وَلَمْ يَكُنْ لَهُمْ مِنْ شُرَكَائِهِمْ شُفَعَاءُ وَكَانُوا بِشُرَكَائِهِمْ كَافِرِينَ
Dan tidak ada bagi mereka pemberi syafaat dari sekutu-sekutu mereka, dan mereka kufur terhadap sekutu-sekutu mereka itu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَمْ يَكُنْ لَهُمْ مِنْ شُرَكَائِهِمْ شُفَعَاءُwa-lam yakun lahum min syurakaa'ihim syufa'aa'udan tidak ada bagi mereka pemberi syafaat dari sekutu-sekutu mereka
- وَكَانُوا بِشُرَكَائِهِمْ كَافِرِينَwa-kaanuu bi-syurakaa'ihim kaafiriinadan mereka kufur terhadap sekutu-sekutu mereka itu
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَلَمْwa-lamdan tidak
- يَكُنْyakunia menjadi
- لَهُمْlahumbagi mereka
- مِنْmindari
- شُرَكَائِهِمْsyurakaa'ihimsekutu-sekutu mereka
- شُفَعَاءُsyufa'aa'upara pemberi syafaat
- وَكَانُواwa-kaanuudan mereka selalu
- بِشُرَكَائِهِمْbi-syurakaa'ihimdengan sekutu-sekutu mereka
- كَافِرِينَkaafiriinaorang-orang kafir
Inti bacaan
Tuhan-tuhan sesembahan yang diharapkan memberi syafaat justru diingkari balik oleh penyembahnya sendiri saat terbukti tak berdaya, pola kekecewaan pada 'sekutu' yang gagal menolong. Konkretnya: waspadai kepercayaan berlebihan pada perantara, patron, atau simbol status yang dianggap bisa menyelamatkan di saat krisis, sandaran yang sungguh teruji baru terlihat justru ketika sedang paling dibutuhkan, bukan saat semua baik-baik saja.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini melengkapi keputusasaan 30:12 dengan alasannya: sekutu yang diharapkan menolong justru diingkari sendiri pada hari itu.
Tafsiran
Ayat ini menunjukkan keruntuhan ganda, bukan hanya tidak ada pertolongan dari sekutu-sekutu itu, tetapi mereka sendiri yang kufur terhadapnya di saat genting.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tak ada pemberi syafaat bagi mereka dari sekutu-sekutu mereka. Yang disiapkan untuk hari itu justru tak hadir. Sandaran yang tak pernah diuji baru ketahuan kosong pada saat ia diperlukan.
- Allah menyebut mereka sendiri kufur terhadap sekutu-sekutu itu. Yang menyembah meninggalkan yang disembah. Hubungan itu putus dari pihak yang dahulu mempertahankannya mati-matian.
- Allah menutup perkara sepanjang seumur hidup itu dengan satu kalimat pendek. Tanpa perdebatan. Yang runtuh sendiri tak memerlukan bantahan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, sh-r-k, sh-f-', k-f-r): shurakaa' diterjemahkan 'sekutu-sekutu' (akar sh-r-k); shufa'aa' diterjemahkan 'pemberi syafaat' (akar sh-f-'); kaafiriin diterjemahkan 'mengingkari' (akar k-f-r, tuhan palsu tak memberi syafaat, penyembahnya justru mengingkarinya, cf. 28:63-64). gloss '(pertolongan)/(berhala-berhala…)' + footnote dibuang.