بِنَصْرِ اللَّهِ ۚ يَنْصُرُ مَنْ يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ

Karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang Dia kehendaki. Dia Sang Digdaya lagi Sang Pengasih.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. بِنَصْرِ اللَّهِbi-nasri llaahikarena pertolongan Allah
  2. يَنْصُرُ مَنْ يَشَاءُyansuru man yashaa'uDia menolong siapa yang Dia kehendaki
  3. وَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُwa-huwa l-aziizu r-rahiimuDia Sang Digdaya lagi Sang Pengasih
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Maha Penyayang.” diterjemahkan “Sang Pengasih.”. sebagian penerjemah: 'At the help1 of God; He helps whom He wills; and He is the Exalted in Might, the Merciful.' Corpus ayat ini: «r~aHiymu, TAKRIF». al-rahiim TAKRIF diterjemahkan 'Sang Pengasih' (: al-='Sang', bukan 'Yang Maha').

Aplikasi

Kemenangan itu datang 'karena pertolongan Allah' yang 'menolong siapa yang Dia kehendaki', bukan otomatis hasil kalkulasi dan kerja keras bangsa Romawi semata, mengingatkan bahwa hasil akhir tidak sepenuhnya di tangan usaha manusia. Konkretnya: setelah berusaha maksimal, lepaskan kebutuhan untuk mengontrol hasil akhir sepenuhnya, kerja keras tetap wajib, tetapi kerendahan hati soal siapa yang menentukan hasil mencegah baik kesombongan saat menang maupun keputusasaan total saat kalah.