اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Allah melapangkan rezeki bagi orang yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah berilmu akan segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- اللَّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُallaahu yabsutu r-rizqa li-man yashaa'u min ibaadihi wa-yaqdiru lahuAllah melapangkan rezeki bagi orang yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan baginya
- إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌinna llaaha bi-kulli shay'in aliimunsesungguhnya Allah berilmu akan segala sesuatu
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..
Aplikasi
Kekuasaan atas rezeki: 'Allah melapangkan rezeki bagi orang yang Dia kehendaki... menyempitkan', pengingat bahwa distribusi sumber daya berada dalam kendali yang lebih menyeluruh, bukan semata usaha individual.