وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَتَفَرَّقُونَ

Dan pada hari Saat itu terjadi, pada hari itu mereka terpisah-pisah.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُwa-yawma taquumu s-saa'atudan pada hari Saat itu terjadi
  2. يَوْمَئِذٍ يَتَفَرَّقُونَyawma'idzin yatafarraquunapada hari itu mereka terpisah-pisah

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
  2. تَقُومُtaquumuberdiri
  3. السَّاعَةُs-saa'atuhari Kiamat
  4. يَوْمَئِذٍyawma'idzinpada hari itu
  5. يَتَفَرَّقُونَyatafarraquunamereka berpisah

Inti bacaan

Susunan wa-yawma taquumu s-saa'atu yawma'idzin muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 30:14 dan 45:27, dan hanya 30:14 yang menyambungnya dengan yatafarraquuna.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ, wa-yawma taquumu s-saa'atu) yang berarti "dan pada hari Saat itu terjadi". Rangkaian ini muncul lima kali di tiga surah, yaitu 30:12, 30:14, 30:55, 40:46, dan 45:27. Surah 30 memuatnya tiga kali, dan itu sebabnya lima kemunculan jatuh di tiga surah. Dua kemunculan pertama di surah ini hanya dipisahkan oleh 30:13, tetapi kalimat sesudahnya berlainan: di 30:12 disusul (يُبْلِسُ الْمُجْرِمُونَ, yublisu l-mujrimuuna) yang berarti "para pendosa berputus asa", sedangkan di 30:14 disusul kata yang dibahas di bawah.

Kata kerja taquumu berakar ق-و-م. Di 30:25, (أَنْ تَقُومَ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ, an taquuma s-samaa'u wa-l-ardhu) yang berarti "bahwa langit dan bumi berdiri" memakai akar yang sama untuk dua benda yang tegak, dan terjemahan memakai "berdiri". Bila subjeknya as-saa'atu seperti di lima ayat tadi, terjemahan memakai "terjadi". Kata (السَّاعَةُ, s-saa'atu) berakar س-و-ع, dan kata sandang al- membuatnya merujuk kepada Saat yang tertentu, sehingga diterjemahkan "Saat itu" dan ditulis dengan huruf awal besar. Tanpa kata sandang, akar yang sama memberi (سَاعَةٍ, saa'atin) di 30:55, dalam (مَا لَبِثُوا غَيْرَ سَاعَةٍ, maa labitsuu ghayra saa'atin) yang berarti "mereka tidak tinggal kecuali sesaat". Ayat 30:55 memuat kedua bentuk itu dalam satu kalimat.

Kata (يَوْمَئِذٍ, yawma'idzin) yang berarti "pada hari itu" menunjuk kembali ke hari yang baru disebut di awal ayat. Susunan lengkap wa-yawma taquumu s-saa'atu yawma'idzin muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 30:14 dan 45:27. Di 45:27, (وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَخْسَرُ الْمُبْطِلُونَ, wa-yawma taquumu s-saa'atu yawma'idzin yakhsaru l-mubthiluuna) yang berarti "dan pada hari kiamat terjadi, pada hari itu rugilah orang-orang yang membatalkan" memberi kata kerja yang berbeda sesudah yawma'idzin. Di dalam surah ini kata yawma'idzin juga membuka kalimat di 30:4, (وَيَوْمَئِذٍ يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ, wa-yawma'idzin yafrahu l-mu'minuuna) yang berarti "dan pada hari itu orang-orang beriman bergembira", dengan hari yang disebut pada ayat-ayat sebelumnya dan yang berbeda dari hari Saat itu terjadi, dan di 30:43, (يَوْمَئِذٍ يَصَّدَّعُونَ, yawma'idzin yashshadda'uuna). Terjemahan memakai "pada hari itu" di semua tempat tersebut.

Kata kerja terakhir ayat ini adalah (يَتَفَرَّقُونَ, yatafarraquuna) yang berarti "mereka terpisah-pisah". Akarnya ف-ر-ق, dan bentuk persis yatafarraquuna hanya muncul di 30:14. Kata ini berdiri tanpa objek, sehingga tidak ada benda yang dipisahkan, yang terpisah adalah para pelakunya sendiri. Bandingkan dengan 30:32, (فَرَّقُوا دِينَهُمْ, farraquu diinahum) yang berarti "mereka memecah-belah pertanggungjawaban mereka", yaitu akar yang sama dengan objek dan pelaku yang jelas. Kata kerja dari akar itu tanpa objek ada juga di 3:103, (وَلَا تَفَرَّقُوا, wa-laa tafarraquu) yang berarti "dan janganlah bercerai-berai", dan bentuk tafarraquu muncul empat kali di dua surah, yaitu 3:103, 3:105, 42:13, dan 42:14. Di keempat ayat itu perpecahan terjadi di antara manusia di dunia, sedangkan di 30:14 perpecahan itu ditempatkan pada hari yang disebut di awal ayat. Terjemahan "terpisah-pisah" memakai awalan ter- supaya terbaca sebagai keadaan yang dialami, berbeda dari "memecah-belah" di 30:32 yang dikerjakan pelakunya.

Di 30:43 kata yang dipakai pada posisi yang sama sesudah yawma'idzin berbeda, yaitu yashshadda'uuna dari akar ص-د-ع. Terjemahan di sana memakai kata Indonesia yang sama, "terpisah-pisah", sehingga dua ayat itu dibedakan oleh akar Arabnya dan tidak oleh terjemahannya. Ayat 30:14 tidak menyebut berapa kelompok hasil pemisahan itu, dan kata ganti -uuna pada yatafarraquuna tidak diikuti kata benda yang menamai siapa mereka.

Tafsiran

Ayat ini mengulang kalimat pembuka 30:12 dan menaruh sesuatu yang lain sesudahnya. Di 30:12 hari itu disebut bersama keadaan batin para pendosa, dan di 30:14 hari yang sama disebut bersama sebuah gerak yang menimpa mereka. Bingkai yang dipakai ulang itu menunjukkan bahwa satu hari memuat lebih dari satu peristiwa, dengan 30:13 berada di antara keduanya.

Kata ganti pada yatafarraquuna tidak diberi nama di ayat ini. Ayat 30:15 membuka dengan (فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا, fa-ammaa lladziina aamanuu) yang berarti "maka adapun orang-orang yang beriman", dan 30:16 melanjutkan dengan (وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا, wa-ammaa lladziina kafaruu) yang berarti "dan adapun orang-orang yang kufur", sehingga kedua ayat itu terbaca sebagai uraian dari kata terpisah-pisah. Dapat dibaca bahwa kata ganti di 30:14 mencakup kedua kelompok, karena bila hanya menunjuk para pendosa dari 30:12, orang beriman di 30:15 tidak punya tempat di dalam pemisahan itu. Pembacaan ini mengikuti urutan ayat, dan 30:14 sendiri tidak menyebut dua kelompok.

Pemisahan yang sama dituturkan dengan kata lain di 42:7, (فَرِيقٌ فِي الْجَنَّةِ وَفَرِيقٌ فِي السَّعِيرِ, fariiqun fii l-jannati wa-fariiqun fii s-sa'iiri) yang berarti "segolongan di taman dan segolongan di api yang menyala-nyala". Ayat 42:7 menyebut tempat akhir kedua golongan, sedangkan 30:14 menyebut tindakan memisahkan, dan baru 30:15 dan 30:16 menyebut tempatnya. Karena itu 30:14 adalah engsel antara gambaran hari itu dan pembagian nasib.

Akar ف-ر-ق di surah ini juga dipakai untuk orang-orang di dunia. Di 30:32, orang-orang yang memecah-belah pertanggungjawaban mereka menjadi berkelompok-kelompok, dan tiap golongan bangga dengan apa yang ada padanya. Dua ayat itu tidak saling mengaitkan diri, tetapi pembaca dapat melihat pengelompokan di dua tempat, di dunia sebagai buatan manusia dan pada hari itu sebagai sesuatu yang menimpa mereka. Ayat 30:43 mengulang gambaran pemisahan dengan peringatan lebih dulu, yaitu hadapkanlah wajah sebelum datang hari yang tidak dapat ditolak, lalu menyebut bahwa pada hari itu mereka terpisah-pisah. Dengan demikian pemisahan di 30:14 dinyatakan dua kali dalam surah ini, sekali sebagai kabar dan sekali sebagai alasan peringatan.

Renungan dan Hikmah

  • Di 30:32 tiap golongan bangga dengan apa yang ada pada mereka, dan di 30:14 hari itu menjadi saat mereka terpisah-pisah. Dua ayat itu dalam surah yang sama menyebut kelompok di dunia dan kelompok pada hari itu, tanpa menghubungkannya secara eksplisit. Kelompok yang kini terasa tetap, seperti keluarga besar, profesi, atau golongan, dapat terbaca lain bila ukuran pemisahnya bukan lagi yang dipakai sehari-hari. Seseorang dapat mendaftar kelompok yang kini disebutnya 'kami', lalu bertanya, kelompok mana di antaranya yang masih akan menyebutnya 'kami' pada hari yang disebut ayat ini?
  • Di 30:11 Allah disebut memulai penciptaan lalu mengembalikannya, dan kepada-Nya kalian dikembalikan, dengan satu kata ganti untuk semua pendengar. Tiga ayat kemudian, di 30:14, kata ganti itu berganti menjadi mereka dan kata kerjanya menjadi terpisah-pisah. Urutan itu dapat dibaca sebagai gerak yang dimulai dari satu arah bersama, lalu bercabang di dalam hari yang sama. Orang yang membayangkan hari itu sebagai satu kejadian yang rata untuk semua akan menemukan bahwa teks menyebut dua gerak yang berurutan. Apa yang berubah dalam hidup seseorang bila kata kalian pada 30:11 didengarnya sebagai namanya sendiri, dan kata mereka pada 30:14 sebagai kemungkinan atas dirinya?
  • Di 45:27 kerajaan langit dan bumi disebut milik Allah tepat sebelum kalimat yang berbentuk sama dengan 30:14. Di 30:4 urusan sebelum dan sesudah disebut milik Allah tepat sebelum yawma'idzin, meskipun hari di sana adalah hari lain dan orang-orang beriman bergembira. Dua ayat itu menaruh pernyataan kepemilikan tepat di depan sebuah hari, sedangkan 30:14 sendiri tidak memuat kata Allah. Pembaca dapat membaca ketiga ayat berdampingan dan melihat bahwa di dua tempat pembicaraan tentang pemilik mendahului pembicaraan tentang hari. Apa yang berubah dalam cara seseorang memegang urusannya bila urusan itu dibaca sebagai milik-Nya lebih dulu?
  • Di 30:43 hadapkanlah wajah diperintahkan sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak, lalu kalimat berikutnya menyebut pada hari itu mereka terpisah-pisah. Ayat 30:14 menyampaikan hal yang sama sebagai kabar, tanpa perintah. Ada dua cara membaca hari yang sama, sebagai berita ketika ayat 30:14 dibaca dan sebagai alasan bertindak ketika 30:43 dibaca. Seseorang yang menunda keputusan penting karena hari itu masih terasa jauh dapat memperhatikan bahwa kata sebelum di 30:43 mengunci sebuah batas waktu, dan menanyakan pada dirinya, keputusan apa yang dipegangnya hari ini yang tidak akan dapat dihadapkan lagi sesudahnya?
  • Ayat 30:14 memakai kata ganti tanpa menyebut siapa mereka, dan nama kedua kelompok baru muncul di 30:15 dan 30:16. Keadaan itu mirip dengan percakapan yang memakai kami dan mereka tanpa menjelaskan batasnya. Kedua kelompok kemudian diuraikan menurut iman dan amal di 30:15 dan menurut kufur dan pendustaan di 30:16, dan uraian itu tidak memuat nama, asal, atau jabatan. Seseorang dapat meninjau label yang selama ini dipakainya untuk menentukan siapa yang termasuk golongannya, lalu bertanya, bagaimana kalau semua label itu diganti dengan satu ukuran yang tidak dapat dipilihnya sendiri?
  • Kata kerja di ayat ini tidak menyebut siapa yang memisahkan, dan terjemahannya memakai ter- untuk menandai keadaan yang dialami. Orang yang terbiasa mengatur dirinya sendiri, memilih lingkaran, memilih kelompok, memilih siapa dekat dan siapa jauh, berhadapan dengan sebuah kata kerja yang tidak lagi menjadikannya pemilih. Di 30:32 pengelompokan adalah perbuatan manusia, sedangkan di 30:14 pengelompokan itu menjadi sesuatu yang terjadi. Seseorang dapat bertanya, dalam pilihan-pilihan terakhir yang dibuatnya tentang dengan siapa berdiri, seberapa banyak yang benar-benar dipilihnya sendiri dan seberapa banyak yang sekadar terbawa?