وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يُبْلِسُ الْمُجْرِمُونَ

Dan pada hari Saat itu terjadi, para pendosa berputus asa.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يُبْلِسُ الْمُجْرِمُونَwa-yawma taquumu s-saa'atu yublisu l-mujrimuunadan pada hari Saat itu terjadi, para pendosa berputus asa

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
  2. تَقُومُtaquumuberdiri
  3. السَّاعَةُs-saa'atuhari Kiamat
  4. يُبْلِسُyublisuberputus asa
  5. الْمُجْرِمُونَl-mujrimuunapara pendosa

Inti bacaan

'Pada hari Saat itu terjadi, para pendosa berputus asa', keputusasaan muncul justru ketika konsekuensi tak lagi bisa dihindari, kontras tajam dengan kegembiraan orang beriman pada ayat 15. Konkretnya: rasa bersalah yang ditunda dan diabaikan cenderung menumpuk dan meledak sebagai keputusasaan di titik tak ada jalan keluar, lebih baik menghadapi dan memperbaiki kesalahan lebih awal daripada membiarkannya terakumulasi sampai terlambat.

Penjelasan pilihan kata

'Yublisu' ('berputus asa', akar bls: akar yang sama dengan 'Iblis') dipertahankan literal.

Tafsiran

Ayat ini membuka gambaran hari kiamat dengan keputusasaan total para pendosa, kontras yang akan disandingkan dengan kegembiraan orang beriman di 30:15.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut pada hari itu para pendosa berputus asa. Sebelum apa pun menimpa. Yang pertama runtuh harapan, bukan tubuh.
  • Kata yang dipakai menggambarkan orang yang kehabisan hujah sekaligus harapan. Dua-duanya sekaligus. Yang tak punya alasan lagi juga tak punya yang bisa diharapkan.
  • Allah menyampaikannya dalam satu kalimat. Tanpa gambaran azab. Yang paling menekan pada hari itu disebut sebelum satu pun hukuman diuraikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar y-w-m, q-w-m, s-w-', b-l-s, j-r-m): taquumu s-saa'ah diterjemahkan 'Saat terjadi' (akar q-w-m + akar s-w-'); yublisu diterjemahkan 'berputus asa (terdiam)' (akar b-l-s); mujrimuun diterjemahkan 'para pendosa' (akar j-r-m). Selaras.