وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ نَزَّلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهَا لَيَقُولُنَّ اللَّهُ ۚ قُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ
Jika engkau bertanya kepada mereka, "Siapakah yang menurunkan air dari langit, lalu dengannya menghidupkan bumi setelah matinya?" pasti mereka akan menjawab, "Allah." Katakanlah, "Segala puji bagi Allah." Akan tetapi, kebanyakan mereka tidak mengerti.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ نَزَّلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءًwa-la-in sa'altahum man nazzala mina s-samaa'i maa'anjika engkau bertanya kepada mereka, siapakah yang menurunkan air dari langit
- فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهَا لَيَقُولُنَّ اللَّهُfa-ahyaa bihi l-arda min ba'di mawtihaa la-yaquulunna llaahulalu dengannya menghidupkan bumi setelah matinya, pasti mereka akan menjawab, Allah
- قُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَquli l-hamdu lillaahi bal aktsaruhum laa ya'qiluunakatakanlah, segala puji bagi Allah. Akan tetapi, kebanyakan mereka tidak mengerti
Aplikasi
Bukti dari siklus alam: hujan yang 'menghidupkan bumi setelah mati' diakui semua sebagai karya Allah, namun 'kebanyakan mereka tidak mengerti', kesenjangan antara pengakuan verbal dan pemahaman mendalam tentang implikasinya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga hamd passthrough ('segala puji/memuji' terjemahan lain konsisten; al-hamdu = al- istighraaq dipertahankan); pasangan belum-dibedah (ghanii 'Maha Kaya') dipertahankan sementara. Konvensi hmd: hamiid diterjemahkan 'terpuji' (7 indefinit kecil) / 'Sang Terpuji' (10 takrif); hamd diterjemahkan 'puji' (al-hamdu 'segala puji' = istighraaq, passthrough); mahmuud 17:79 'tempat yang terpuji'; yuhmaduu 3:188 'dipuji'. Pembeda: shukr diterjemahkan 'mengganjar/bersyukur' (31:12 ayat dua-akar); wilayah 'terpuji' 100% milik akar ini di terjemahan lain (nol kolisi); 'mulia' DICADANGKAN kariim/majiid (11:73 hamiidun majiid). Lih.. of dhammahuu'; hamd ≠ madh (hanya utk yang bergantung kehendak); hamd ≠ shukr ('shukr is only on account of favour received; hamd… sometimes from other causes'; yang tertimpa musibah ber-alhamdulillaah, 'no worldly blessing'); hamiid = 'laudatus' dua-arah: praised AND praiseworthy.