يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَيُحْيِي الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ وَكَذَٰلِكَ تُخْرَجُونَ

Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan menghidupkan bumi setelah matinya; dan demikianlah kalian dikeluarkan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّyukhriju l-hayya mina l-mayyiti wa-yukhriju l-mayyita mina l-hayyiDia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup
  2. وَيُحْيِي الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَاwa-yuhyii l-arda ba'da mawtihaadan menghidupkan bumi setelah matinya
  3. وَكَذَٰلِكَ تُخْرَجُونَwa-ka-dzaalika tukhrajuunadan demikianlah kalian dikeluarkan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar kh-r-j, h-y-y, m-w-t, a-r-d, b-'-d): yukhriju l-hayy min al-mayyit diterjemahkan 'mengeluarkan yang hidup dari yang mati' (akar kh-r-j + akar h-y-y + akar m-w-t); yuhyii l-ard diterjemahkan 'menghidupkan bumi' (akar h-y-y); tukhrajuun diterjemahkan 'dikeluarkan' (akar kh-r-j). gloss '(kering)/(dari kubur)' dibuang.

Aplikasi

Pola berulang 'mengeluarkan yang hidup dari yang mati... menghidupkan bumi setelah matinya' dijadikan cermin bagi kebangkitan manusia sendiri ('demikianlah kalian dikeluarkan'), bukti yang bisa diamati langsung di alam dipakai untuk menjustifikasi klaim yang belum bisa diamati langsung. Konkretnya: perhatikan pola pemulihan berulang di alam (musim tandus yang kembali subur, pemulihan setelah krisis) sebagai alasan rasional untuk tetap berharap pada pemulihan diri sendiri setelah masa buruk, bukan asumsi buta.