْأَنْهَارُl-anhaarusungai-sungai
- خَالِدِينَkhaalidiinakekal
- فِيهَاfiihaadi dalamnya
- نِعْمَni'masebaik-baik
- أَجْرُajrupahala
- الْعَامِلِينَl-'aamiliinaorang-orang yang beramal
Inti bacaan
Kata kerja (لَنُبَوِّئَنَّهُمْ, la-nubawwi'annahum) muncul 2 kali di Al-Qur'an, yaitu di 16:41 dan 29:58.
Penjelasan pilihan kata
Pembuka (وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ, wa-lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaati) yang berarti "dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh" disusul kata kerja yang diberi awalan la dan akhiran nun penegas, sehingga terjemahan memakai "pasti akan Kami". Rangkaian pembuka beserta awalan penegas itu muncul 3 kali di 1 surah, yaitu 29:7, 29:9, dan 29:58, dan kata kerja sesudahnya berbeda di tiap ayat: (لَنُكَفِّرَنَّ, la-nukaffiranna) yang berarti "pasti akan Kami hapus" di 29:7, (لَنُدْخِلَنَّهُمْ, la-nudkhilannahum) yang berarti "pasti akan Kami masukkan mereka" di 29:9, dan (لَنُبَوِّئَنَّهُمْ, la-nubawwi'annahum) yang berarti "pasti akan Kami tempatkan mereka" di 29:58.
Kata kerja terakhir itu berakar ب-و-أ, dan bentuk persisnya muncul 2 kali, yaitu di 16:41 dan 29:58. Akar yang sama dipakai untuk penempatan di tempat lain, yaitu (بَوَّأْنَا, bawwa'naa) yang berarti "Kami menempatkan" di 10:93 dan 22:26, serta (وَبَوَّأَكُمْ, wa-bawwa'akum) yang berarti "dan Dia menempatkan kalian" di 7:74. Bentuk yang lain memakai pelaku yang menempati sendiri, yaitu (نَتَبَوَّأُ, natabawwa'u) yang berarti "kami menempati" di 39:74, dan di sana tempatnya dipilih penghuni, (حَيْثُ نَشَاءُ, haytsu nasyaa'u) yang berarti "di mana kami kehendaki". Di 29:58 Kami menempatkan dan mereka ditempatkan, sehingga terjemahan memakai "Kami tempatkan mereka" dan tidak memakai "mereka menempati".
Rangkaian (مِنَ الْجَنَّةِ, mina l-jannati) yang berarti "dari taman" muncul 4 kali di 4 surah, yaitu 7:27, 20:117, 29:58, dan 39:74. Di 7:27, (أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ, akhraja abawaykum mina l-jannati) yang berarti "mengeluarkan kedua orang tua kalian dari taman", dan di 20:117, (يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ الْجَنَّةِ, yukhrijannakumaa mina l-jannati) yang berarti "mengeluarkan kalian berdua dari taman", rangkaian itu mengikuti kata kerja keluar. Di 29:58 dan 39:74 rangkaian itu mengikuti kata kerja dari akar ب-و-أ, sehingga kata sesudahnya menyebut tempat di dalam taman. Kata (غُرَفًا, ghurafan) yang berarti "kamar-kamar" berakar غ-ر-ف dan berbentuk jamak tak tentu. Bentuk jamaknya ada di 29:58, 34:37, dan 39:20 (dua kali), sedangkan bentuk tunggalnya, dengan kata sandang, ada di 25:75. Di 39:20, (غُرَفٌ مِنْ فَوْقِهَا غُرَفٌ مَبْنِيَّةٌ, ghurafun min fawqihaa ghurafun mabniyyatun) yang berarti "kamar-kamar, yang di atasnya ada kamar-kamar lain yang dibangun", dan di 34:37, (فِي الْغُرُفَاتِ آمِنُونَ, fii l-ghurufaati aaminuuna) yang berarti "di kamar-kamar dalam keadaan aman". Ayat 39:20 menyifati kamar-kamar sebagai bangunan bertingkat, dan 34:37 menaruh penghuninya dalam keadaan aman di dalamnya, sehingga terjemahan 29:58 memakai "kamar-kamar" berdasarkan kedua ayat itu.
Anak kalimat (تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ, tajrii min tahtihaa l-anhaaru) yang berarti "yang mengalir di bawahnya sungai-sungai" memuat akhiran (هَا, -haa) yang berarti "-nya" dalam bentuk perempuan tunggal. Akhiran itu dapat menunjuk taman atau kamar-kamar, dan ayat ini tidak memutuskan di antara keduanya. Terjemahan memakai "di bawahnya" supaya kedua kemungkinan tetap terbuka. Kata (تَحْتِ, tahti) yang berarti "bawah" berakar ت-ح-ت, dan di seluruh Surah 29 akar ini hanya muncul dua kali, yaitu di 29:55 dan 29:58. Kata (خَالِدِينَ, khaalidiina) yang berarti "kekal" berakar خ-ل-د dan menyifati orang-orang yang ditempatkan, dengan (فِيهَا, fiihaa) yang berarti "di dalamnya" sebagai tempat kekalnya.
Ujung ayat memuat (نِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ, ni'ma ajru l-'aamiliina) yang berarti "sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal", dan rangkaian ini muncul 3 kali di 3 surah, yaitu 3:136, 29:58, dan 39:74. Kata (أَجْرُ, ajru) yang berarti "pahala" berakar أ-ج-ر. Di 3:136 kata itu berdampingan dengan (جَزَاؤُهُمْ, jazaa'uhum) yang berarti "balasan mereka", sehingga dalam satu ayat ada dua kata yang berbeda, balasan dan pahala. Terjemahan 29:58 memakai "pahala" untuk ajru, seperti di 3:136 dan 39:74. Akar ع-م-ل muncul dua kali di ayat ini, di awal lewat (وَعَمِلُوا, wa-'amiluu) yang berarti "dan mereka mengerjakan" dan di akhir lewat (الْعَامِلِينَ, l-'aamiliina) yang berarti "orang-orang yang beramal", sehingga mereka dinamai dengan akar yang sama dengan apa yang mereka kerjakan.
Tafsiran
Ayat ini membuka sisi lain dari yang digambarkan di 29:55 dan menjawab sisi yang ditinggalkan di 29:57, yaitu kembali kepada Kami tanpa keterangan tentang apa yang menunggu. Jawabannya berupa janji bagi satu kelompok yang disebut dengan dua syarat, beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, dengan rincian yang lebih banyak daripada dua janji lain yang dibuka dengan kalimat yang sama dalam surah ini. Ayat 29:7 menyebut penghapusan keburukan dan pembalasan dengan yang terbaik dari apa yang dikerjakan, 29:9 menyebut masuk ke dalam golongan orang-orang saleh, dan 29:58 menyebut tempat, sungai, kekal, dan pahala sekaligus. Dari ketiganya, 29:58 yang terpanjang.
Ayat ini juga memakai bahan yang sama dengan 29:55 dan hasilnya berlawanan. Di 29:55 azab datang (مِنْ تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ, min tahti arjulihim) yang berarti "dari bawah kaki mereka", lalu perintah merasakan menunjuk (مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ, maa kuntum ta'maluuna) yang berarti "apa yang kalian kerjakan". Di 29:58 sungai mengalir (مِنْ تَحْتِهَا, min tahtihaa) yang berarti "dari bawahnya", dan pelakunya akhirnya disebut (الْعَامِلِينَ, l-'aamiliina) yang berarti "orang-orang yang beramal". Kata bawah dan akar amal muncul di kedua ayat dengan hasil yang berlawanan. Kesamaan itu terlihat dari kata-katanya, sedangkan ayat tidak menyatakan bahwa keduanya sengaja dipasangkan.
Letak ayat ini dalam alur dari 29:55 sampai 29:59 adalah titik balik. Ayat 29:55 menggambarkan azab, 29:56 menyapa yang beriman, 29:57 menyebut kematian dan kembali untuk setiap jiwa, 29:58 menyebut janji, dan 29:59 menyebut sifat penerimanya. Ayat 29:58 berhenti dengan pujian, sebaik-baik pahala, dan tidak menyebut kapan janji itu ditunaikan. Waktunya tetap terbuka, dan ayat sesudahnya merinci siapa orang-orang yang beramal itu.
Renungan dan Hikmah
- Di 29:58 Kami yang menempatkan mereka di kamar-kamar taman, sedangkan di 39:74 mereka yang berkata bahwa mereka menempati taman di mana mereka kehendaki, setelah memuji Allah yang memenuhi janji-Nya. Dua ayat itu tidak menceritakan peristiwa yang sama, tetapi dua kata kerja dari akar yang sama menaruh pelakunya di tempat yang berbeda, penempat dan penghuni. Orang yang terus merencanakan tempat tinggalnya di masa depan, entah rumah, kota, atau kedudukan, dapat memperhatikan bahwa ayat 29:58 menyebut tempatnya diberikan oleh pihak yang menjanjikan, sedangkan 39:74 menyebut kebebasan memilih baru datang sesudah janji dipenuhi. Apa yang pembaca ingin pegang erat, tempat yang direncanakan sendiri atau tempat yang dijanjikan oleh Allah?
- Kata kamar dipakai di 34:37 untuk orang yang beriman dan beramal saleh yang berada di sana dalam keadaan aman, dan di 39:20 untuk kamar-kamar bertingkat yang dibangun bagi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan mereka, dengan penegasan bahwa itu janji Allah dan Allah tidak menyalahi janji. Ayat 29:58 memakai kata yang sama untuk tempat yang Kami berikan. Kata kamar muncul bersama kata aman di 34:37 dan bersama janji Allah di 39:20, sehingga 29:58 membawa kedua hubungan itu bersamanya. Orang yang pernah tidak merasa aman di tempat yang paling akrab dengannya, rumah sendiri, dapat bertanya apa yang membuat sebuah ruangan terasa aman, dindingnya atau siapa yang menjanjikannya?
- Syarat di 29:58 ada dua, beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, dan kalimat yang sama dipakai untuk tiga janji dalam Surah 29 yang berbeda isinya. Ayat 29:7, 29:9, dan 29:58 tidak mengganti syaratnya, hanya isi janjinya. Orang yang menimbang kapan sebuah keyakinan layak diwujudkan dalam pekerjaan dapat memperhatikan bahwa ketiga ayat itu menaruh iman dan amal dalam satu tarikan napas, tanpa menyebut mana yang lebih dulu, mana yang harus menunggu. Pertanyaan yang tersisa lebih sederhana daripada soal urutan: adakah pekerjaan hari ini yang dikerjakan karena yakin, dan adakah keyakinan lama yang belum memunculkan satu pun pekerjaan?
- Ayat ini menyebut mereka di awal dengan kata kerja, wa-'amiluu, mereka mengerjakan, dan menyebut mereka di ujung dengan kata benda dari akar yang sama, orang-orang yang beramal. Nama di ujung ayat itu terbentuk dari apa yang disebutkan di awal, jadi mereka dikenali lewat pekerjaannya dan bukan lewat asal atau jabatannya. Di 29:55 akar yang sama dipakai untuk apa yang dirasakan, dan di 29:7 untuk apa yang dibalas dengan yang terbaik. Bila ayat ini dipakai sebagai cermin, kata kerja apa yang paling sering dikerjakan pembaca dalam seminggu terakhir, dan apakah kata kerja itu layak dijadikan nama di ujung kalimat tentang dirinya?
- Di 3:136, balasan mereka adalah ampunan dari Tuhan mereka dan taman-taman, lalu ditutup dengan sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal. Di 39:74 kalimat yang sama muncul sesudah mereka berkata, segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya. Di 29:58 kalimat itu menyusul janji Kami, tanpa menyebut siapa yang mengucapkan pujian. Ketiga ayat menaruh penilaian atas pahala di ujung, tetapi hanya 39:74 yang menaruhnya sesudah ucapan pujian dari mereka sendiri. Bagi pembaca yang menimbang pekerjaannya lewat pujian orang lain, apakah penilaian sebaik-baik pahala di ujung ayat ini perlu menunggu pujian dari manusia sebelum terasa cukup, atau cukup bila penilaian itu datang dari pihak yang menjanjikannya?
- Di 29:7 janji bagi orang yang beriman dan beramal saleh memuat kata pasti akan Kami balas mereka dengan yang terbaik dari apa yang selama ini mereka kerjakan, dan ukuran yang dipakai adalah yang terbaik di antara pekerjaan mereka. Ayat 29:58 tidak mengulang ukuran itu, tetapi menutup dengan pahala bagi orang-orang yang beramal. Pembaca yang menimbang pekerjaannya sendiri dapat memperhatikan bahwa 29:7 menyebut ukuran yang terbaik dari yang dikerjakan, bukan rata-rata, dan bukan yang terburuk. Dari semua yang sudah dikerjakan sejauh ini, pekerjaan mana yang ingin ditimbang sebagai yang terbaik, dan siapa yang akan menentukannya?