اللَّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Allah memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya; kemudian kepada-Nya kalian dikembalikan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. اللَّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُallaahu yabda'u l-khalqa tsumma yu'iiduhuAllah memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya
  2. ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَtsumma ilayhi turja'uunakemudian kepada-Nya kalian dikembalikan

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. اللَّهُallaahuAllah
  2. يَبْدَأُyabda'umemulai
  3. الْخَلْقَl-khalqapenciptaan
  4. ثُمَّtsummakemudian
  5. يُعِيدُهُyu'iiduhumengulanginya
  6. ثُمَّtsummakemudian
  7. إِلَيْهِilayhikepada-Nya
  8. تُرْجَعُونَturja'uunakalian dikembalikan

Inti bacaan

Rangkaian (اللَّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ, allaahu yabda'u l-khalqa) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 10:34 dan 30:11.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (اللَّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ, allaahu yabda'u l-khalqa) yang berarti "Allah memulai penciptaan". Nama Allah berdiri di depan kata kerja, sehingga pelaku disebut lebih dulu. Susunan dengan nama di depan seperti ini hanya ada dua kali, yaitu di 10:34 dan 30:11. Rangkaian (يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ, yabda'u l-khalqa tsumma yu'iiduhu) muncul lima kali di tiga surah, yaitu di 10:4, 10:34, 27:64, 30:11, dan 30:27. Pelakunya ditunjuk dengan kata ganti Dia di 10:4 dan 30:27, dengan kata tanya man di 10:34 dan 27:64, dan dengan nama Allah di 10:34 dan 30:11. Terjemahan menaruh Allah di depan tanpa menambah akhiran -lah, sama dengan 10:34.

Kata (الْخَلْقَ, l-khalqa) berakar خ-ل-ق dan muncul tujuh kali di empat surah, yaitu di 10:4, 10:34, 27:64, 29:19, 29:20, 30:11, dan 30:27. Di ketujuhnya kata itu menjadi objek kata kerja yang berarti memulai, yaitu yabda'u di lima ayat, (يُبْدِئُ, yubdi'u) di 29:19, dan (بَدَأَ, bada'a) di 29:20. Terjemahan memakai "penciptaan" di semuanya. Kata kerja yabda'u berakar ب-د-ء dan diterjemahkan "memulai".

Kata (يُعِيدُهُ, yu'iiduhu) yang berarti "mengembalikannya" berakar ع-و-د, dan akhiran -hu menunjuk al-khalq yang baru disebut. Bentuk yu'iiduhu muncul enam kali di empat surah, yaitu di 10:4, 10:34, 27:64, 29:19, 30:11, dan 30:27. Terjemahan memakai "mengembalikannya" di 30:11, seperti di 10:4, 10:34, 29:19, dan 30:27. Di 29:19, (كَيْفَ يُبْدِئُ اللَّهُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ, kayfa yubdi'u llaahu l-khalqa tsumma yu'iiduhu) yang berarti "bagaimana Allah memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya", rangkaian yang sama berada di dalam sebuah pertanyaan, sedangkan di 30:11 rangkaian itu berdiri sebagai pernyataan.

Bagian ketiga adalah (ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ, tsumma ilayhi turja'uuna) yang berarti "kemudian kepada-Nya kalian dikembalikan". Kata (تُرْجَعُونَ, turja'uuna) berakar ر-ج-ع, memakai pelaku jamak orang kedua, dan berbentuk yang dikenai perbuatan, sehingga kalian adalah pihak yang dikembalikan dan pelaku pengembalian tidak disebut. Akhiran -hi pada (إِلَيْهِ, ilayhi) menunjuk Allah, nama yang membuka ayat. Rangkaian ilayhi turja'uuna muncul tiga belas kali di sepuluh surah, yaitu di 2:28, 2:245, 10:56, 11:34, 28:70, 28:88, 29:17, 30:11, 36:22, 36:83, 39:44, 41:21, dan 43:85, dan dengan tsumma di depannya tiga kali, yaitu di 2:28, 30:11, dan 39:44. Terjemahan menaruh "kepada-Nya" di depan "kalian dikembalikan" sesuai urutan Arabnya dan tidak menambahkan -lah, sama dengan 2:28.

Kata (يُعِيدُهُ, yu'iiduhu) berakar ع-و-د dan (تُرْجَعُونَ, turja'uuna) berakar ر-ج-ع, dua akar yang berbeda, tetapi keduanya diterjemahkan dengan "mengembalikan" dan "dikembalikan". Perbedaannya terlihat dari tata ayatnya: yang pertama dijalankan Allah dan mempunyai objek -hu, sedangkan yang kedua dialami oleh kalian dan mempunyai tujuan ilayhi. Kata ganti kalian juga mengubah arah ayat, sebab 30:7 sampai 30:10 memakai orang ketiga, mereka, dan baru di 30:11 muncul orang kedua jamak.

Kata (ثُمَّ, tsumma) yang berarti "kemudian" muncul dua kali dalam ayat ini dan memisahkan tiga langkah, memulai, mengembalikan, dan dikembalikan. Terjemahan memakai "kemudian" untuk keduanya. Ayat tidak menyebut lamanya jarak di antara ketiga langkah itu, tidak menyebut cara pengembalian, dan tidak merinci ciptaan mana yang dimaksud oleh al-khalq.

Tafsiran

Ayat ini merangkum bagian sebelumnya dengan Allah sebagai pelaku. Ayat 30:7 sampai 30:10 membicarakan sikap manusia dan kesudahannya, lalu 30:11 menyebut tiga langkah dalam satu kalimat, dan hanya langkah ketiga yang menyebut kalian. Dua langkah pertama, memulai dan mengembalikan penciptaan, dijalankan oleh Allah, sedangkan langkah ketiga menyebut pihak yang dikembalikan.

Pergantian dari mereka ke kalian membuat ayat ini berbicara kepada pembaca, setelah empat ayat yang membicarakan orang lain. Ayat 30:8 menyebut pertemuan dengan Tuhan mereka, dan 30:11 menyebut kepada-Nya kalian dikembalikan; keduanya dapat dibaca sebagai dua sisi tujuan yang sama, yang pertama dari pihak yang diceritakan dan yang kedua dari pihak yang disapa. Ayat tidak menyatakan keduanya sama, sehingga pembacaan ini bersifat kemungkinan.

Surah 29 menyusun hal yang sama dengan cara lain. Ayat 29:19 bertanya dengan (أَوَلَمْ يَرَوْا, a-wa-lam yaraw) apakah mereka tidak melihat bagaimana Allah memulai penciptaan lalu mengembalikannya, dan 29:20 menyuruh berjalan di bumi untuk melihat bagaimana penciptaan dimulai. Pertanyaan di 30:8 dan 30:9 memiliki bentuk pembuka yang sama dengan 29:19, tetapi isi yang dipikirkan atau dilihat berbeda: diri mereka dan kesudahan orang-orang terdahulu. Di 30:11 isi yang di surah 29 menjadi bahan melihat diucapkan langsung sebagai pernyataan.

Dalam alur surah, 30:11 menjadi engsel antara bagian sikap manusia dan bagian hari ketika Saat itu terjadi. Ayat 30:12 sampai 30:16 menguraikan apa yang terjadi pada hari itu, mulai dari para pendosa yang berputus asa. Dengan susunan itu 30:11 menyebut dasar peristiwanya lebih dulu, yaitu pengembalian kepada Allah, dan 30:12 menyebut keadaan orang-orang pada hari pengembalian itu.

Renungan dan Hikmah

  • Dalam kalimat ini Allah menjalankan dua langkah pertama, memulai penciptaan dan mengembalikannya, dan kalian baru muncul di langkah ketiga sebagai yang dikembalikan. Pembaca tidak disebut sebagai pelaku pada langkah mana pun, dan kedudukannya muncul hanya pada langkah terakhir. Pembaca yang menjalani harinya seolah semuanya dimulai dari keputusan sendiri dapat memperhatikan urutan ini. Awal yang tidak berasal dari pembaca dan akhir yang dituju pembaca disebut dalam kalimat yang sama. Bagian mana dari sebuah hari yang dijalani pembaca seolah dialah yang memulai segalanya?
  • Dari 30:7 sampai 30:10 pelaku ayat adalah mereka, orang-orang yang diceritakan dari luar. Pada 30:11 sapaan berganti, dan kepada-Nya kalian dikembalikan. Perpindahan dari mereka ke kalian terjadi di dalam satu rangkaian tanpa pemberitahuan, sehingga pembaca yang membaca empat ayat tentang orang lain mendapati ayat berbicara langsung kepadanya. Siapa yang dibayangkan pembaca ketika membaca mereka di ayat ketujuh, dan sampai ayat keberapa bayangan itu bertahan? Ayat tidak menjelaskan sebab pergantian itu.
  • Dalam urutan katanya, ayat menyebut tujuan lebih dulu, kepada-Nya, baru kemudian perbuatannya, kalian dikembalikan. Pembaca yang merencanakan sesuatu dapat memperhatikan urutan yang dipakai ayat ini, sebab tujuan didahulukan sebelum apa yang akan dialami di jalan. Di 2:28 dan 39:44 urutan yang sama dipakai dengan kemudian di depannya, sehingga tujuan itu tetap berada di depan perbuatan. Apakah dalam rencana pembaca, tujuan akhir disebut lebih dulu daripada pekerjaan yang harus dilewati untuk sampai ke sana?
  • Surah 30 menyebut hal ini lagi di 30:27, dengan tambahan bahwa mengembalikannya lebih mudah bagi-Nya, dan 29:19 menyebut bahwa yang demikian itu mudah bagi Allah. Kalimat di 30:11 menaruh memulai dan mengembalikan berdampingan tanpa membandingkan kesulitannya. Pembaca yang menganggap sesuatu yang telah selesai tidak mungkin diulang dapat memeriksa dasar anggapan itu, sebab ayat menyebut pelaku yang memulai juga yang mengembalikan. Apa yang pembaca anggap tidak mungkin dikembalikan, dan siapa yang disebut sebagai pelakunya dalam anggapan itu?
  • Ajakan bepergian dipakai dengan dua sasaran. Di 29:20 sasarannya bagaimana Allah memulai penciptaan, dan di 30:9 sasarannya bagaimana kesudahan orang-orang terdahulu. Kalimat di 30:11 menyebut awal dan akhir sekaligus, memulai dan mengembalikan, sehingga dua sasaran itu dapat dibaca saling melengkapi. Pembaca yang bepergian dapat memperhatikan apa yang biasa dilihatnya, apakah awal sesuatu, akhirnya, atau keduanya. Apa yang akan berbeda pada perjalanan pembaca bila yang dicari adalah bagaimana sesuatu dimulai dan ke mana ia dikembalikan?
  • Kata kemudian muncul dua kali dalam ayat ini, dan tidak ada angka atau satuan waktu yang menyertainya. Jarak antara memulai dan mengembalikan, dan antara mengembalikan dan dikembalikan kepada-Nya, tidak ditulis. Pembaca yang menghitung waktu hidupnya dalam tahun dan hari berhadapan dengan kalimat yang memakai dua kata penghubung tanpa satuan. Di bagian mana dari urutan itu pembaca menempatkan hari ini, dan seberapa jauh jarak yang dibayangkan sampai langkah terakhir?